Dering pesan membangunkanku dari lelap ditengah malam setelah penat beraktivitas dipagi hari, tanpa aba ingatanku tertuju padamu dan tanpa sadar ternyata aku sedang mengharapkan pesan singkat darimu. Kecewa dengan harapan yang difantasikan sendiri membuat mata ini tak ingin menutup kembali. Secandu itu pesan singkatmu bahkan saat terdiam notifikasimu selalu menjadi fatamorganaku, entah aku yang menggila karenamu atau apa. Tapi sungguh aku merindukanmu. Aku rindu sebuah kabar kecil darimu, aku rindu berbincang dan tertawa bersamamu walau hanya melalui telepon genggam. Entah siapa yang harus disalahkan dalam hal ini. Kamu yang ku pikir akan menjadi rumah keduaku ternyata hanya rumah sewa yang memintaku pergi karena datangnya penghuni baru yang kau anggap lebih baik dariku, setidak penting itukah aku dimatamu? Mudahnya kau menggantikan posisiku dengan dirinya. Aku mungkin memang tak sebaik dirinya, aku menyadari bahwa kekuranganku lebih banyak dari kelebihanku. Namun tak bisakah kamu memberikan kesempatan untukku dengan menjadi seseorang yang kau dambakan walau tidak menjadi sempurna setidaknya aku mampu menjadi seseorang yang pantas untukmu dengan versi diriku sendiri. Aku yang selalu berusaha untuk selalu ada untukmu tapi kamu seperlunya terhadapku, sebisa mungkin aku membantu kesulitanmu karena aku selalu ingin kamu merasa cukup, aku hanya ingin menjadi rumahmu, rumah dengan versi terbaikku sendiri, bukan dia. Kau bilang kebersamaan kita indah namun ternyata kau merusak keindahan yang telah dibangun, kau merubah terang menjadi gelap, merubah indahnya senja menjadi gelapnya malam ditengah lakuna dan menjebakku pada labirin yang penuh teka-teki dan menyeramkan, mengapa? Mengapa datang memberikan keyakinan dan kenyamanan bila kenyataan kau memilih pergi? Bertingkah seolah aku memang prioritas utamamu namun ternyata aku hanya bagian dari tempat persinggahanmu. Bodohnya aku masih mengharapkanmu bahkan merindu hingga fatamorganaku dipenuhi oleh bayanganmu, entah racun apa yang kau rasuki pada nadiku mengapa kamu secandu itu. Kendati hatimu tak kau pakai saat aku benar-benar membutuhkanmu dalam rasa sakit dan tangisku pada hamparan malam dibawah terangnya bulan, setega itu kau membiarkanku merasakan sakitnya sendirian. Kembaliku menelusuri jalan mencari ketenangan yang selama ini hilang terbawa angin berharap angin mengembalikannya padaku, tapi justru angin hanya memberiku hamparan debu yang sukses mengganggu pandanganku, dan lagi-lagi wajahmu menghantui isi kepalaku. Maksud hati ingin melepaskan rasa tak terbalas tapi justru rasa ini semakin lekat karena ternyata tanpa sadar yang ku cari adalah seseorang seperti kamu. Tolong izinkan aku untuk merindukanmu kendati tak akan terbalas dan terobati biarkan aku meraskannya hingga aku lelah sendiri. Karena aku tidak ingin mengganggumu lagi aku sudah cukup mengganggumu dan ku rasa memang sudah saatnya aku memberhentikan pesanku untukmu. Sejujurnya rasa sakit yang kau berikan jauh lebih sakit daripada rasa sayang yang kau tumbuhkan, hingga tak ada alasan untukku bertahan pada luka dan hadir yang tak pernah kau anggap. Dan saat itulah pikirianku berperang dengan hati hingga akhirnya diriku memilih untuk tertidur berharap dapat melupa untuk sesaat. Namun aku salah, bahkan kau ada saat aku tertidur, tidak bisakah kau membiarkanku istirahat sejenak darimu. Terima kasih untuk pertemuan dan perkenalan kemarin, terima kasih sudah kembali membuatku semakin sulit untuk percaya dan menerima kehadiran orang lain, terima kasih sudah atas rasa sakit yang sekali lagi memberikanku pelajaran bahwa “Selama apapun kebersamaan yang telah jalin, sebanyak apapun persamaan yang dimiliki satu frekuensi bahkan nyaman sekalipun tidak menjamin dua hati itu akan bertemu, mungkin pernah bertemu, namun akhirnya terpisah. Dan setiap pertemuan pasti dan akan menemukan perpisahan apapun itu alasannya dan tidak ada perpisahan yang tak menyakitkan, jika ia terlihat tak sesakit itu ketika berpisah, percayalah itu hanya sandiwaranya agar terlihat baik-baik saja.”
Ketika bahagiaku bersamamu Namun bahagiamu bersamanya Aku yang meluangkan sepenuh waktuku untukmu Dan kau meluangkan waktu seperlunya untukku Aku yang selalu berjuang Namun aku yang terbuang Aku yang hadir lebih dulu Dan aku yang terlupakan lebih dulu Berharap kebersamaan ini akan abadi Tapi kenyataan kau menginginkan ini selesai Hingga kini aku menyerah Kau sukses membuatku benar-benar pergi Pergi dari kehidupan ramai nan indahmu Kehidupan sempurnamu yang akan lebih sempurna tanpa hadirku Aku pamit… Hatiku membutuhkan ruangnya sendiri Aku akan membiasakan diriku tanpamu Membuka lembaran baru bersama sisa rasa yang sedang ku hilangkan Kini aku hanya bisa pura-pura lupa Tanpa menyambut hadirmu yang datang hanya untuk pergi Menutup segala celah kerinduan yang akan menghantuiku Berbahagialah..
Untuk kamu teman hidupnya Orang istimewa yang ia pilih Sengaja di pilih untuk melengkapi kesempurnaan penghidupan Izinkan aku menitipkan sebuah pesan Pesan singkatku untuknya… Berikan kebahagiaan istimewa untuknya Kebahagiaan yang tidak bisa aku berikan padanya Jangan sakiti ia meski hanya dengan goresan kecil Jagalah seseorang yang telah memilihmu dengan sepenuh hati Kau pilihannya berarti kau yang terbaik Jadi ku mohon.. Ku mohon buktikan padaku Buktikan pada semesta bahwa kau memang yang terbaik Agar aku bisa menjalani hidup dengan tenang Hidup tenang karena aku sudah tahu bahwa kau memang orang yang tepat Dan aku bisa menghikhlaskan kebahagiaan kau dan dia dengan lapang dada Terima kasih sudah memberikan kesempatan baikmu untukku Kesempatan untuk bisa melihatmu bahagia Bahagia lepas walau bukan bersamaku Karena aku menyadari bahagiamu selama ini memang bukan untukku Dan bukan karenaku
Perihal ditinggalkan dan meninggalkan, tentang siapa yang berjuang lebih dulu dan siapa yang mendapatkan. Tentang keikhlasan melepas seseorang yang kita sayang dan cintai bersama orang lain, walau sebenarnya pada lubuk hati yang paling dalam terasa sangat menyakitkan. Jangankan melepas orang di sayang, melepas orang yang telah berbuat kesalahan yang bisa dibilang fatal saja terkadang masih cukup berat, karena kesalahan serta benci yang ada tidak cukup untuk menghapuskan rasa sayang dan kebaikan yang ia berikan selama ini, meskipun sebenarnya hati merasa kecewa. Dan mencintai seseorang yang belum selesai dengan masalalunya itu sunggguh menyiksa diri seperti masuk ke dalam sebuah labirin yang semakin lama semakin sempit tanpa tau bagaimana caranya untuk pulih. Dan seseorang yang belum selesai dengan masalalu alangkah baiknya untuk tidak mencari orang baru dengan harapan perasaan tersebut akan hilang bersama orang baru, kalau benar hilang tentu sangat bagus, namun jika justru perasaan terhadap masalalu tersebut semakin membuat hati menggebu-gebu atau bersedih karena orang baru ini di anggap tidak lebih baik dari masa lalunya. Alhasil kau telah menjadikan orang yang tidak bersalah sebagai pelampiasan. Jangan pernah mencoba move on dengan mencari sumber kenyamanan yang baru, tuntaskan dahulu kisah masa lalumu, dan berjalan maju tanpa melihat kebelakang lagi, jika telah melangkah kedepan maka fokus dengan apa yang ada di depan, jangan lagi melihat atau mencoba mundur tuk kembali kebelakang atau menjadikan masa lalu sebagai acuan untuk kedepan. Sehingga jika kedepan menemukan hal yang dianggap tidak lebih baik dari masa lalu malah justru ditinggalkan, boleh saja menjadikan masa lalu sebagai acuan tetapi bukan begitu caranya. Namun, lebih kepada mengambil hikmah dari kesalahan yang terjadi di masa lampau. Sejatinya setiap manusia itu tidak ada yang sempurna, dan tuhan menghadirkan seseorang di hidupmu itu untuk membantu melengkapi segala kekurangan yang ada pada diri kita, begitupun sebaliknya. Dan jangan pernah membandingkan pasanganmu dengan masa lalumu, tentu hal itu tidak akan pernah selaras karena mereka adalah dua orang yang berbeda, dan setiap orang memiliki kepribadianya sendiri, kau tidak akan pernah menemukan karakter orang yang sama pada orang yang berbeda, mungkin ada sedikit persamaan tapi tetap saja orang itu jelas berbeda dengan masa lalumu. Jadi, jika kau merasakan pasanganmu tidak lebih baik, percayalah sebetulnya dia selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik walau menurutmu itu masih sangat kurang, tapi setidaknya hargai usaha dan perjuangan seseorang hanya untuk membuatmu bahagia, bantu ia untuk dapat menjadi seseorang yang terbaik versi dirimu, jangan malah di tinggalkan. Setiap manusia itu berproses hari demi hari, berproses untuk terus menjadi yang lebih baik, tidak ada yang instan, semua butuh proses dan tak semua proses itu cepat. Sehingga jangan memulai jika memang tak bisa bersatu, jangan memulai jika memang dari awal saja tidak yakin, harus bisa memposisikan diri, membedakan perlakuan bagaimana dengan yang memang teman, dan bagaimana dengan seseorang yang ingin diajak bersatu. Jangan sampai berstatus teman namun perlakuan melebihi dari seorang teman. Setiap orang entah itu pria ataupun wanita pasti akan terbawa perasaan bila terus menerus diperlakukan manis, dan jangan pernah menggantungkan perasaan orag lain dengan sikap dan perlakuan sederhana yang dapat mengundang pertanyaan “dia suka saya kah?, apa maksud dan perlakuannya? Dianggap sebagai siapakah saya?” Dan jika sudah memilih jalanilah apapun yang terjadi kedepannya, mau itu diluar ekspektasi sekalipun, oleh karena itu ada sebuah kalimat “Jangan pernah menaruh harap pada manusia” sebetulnya tak salah juga menaruh harap asalkan tidak berlebihan. Jika ingin meninggalkan pergilah secara baik-baik dengan alsan yang tepat, karena kau hadirpun dengan baik, maka pergipun harus sama, karena sesungguhnya menyimpan sisa rasa pada orang yang telah pergi apalagi bahagia bersama orang lain itu cukup sakit. Hargailah seseorang yang sedang bersamamu, jika memang tidak bisa membahagikan setidaknya jangan menyakiti, setiap orang mempunyai tingkat rasa sakit yang berbeda beda, kau adalah orang terpilih dari sekian orang yang mencoba mendekati pasanganmu, jadi hargailah hal tersebut, jangan pernah mempermainkan seseorang jika dirimu tak ingin dipermainkan.
Ditulis Oleh: Ayu Santika Mahasiswi Universitas Pamulang Ketika yang hadir lebih dulu Digantikan dengan pendatang baru Yang dahulu menjadi satu-satunya Kini menjadi salah satunya Aku yang selalu berjuang untuk selalu ada Tapi dia yang kau utamakan Sebuah ucapan kau segalanya bagiku Ternyata itu memang hanya sebuah kalimat penenang Jatukramaku nan aksa… Aku merindukan dirimu yang dahulu selalu ada untukku Merindukan kehadiranmu jauh sebelum dia datang Terima kasih telah memberikan ruangmu untukku Kini ku pamit… Semoga kau selalu bahagia Kau tetap tokoh utama Tokoh utama dalam kisah ini Dan yang akan selalu ku rindukan Selamat memperjuangkan impianmu Kau hebat… Semoga semesta selalu berpihak padamu
Ditulis Oleh: Ayu Santika Mahasiswi Universitas Pamulang Himpunan Mahasiswa Sekretari D-III, atau yang biasa dikenal dengan HIMAS pada hari Sabtu, 06 November 2021 mengadakan kegiatan bersama dengan para mahasiswa prodi Sekretari D-III, dari semester 1-3 bertemakan “NGOPS (Ngobrol Pintar Sekretari)”, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan HIMAS dan seputar kesekretarisan kepada para mahasiswa sekretari D-III. Kaprodi Sekretari D-III bapak Sugiyarto, S.E., M.M. memberikan kata pengantar tentang prestasi mahasiswa baik akademik maupun non akademik yang diharapkan para mahasiswa dapat mengembangkan potensi minat dan bakat yang dimiliki, dan Pembina HIMAS yakni ibu Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom., ibu Dyas Mulyani Benazir, S.I.Kom., M.M. selaku anggota dari Bidang Kemahasiswaan, dan ibu Nur Rachmah Wahidah, S.E., M.M. selaku dosen Pembimbing Akademik semester 1 Reguler C. “NGOPS” kegiatan semi formal dilakukan dengan ngobrol santai (sharing session) sehingga terlihat keakraban antara HIMAS dan mahasiswa baru, selain itu, diskusi ini juga dihadiri oleh mantan ketua umum HIMAS yakni kak Husnul Khotimah dan kak Saskia Afrianty, menambah antusias para peserta untuk ingin mengenal lebih dalam lagi tentang kesekretarisan dan himpunan mahasiswa ini khususnya. Selain ngobrol santai pada kegiatan ini juga diselingi games yang sangat menarik sehingga dapat membangkitkan semangat bagi para peserta terlihat kedekatan yang belum terjalin ini. Banyak sekali manfaat serta pembelajaran yang dapat diambil dari kegiatan hari ini, salah satunya tentang pertemanan dan upgrade diri terutama bagi seseorang yang memiliki kepribadian introvert, yang penulis kutip adalah “Bahwa memang betul, memperbanyak teman dan relasi yang positif dapat membawakan kita pada hal yang positif pula, dan berteman tidak dilihat dari siapa dia, darimana, dan bagaimana orang tersebut, tetapi menjalin pertemanan tentang pengaruh serta hal positif apa yang dapat kita ambil dari pertemanan yang kita jalin, tak perlu pandangan apapun yang penting kita sama-sama memberikan hal positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain untuk menjadi bekal dalam menghadapi serta menjalani kehidupan yang semakin dewasa tentu semakin rumit juga perjalanannya, karena sejatinya setiap kehidupan pasti dan akan selalu dihadapi oleh rintangan yang bisa jadi berat bisa jadi ringan pula, tergantung cara kita menyikapi hal tersebut, karena segala sesuatu yang kita temui tidak lain dan tidak bukan merupakan kehendak dari sang maha kuasa. Dan kita tentunya harus bisa bangkit dari zona nyaman kehidupan agar kehidupan kita tidak dibilang monoton dan tentunya tidak tertinggal juga oleh orang lain, bagaimana caranya? Caranya tentu dari diri sendiri keinginan dan tekad yang kuat akan membawa kita pada harapan yang baik, hal baik akan selalu datang jika kita menjemputnya, segala sesuatu yang baik sejatinya memang akan datang dengan sendirinya karena hal tersebut merupakan salah satu dari kehendak Tuhan, namun bagaimana kita mengolah, memanfaatkan hal baik yang telah datang untuk menjadi hal baik yang lebih bermanfaat sehingga tidak menyesal dikemudian hari. Dan jangan pernah menganggap apa yang telah terjadi itu sia-sia, sesungguhnya tidak ada yang sia-sia saat kita melakukan suatu apapun, karena sangat pasti dibalik semua itu ada perjuangan yang bisa menjadi bekal jika kita menemukan hal serupa, hanya saja mungkin ada sedikit kesalahan yang membuat terlontarnya kata sia-sia itu tadi, dan kesalahan inilah yang harus dirombak, tidak perlu langsung dihilangkan, karena merubah suatu hal tentu tidak mudah bukan? Minimal untuk menguranginya. Satu hal lagi, kita semua hebat dalam bidangnya masing-masing, insecure boleh seperti kata Keanu, namun membandingkan kelebihan atau kelemahan diri kepada orang lain sebaiknya jangan, mengapa demikian? Jika berbicara kelebihan antara satu orang dengan orang yang lainnya tentu tidak akan ada habisnya karena tadi setiap orang memiliki kelebihan dibidangnya masing-masing. Dan kelemahan jangan dijadikan sebagai penghalang, justru bagaimana caranya untuk kita membuat kelemahan tersebut menjadi semangat agar dapat lebih baik lagi.” Terima kasih telah meluangkan waktu dengan buntara dan meraki semoga kita semua dapat menggapai impian kita sesuai dengan asa jangan lupa untuk selalu candela. -Salam pembaca, salam anak muda generasi bangsa-
Ditulis oleh: Ayu Santika Mahasiswi Universitas Pamulang JIka berbicara wirausaha semakin hari rasanya semakin begitu banyak kreasi anak bangsa dalam berwirausaha, dari mulai makanan korea yang kini banyak dijual oleh para penjual online shop dan pegadang yang berada ditempat-tempat wisata. Mengingat Korea memang sedang marak sekali di tanah air ini, sehingga makanannya pun menjadi mangsa oleh para pecinta korea terutama, apalagi rasa makanannya telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, wah daebak! Sungguh kreatif sekali bukan masyarakat tanah air ini. Belum selesai membahas makanan Korea, adalagi minuman kekinian yang di inovasi seunik mungkin. Dulu mungkin minuman coklat hanya ada satu, namun sekarang ada berbagai macam dengan cita rasa yang berbeda. Belum lagi ootd wanita yang kian lama semakin membuat mata rasanya tidak dapat dikontrol. Perkembangan zaman yang selalu update memang sangat amat mempengaruhi selera, dari mulai lidah, hingga ujung kaki. Hal ini tentu akan menguras isi dompet bukan? Mungkin yang biasa gaji atau jatah uang jajan cukup dalam jangka waktu satu bulan kini, menjadi tidak cukup karena banyaknya keinginan dan kebutuhan yang harus dipenuhi. Bagi yang tidak memiliki wi-fi dirumah, kuota internet saja terkadang rasanya sudah sangat menguras, apalagi adanya sistem daring seperti ini. Jika bisa dilihat dengan wujud nyata mungkin dompet akan sering menangis karena kosong, sedangkan isinya menari gembira karena bisa keluar dari tempat gelap nan pengap tersebut. Rasanya ingin menahan diri dengan tidak memainkan ponsel, namun sayang rasanya sungguh sulit untuk bermain ponsel dan tidak membuka sosial media, dimana itu adalah gudangnya godaan sejuta umat yang membuat saku menjadi kering kerontang dihinggapi sarang laba-laba. Jika sudah begini tentu peran teman malaikat sangat berpengaruh untuk menahan diri agar tidak boros. Sebetulnya bukan boros, tetapi hanya menyenangkan diri sendiri. Ya, bukannya tidak mendukung hasil karya anak bangsa, namun rumah sakit tidak menyediakan pengobatan bagi dompet dan saku yang terkena sarang laba-laba Sedikit tips menahan diri dari godaan mata hingga gajian tiba: Membatasi antara sekedar keinginan semata dengan kebutuhan yang memang harus dipenuhi Membuat list apa saja yang harus dibeli dan tidak boleh keluar dari list tersebut Batasi pengeluaran setiap harinya atau setiap minggunya Dan harus selalu ingat bahwa pemasukkan tidak datang setiap hari, jadi sisihkan sedikit uang yang ada untuk persiapan mendekati tanggal tua (untuk yang mendapatkan pemasukkan bulanan atau mingguan) Untuk pemasukkan harian, harus mempunyai target bahwa dalam satu bulan uang harian ini harus terkumpul sekian, sehingga diri sendiri mempunyai tanggungjawab untuk memenuhinya Buat hukuman untuk diri sendiri apabila melanggar poin diatas. Memang, sebetulnya semua tergantung diri masing-masing dalam menyenangkan diri sendiri, namun alangkah baiknya sama-sama belajar mendahulukan kebetuhan, mendahulukan kepentingan, sehingga dapat jika ada hal mendesak tidak perlu mengambil tabungan, tabungan biarlah disimpan untuk memenuhi list lainnya. Setidaknya mencoba terlebih dahulu daripada tidak sama sekali. Semoga membantu, semangat berhemat para pejuang penyembuh anak saku -Terima kasih-
Di tulis oleh: Ayu Santika Mahasiswi Universitas Pamulang Pandemi yang tidak terasa sudah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun, dimana pembelajaran dan pekerjaan yang sampai sekarang dilakukan secara daring, mengharuskan masyarakat untuk tetap produktif didepan layar sinar biru. Belum lagi yang harus terjaga larut malam demi menyelesaikan tugas yang sudah di kejar deadline, terbayang bukan bagaimana lelahnya mata yang terus menerus diserang oleh sinar biru, yang jika dibiarkan terus menerus akan mengganggu kesehatan mata. Produktif memang harus, namun menjaga kesehatan juga penting apalagi ditengah pandemi dan bulan safar begini, dimana bulan safar dipercayai oleh kaum muslim sebagai bulan yang penuh dengan musibah. Oleh karena itu ada yang namanya sholat tolak bala dan kemudian para jama’ah akan membawa air untuk diberi doa oleh para ustadz kemudian air tersebut biasanya diminum, dan di siramkan pada kendaraan yang biasa digunakan. Tujuannya agar terhindar dari bala dibulan safar ini. Memang yang namanya musibah, penyakit atau apapun itu bisa terjadi kapanpun asalkan atas izin Tuhan yang Maha Esa, namun kembali lagi pada semboyan “Sedia payung sebelum hujan” apa salahnya untuk kita berusaha mencegah hal tersebut, sisanya baru diserahkan kembali pada tuhan. Kembali lagi pada kesehatan mata, menurut saya mata adalah salah satu organ yang rentan terganggu kesehatannya, mengapa demikian? Karena jika kita terlalu sering membaca buku pada sinar yang kurang, itu akan merusak kesehatan mata. Padahal, terkadang kita merasa silau dengan cahaya. Kemudian, jika terlalu sering menyetir maka akan mengganggu kesehatan mata juga, dimana yang terjadi cahaya jatuh di belakang retina, karena terlalu sering melihat sesuatu dengan jarak yang jauh dan juga menyipitkan mata, alhasil mata akan terbiasa untuk melihat dengan keadaan jarak yang jauh. Begitupun sebaliknya untuk miopia atau rabun jauh. Itulah mengapa untuk para readers yang masih memiliki mata sehat sangat penting untuk menjaganya agar tetap sehat, jadi walaupun pada masa seperti ini dimana kita mungkin beberapa diantaranya sebagian besar menghabiskan waktu didepan gadget lebih lama dari biasanya bisa tetap sehat. Banyak cara yang dilakukan untuk menjaga kesehatan mata, walaupun yang kita tau adalah banyak mengkonsumsi wortel. Lantas bagaimana yang tidak suka dengan wortel? Nah ini dia, mungkin beberapa readers juga sudah mengetahui bagaimana solusinya. Yap, tentu makanan yang mengandung vitamin A atau yang berguna untuk kesehatan mata bukan hanya wortel, tetapi ada banyak makanan lain yang kandungan sama dengan wortel. Ternyata makanan yang sering kita jumpai pada saat hari raya itu juga termasuk bagian dari vitamin A lho readers. Betul sekali, hati sapi, hati sapi adalah salah satu protein yang mengandung vitamin A, selain bermanfaat untuk kesehatan mata, vitamin A juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Wahh, sangat cocok sekali bukan untuk masa pandemi seperti ini? Lalu bagaimana jika sulit mencari hati sapi? Belum lagi harganya yang cukup tinggi? Tenang, vitamin A tidak hanya wortel dan hati sapi kok, ada beberapa temannya lagi. Salah satunya adalah minyak ikan kod yang sangat mudah untuk di jumpai, karena minyak ikan kod ini banyak di jual pada apotek terdekat. Taukah teman-teman? Minyak ikan kod ini ternyata selain mengandung vitamin A ia juga mengandung vitamin D, dimana vitamin tersebut berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang kita.Jika selama ini kita berfikir bahwa kesehatan tulang dapat terpenuhi pada vitamin zat besi yakni susu, ternyata kesehatan tulang juga bisa di dapat pada vitamin D juga, selain itu vitamin D sendiri dapat melindungi jantung, dan kesehatan depresi juga lho. Menarik sekali bukan? Ternyata banyak vitamin atau makanan yang bisa kita temui untuk terus menjaga kesehatan. Jadi bagaimana? Masih mau mengabaikan kesehatan? Kesehatan itu suatu nikmat yang tak terhingga, orang yang sedang sakit sangat ingin sehat, masa kita yang sudah diberikan nikmat sehat ini oleh tuhan mau mengabaikannya, sayang sekali bukan. Bagi readers yang merasa masih kurang suka atau merasa kesulitan mendapatkan hati sapi, wortel, dan minyak ikan kod, tenang masih ada bayam, melon, brokoli, ubi jalar yang banyak sekali diminati oleh masyarakat indonesia, ada juga paprika merah, dan jus tomat sebagian dari kalian pasti suka jus tomat bukan? Apalagi ditambah susu dan es batu di minum pada siang hari di bawah teriknya matahari, wahh nikmat sekali bukan? Lalu, bagaimana menjaga kesehatan mata pada masyarakat lansia? Tentunya harus banyak mengkonsumsi makanan bernutrisi bisa mengkonsumsi makanan diatas tadi, dan tak lupa melakukan olahraga, untuk generasi muda juga harus berolahraga karena olahraga itu penting sekali selain untuk membakar lemak, ia juga mampu membuat badan terasa ringan. Mungkin jika di perhatikan para readers pasti suka merasa terkadang badan terasa berat dan tidak enak, nah itu artinya badan kita membutuhkan olahraga, lemak di dalam tubuh harus segera di bakar. Namun terkadang kita mengabaikan hal tersebut bukan? Dan satu lagi kurangi merokok, merokok boleh saja untuk sekedar menghilangkan rasa penat atau stress, namun alangkah baiknya dikurangi terutama untuk yang masih muda sebelum nantinya kecanduan, karena terlalu sering merokok juga dapat menganggu kesehatan mata. Yuk dari sekarang mulai menjaga kesehatan, tidak hanya kesehatan imun tetapi juga mata, mulai dari sekarang untuk tidak mengabaikan kesehatan mata terutama pada teman-teman yang masih memiliki mata sehat.~Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga bermanfaat, salam generasi sehat!~