Beranda » Sastra

Sastra

Cerpen: Wabah yang Bikin Gerah

Hallo temen – temen gua mau menceritakan suatu  tentang kerugian dari sebuah kebijakan politik. Cerita ini berkisah tentang keluarga kecil yang tinggal di sebuah negara maju. Anderson dan Karen ...

Cerpen : PPKM Dalam Perspektif Rakyat Kecil

Karya : Aum Rumdana Kendaraan yang biasanya berlalu-lalang kini sudah tidak terlihat lagi. Perkampungan yang begitu ramai sekarang sepi seperti tak berpenghuni. Alunan langkah yang saling beriringan, ...

Suara Rakyat Kok Dibeli

Manusia berbondong-bondong menuju TPS untuk berpartisipasi atas hak suaranya. Juga sejoli ini yang baru di akui oleh negara.sekitar 3 bulan mereka berdua bikin KTP, sebut aja namanya Mus dan Monang. &...

Cerpen: Urgensi Berpikir Kritis di Kalangan Masyarakat

Udara yang dingin menyelimuti Jakarta kota besar dengan sejumlah gedung yang menjulang tinggi, kendaraan yang sudah padat, kerumunan orang yang sedang melaksanakan aktivitasnya masing masing. Bel masu...

Pengangguran Masih Berkelana

Pada suatu hari tepatnya tanggal 27 September 2021, saya bersama rekanku melakukan perbincangan kecil di sebuah tempat yang dimana kita berdua duduk begitu nyaman banyaknya pepohonan yang memenuhi tem...

Kritik Sosial Pada Teater Seni Lenong Betawi yang Kian Tertelan Zaman

Oleh : Arief Rachman Hakim Mahasiswa SASINDO Universitas Pamulang Di ibu kota Jakarta ada kesenian yang sangat memiliki moral dan pesan untuk para penontonnya. Pada umumnya teater biasanya dengan baha...

Dari Sudut Pandang Rakyat

Deru mobil terdengar di sepanjang jalanan kota. Tidak heran jika dari kejauhan kita sudah melihat para pejuang jalanan yang sedang berusaha mencari selembaran uang, bukan untuk kesenangan mereka, mela...

Hancurnya Ideologi Partai Politik

Berbicara mengenai pemilu, pasti tidak jauh dari proses kotor para calon-calonnya, bertarung sekuat tenaga untuk dapat hasil yang manis dan menjatuhkan satu sama lain. Hal itu merupakan kebiasaan dari...

Ngopi Ringan ‘Ngobrolin Politik di Angkringan’

Ribut, ricuh, pertentangan mungkin itu yang kerap kali kita dengar jika kita membahas mengenai politik. Perlahan demi perlahan definisi politik kian luntur bagaikan hilang ditelan alam. Matahari kian ...

  • 1
  • 2
  • 4