Author: Narasi Susi

2.000 Mahasiswa Ikuti Program Huawei AI Creation Siapkan Startup Berbasis Kecerdasan Artifisial

Dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia untuk mencetak 600 ribu talenta digital setiap tahun serta mendorong Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Huawei bekerja sama dengan BISA AI Academy, Oudpro Indonesia, dan Pusat Kajian Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta menggelar program untuk mendorong mahasiswa mengasah keterampilan berwirausaha dalam menciptakan perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup). Lebih dari 2000 mahasiswa berpartisipasi dalam program Huawei untuk menciptakan startup berbasis kecerdasan artifisial (AI) melalui program AI Creation yang diluncurkan sejak Agustus 2021 hingga Januari tahun ini. “Program ini bertujuan mencetak startup-startup digital berbasis kecerdasan artifisial dari Indonesia,” ujar Octaviano Pratama selaku CEO BISA AI Academy sekaligus ketua pelaksanan AI Creation. “Berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan AI Creation angkatan pertama 2021, maka kami akan melanjutkan dengan AI Creation angkatan kedua yang akan dilaksanakan mulai bulan Februari 2022 berafiliasi dengan platform Kampus Merdeka,” Octaviano menambahkan. Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman. Menurut Octaviano, para mahasiswa aktif yang saat ini berada di semester 5 ke atas dapat mendaftarkan diri sebelum tanggal 14 Januari untuk dapat berpartisipasi di dalam program tersebut. President Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen jangka panjang Huawei dalam mengakselerasi transformasi digital Indonesia, terutama dalam hal dukungan terhadap penguatan ekosistem digital dan pengembangan talenta digital. Hingga kini, Huawei Cloud telah berhasil melibatkan 2,3 juta developer, 14.000 mitra konsultan, 6.000 mitra teknis, serta merilis 4.500 produk Marketplace. Huawei Cloud juga telah menjadi platform penting bagi berbagai organisasi untuk go digital. Huawei Cloud menyerukan kepada segenap kalangan dalam ekosistem untuk berpikir dan bertindak secara cloud native, menyelami matra digital dan menggarap berbagai potensi layanan dalam proses digitalisasi.  Dalam hal ini, talenta digital memainkan peran penting dalam digitalisasi. Karenanya dalam pengembangan talenta, Huawei Cloud mengontribusikan Teknologi sebagai Layanan untuk inovasi yang fleksibel, serta Keahlian sebagai Layanan yang unggul. “Selama lebih dari 21 tahun hadir dan tumbuh di tengah masyarakat Indonesia, Huawei berharap terus dapat berkontribusi dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi serta berpartisipasi untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Di bawah payung komitmen besar I Do, Huawei sekarang ini memiliki target menyiapkan 100 ribu talenta digital hingga 2024 sebagai salah satu sumbangsih untuk menyiapkan SDM yang terampil dan siap untuk mendukung laju pertumbuhan perusahaan rintisan digital di Indonesia,” ujar Jason Zhang. Hingga akhir 2021, Indonesia menempati posisi kelima di dunia dengan jumlah startup sebanyak 2322 setelah Amerika Serikat, India, United Kingdom dan Kanada. Untuk mendorong pengembangan startup di Indonesia, Indonesia telah menginisiasi program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital sejak tahun 2016. Hingga saat ini dilaporkan lebih dari 1160 calon pendiri startup telah memperoleh pendampingan dalam pengembangan proyek startup mereka. Program Huawei AI Creation ini juga merupakan bagian dari program besar bernama Huawei Cloud Spark yang diluncurkan sejak Agustus 2020 di Singapura. Melalui program ini Huawei berkolaborasi dengan pemerintah, inkubator terkemuka dan perusahaan venture capital serta universitas membangun platform pendukung bagi munculnya perusahaan rintisan. Saat ini lebih dari 40 perusahaan rintisan telah berpartisipasi dalam program ini. Program Spark ini telah menginvestasikan lebih dari $100 juta dolar Amerika untuk tiga tahun dan menyediakan dukungan komprehensif bagi ekosistem startup dan menciptakan nilai baru bagi para startup. Program AI Creation ini diawali dengan seleksi proposal ide startup berbasis AI, di mana mahasiswa membentuk tim untuk membangun startup digital mereka. Hasil dari seleksi ide, dipilih 30 besar startup yang akan diberikan fasilitas membangun startup digital dari segi pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (Hacker), desain dan produk (Hipster), serta bisnis dan manajemen (Hustler). Selama 3 bulan, para peserta akan ditantang untuk membangun sendiri produk startup mereka, brand beserta teknologi yang akan dipergunakan di bawah bimbingan dan arahan dari para pakar dan praktisi yang terlibat dalam program ini. Peserta juga akan dibekali dengan wawasan industri, pengembangan aplikasi, dan bisnis melalui lebih dari 50 webinar melalui Tampil ID (tampil.id). Peserta juga diberikan fasilitas Huawei Cloud secara gratis. Saat ini, 10 startup finalis AI Creation yang telah diseleksi dari angkatan pertama tahun ini akan mempresentasikan masing-masing produk mereka di Huawei Exhibition Hall pada Januari 2022 dengan harapan menarik perhatian investor yang tertarik mendanai proyek rintisan mereka tersebut. Tentang Huawei Didirikan pada tahun 1987, Huawei adalah penyedia infrastruktur dan perangkat pintar teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka. Kami berkomitmen untuk menghadirkan digital ke setiap orang, rumah, dan organisasi untuk dunia yang sepenuhnya terhubung dan cerdas. Portofolio produk, solusi, dan layanan menyeluruh Huawei yang kompetitif dan aman. Melalui kolaborasi terbuka dengan mitra ekosistem, kami menciptakan nilai yang langgeng bagi pelanggan kami, bekerja untuk memberdayakan masyarakat, memperkaya kehidupan rumah tangga, dan menginspirasi inovasi dalam organisasi dalam segala bentuk dan ukuran. Di Huawei, inovasi mengutamakan pelanggan. Kami berinvestasi besar-besaran dalam penelitian fundamental, berkonsentrasi pada terobosan teknologi yang memajukan dunia. Kami memiliki hampir 197.000 karyawan, dan kami beroperasi di lebih dari 170 negara dan wilayah, melayani lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia. Huawei adalah perusahaan swasta yang sepenuhnya dimiliki oleh para karyawannya.

Kilas Balik Tokocrypto di 2021: Ekspansi Bisnis dan Tumbuhkan Ekosistem Keuangan Inklusif

Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, terus mewujudkan visinya untuk memberikan kesempatan pada masyarakat Indonesia dalam mengenal instrumen investasi sedini mungkin, serta memperluas jangkauan terhadap akses layanan finansial. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai solusi dan inovasi yang dihadirkan sepanjang tahun 2021. “Kami sangat bangga dengan perjalanan yang luar biasa sepanjang tahun 2021 melewati berbagai rintangan untuk menghadirkan platform perdagangan aset kripto yang dapat diandalkan masyarakat,” kata CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. “Tokocrypto terus berkomitmen membantu masyarakat beradaptasi dengan pemanfaatan aset kripto dan ekosistem di dalamnya, melalui sejumlah inovasi dan inisiatif hasil kolaborasi dengan para mitra strategis.” Tahun 2021, jadi salah satu tahun terbaik dan menantang untuk Tokocrypto. Investasi aset kripto kini semakin diminati, seiring dengan tren pergerakan nilai transaksi dan jumlah investor yang terus meningkat. Tokocrypto pun punya perjalanan yang menarik disimak untuk mendorong pengembangan bisnis dan ekosistem keuangan inklusif di Indonesia. Pertumbuhan Pengguna dan Trading Volume Sejak pertama kali didirikan pada akhir tahun 2017, Tokocrypto terus alami pertumbuhan, seiring meningkatnya tren investasi aset kripto di Indonesia. Kini di akhir tahun 2021, Tokocrypto mencatatkan lebih dari 2 juta pengguna terdaftar naik 8x lipat dari 250.000 pengguna di 2020. Di samping itu, nilai perdagangan harian aset kripto di Tokocrypto tumbuh 754% dan telah mencapai lebih dari US$ 191 juta atau setara Rp 2,7 triliun (kurs Rp 14.346). Sebelumnya, hanya US$  2,5 juta di akhir tahun 2020. Angka ini membuktikan Tokocrypto sebagai pedagang aset kripto No.1 di Indonesia berdasarkan peringkat di situs CoinMarketCap. TokoMall dan Ekosistem NFT yang Berkembang Tokocrypto meresmikan TokoMall, platform marketplace non-fungible token (NFT) pada September 2021. TokoMall jadi pelopor pasar NFT di Indonesia yang memberikan konsep unik dengan menjembatani dunia digital dengan realita. Sejak diluncurkan TokoMall terus berkembang. kini, platform tersebut telah memiliki lebih dari 10,000 kolektor, 60 mitra resmi, dan lebih dari 8.000 NFT art. Serta memiliki berbagai kategori yang dibagi dalam Exclusive NFT (TKO Original, TKO Creative, TKO Lifestyle, dan TKO Stars) dan Marketplace. Konsisten Edukasi Aset Kripto dan Ekosistemnya Tidak hanya fokus sebagai platform trading, Tokocrypto juga konsen dengan program edukasi aset kripto, blockchain dan ekosistem turunannya ke seluruh masyarakat Indonesia dan global. Di tahun 2021 ini, Tokocrypto menyempurnakan Kriptoversity, aplikasi untuk belajar lebih dalam mengenai aset kripto dan teknologi blockchain yang dapat diakses di smartphone. Selain itu, pengembangan Tokonews, portal media dari Tokocrypto terus dilakukan. Di sana masyarakat bisa mengetahui informasi terkini dan ter-update soal aset kripto, blockchain dan lainnya. Kolaborasi Tanpa Henti Untuk terus melaju cepat, Tokocrypto menyadari dibutuhkan kolaborasi. Sepanjang 2021, Tokocrypto banyak lakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk wujudkan ekosistem keuangan yang inklusif. Tokocrypto menjalin kolaborasi dengan Indonesia Clearing House (ICH), lembaga kliring resmi untuk pelaporan dan pendaftaran aset kripto yang diperdagangkan ataupun disimpan oleh pedagang aset kripto pada Mei 2021. Tokocrypto dan ASRI (A subsidiary of agung sedayu group) jalin kemitraan strategis untuk mempercepat ekosistem keuangan yang inklusif di Indonesia. ASRI menjadi retail group pertama di Indonesia, yang bermitra dan terintegrasi langsung dengan crypto assets exchange untuk menawarkan pelanggan mereka kemampuan berinvestasi aset kripto. Tokocrypto juga memberi dukungan penuh di berbagai kegiatan dan acara skala nasional, mulai dari Ideafest 2021, Djakarta Warehouse Project (DWP) 2021, Piala Presiden Esports 2021 dan sebagainya. Berbagi Kebaikan di Tengah Pandemi Kondisi pandemi COVID-19 ternyata justru mendorong semangat masyarakat dalam berbagi kebaikan. Sepanjang 2021, Tokocypto bersama mitra dan masyarakat juga melakukan donasi untuk membantu sesama. Tokocrypto berkolaborasi dengan salah satu seniman Indonesia, William Tan berhasil mengumpulkan 222 ETH setara dengan USD 700.000 atau sekitar Rp 10 miliar dalam waktu kurang dari 4 Jam untuk penggalangan dana Oxygen for Indonesia melalui lelang NFT pertama yang dilakukan di Indonesia. Tokocrypto juga menggandeng Bekind, startup di bidang blockchain untuk mengembangkan berbagai CSR program melalui TokoCare. Salah satu proyek awal TokoCare bersama BeKind adalah distribusi 90 tabung oksigen secara gratis ke beberapa rumah sakit di Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Agustus lalu, dan didukung oleh WeCare.id dan Kementerian Perindustrian. Tokocrypto melalui inisiatif TokoCare sukses menjalankan “Lelang Kebaikan” yang melibatkan sejumlah figur publik selama periode 29 Juli – 4 Oktober 2021. Lelang yang digelar TokoCare bersama BenihBaik itu mengumpulkan donasi Rp 76.600.015 untuk diserahkan kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. “Tokocrypto ke depannya akan terus berkomitmen mengembangkan aset kripto dan ekosistemnya agar bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat Indonesia. kami ingin mengucapkan terima kasih, telah menjadi bagian dari perjalanan ini dan menjadikan Tokocrypto sebagai platform perdagangan aset kripto andalan masyarakat,” tutup Kai.

Sequis Financial dan Bank CTBC Indonesia Luncurkan Q Payor Rider & Q Hospital Rider

PT Asuransi Jiwa Sequis Financial (Sequis Financial) dan PT Bank CTBC Indonesia (Bank CTBC) meluncurkan 2 produk rider (asuransi tambahan) baru, yaitu Q Payor Rider dan Q Hospital Rider. Peluncuran produk baru bancassurance ini dilakukan secara virtual oleh Presiden Direktur Sequis Financial Edisjah dan Presiden Direktur Bank CTBC Indonesia Iwan Satawidinata. Turut menyaksikan Sales Director Sequis Financial Rizal Prajuga dan Retail Banking Executive Director Bank CTBC Indonesia Bambang Simmon Simarno. Peluncuran kedua produk ini diyakini dapat memperkuat sinergi dan memberikan manfaat bagi kedua perusahaan, yakni mendorong peningkatan premi baru bagi Sequis Financial dan mendukung penjualan produk bancassurance di Bank CTBC. Adapun Sequis Financial dan Bank CTBC telah menjalin kerja sama sejak September 2018. Optimisme tersebut disampaikan Edisjah. Menurutnya, jalur pemasaran produk asuransi melalui perbankan atau bancassurance merupakan salah satu kanal distribusi asuransi yang berkontribusi kuat saat pandemi dan masih memiliki prospek cerah pada masa mendatang.  Kedua produk ini dapat dimanfaatkan oleh nasabah Bank CTBC sebagai pelengkap portofolio proteksi dan investasi nasabah. “Q Payor Rider dan Q Hospital Rider merupakan asuransi tambahan dari dua produk yang sudah ada dan dipasarkan melalui bancassurance, yaitu Q Life Legacy dan Q Protection yang diluncurkan pada 2018. Kami meyakini bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan kedua rider sebagai solusi bagi nasabah yang membutuhkan asuransi jiwa & kesehatan. Sebab risiko mengalami sakit & meninggal dunia saat pandemi covid-19 sangat besar sehingga nasabah Bank CTBC dapat melindungi kebutuhan masa depan dan keluarganya melalui kedua produk ini,” sebut Edisjah. Sejalan dengan Edisjah, nada optimis juga diungkapkan oleh Iwan Satawidinata. Ia pun meyakini kerja sama ini dapat semakin berkembang hingga beberapa tahun mendatang. “Pandemi adalah tantangan bagi setiap industri. Namun, kami bersikap positif dengan menjadikan tantangan sebagai jalan berinovasi dengan meluncurkan produk baru yang dapat dimanfaatkan nasabah kami yang membutuhkan proteksi kesehatan. Kedua produk ini akan melengkapi portofolio produk asuransi yang sudah ada di Bank CTBC sehingga tenaga pemasar kami semakin bersemangat untuk membantu nasabah memenuhi kebutuhan berasuransi yang segmentasinya bervariasi,” ujar Iwan. Kedua rider secara resmi dipasarkan di seluruh kantor pemasaran Bank CTBC yang tersebar di seluruh Indonesia oleh staf Bank CTBC Indonesia dan didukung oleh Insurance Specialist Sequis Financial. Kedua produk dapat dinikmati oleh nasabah lama (existing) dari Bank CTBC yang telah memiliki polis asuransi Q Life Legacy atau Q Protection maupun nasabah baru. Mengakhiri sambutannya, Edisjah menyampaikan bahwa Sequis Financial berkomitmen untuk menyediakan sebuah one stop solution bagi para nasabah perbankan sehingga mereka dapat berinvestasi sekaligus mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko hidup melalui produk-produk asuransi jiwa & kesehatan yang berkualitas. (***)

Ready! Flex! Ship! FedEx Memperkuat Kapabilitas di AMEA untuk Meningkatkan Pengiriman di Momen Liburan  

FedEx Express (FedEx), anak perusahaan FedEx Corp. (NYSE: FDX) yang merupakan salah satu perusahaan transportasi ekspres terbesar di dunia, memperkuat jaringannya dan kapabilitas e-commerce untuk mempersiapkan bisnis di Kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika, menghadapi puncak liburan. Ledakan penjualan pada platform e-commerce yang juga dipercepat oleh pandemi Covid-19 ini diperkirakan akan terus berlanjut. Pembelanjaan online secara global diestimasikan akan meningkat hingga 11% dari tahun ke tahun  menjadi $910 miliar selama momen liburan mendatang. Asia Pasifik  telah menyumbang lebih dari 60% penjualan ritel online, yang menjadi bukti bahwa belanja online semakin tinggi peminatnya. Misalnya, festival belanja online terbesar di China – Singles’ Day – diharapkan dapat memacu pertumbuhan ritel online lebih tinggi di seluruh wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika. Di Asia Tenggara, sekitar 40% e-tailer mengatakan hasil penjualan selama musim liburan dapat mewakili sebagian besar jumlah penjualan tahunan mereka. Di Timur Tengah dan Afrika, 22% konsumen siap berbelanja online selama Black Friday dan Cyber ​​Monday. Dengan pertumbuhan e-commerce yang pesat dan volume pengiriman yang kian meningkat, FedEx berharap momen puncak di 2021 dapat memenuhi atau melampaui musim liburan di 2020. Tantangan-tanganan pada rantai pasokan, termasuk pengiriman logistik melalui laut, juga berperan dalam menambah permintaan kapasitas kargo melalui udara sebagaimana para pelaku bisnis meningkatkan stok mereka untuk musim liburan. Di wilayah AMEA, perusahaan telah mengambil langkah-langkah dalam menyambut musim liburan ini, diantaranya dengan menambah tenaga kerja, memperluas fasilitas, mengoptimalkan jaringan, serta menyediakan solusi e-commerce yang inovatif untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Menambah Kapasitas dan Fasilitas: FedEx telah meningkatkan kapasitas jaringannya dengan menambahkan enam penerbangan antar benua di jalur dengan permintaan tinggi, yang menghubungkan Asia Pasifik, Amerika Serikat dan Eropa. Secara total terdapat 225 penerbangan setiap minggunya yang dioperasikan perusahaan di dalam dan di luar kawasan. FedEx juga menciptakan konektivitas dan mempersiapkan ketahanan operasional saat musim liburan. Selain itu, FedEx telah membuka fasilitas gerbang baru di Clark, Filipina, pada bulan Oktober lalu guna mendukung pertumbuhan e-commerce untuk permintaan pengiriman massal dan barang besar yang keluar dan masuk dari Asia selama musim liburan. Memaksimalkan e-commerce: Untuk memberdayakan e-tailers dengan menyediakan akses instan ke portfolio e-commerce FedEx yang kuat dan memberikan solusi pengiriman berbiaya terjangkau tanpa perlu mengganti platform atau akun, FedEx meluncurkan program FedEx Compatible and Alliance, yang merupakan kerja sama dengan platform e-commerce terkemuka di wilayah Asia Pasifik. Perusahaan juga memperkenalkan solusi  pengiriman baru berdasarkan penentuan waktu yaitu  FedEx International Connect Plus (FICP) yang menawarkan keunggulan dari aspek kecepatan dan harga yang menarik untuk menjawab kebutuhan konsumen yang terus meningkat terhadap layanan pengiriman internasional dan memastikan barang akan dikirimkan dalam waktu 1 hingga 5 hari kerja di wilayah tersebut. Memperbaiki Visibilitas dan Mempersonalisasi Layanan: Untuk mengantisipasi pelacakan barang dan meningkatkan preferensi layanan pengiriman yang dipersonalisasi, FedEx juga meningkatkan layanan FedEx Delivery Manager, yang memungkinkan pelanggan untuk menyesuaikan waktu, lokasi dan pilihan pengirimannya. Para penjual online bisa menawarkan pelanggan untuk melacak barang, mendapatkan notifikasi dari aplikasi FedEx Mobile dan memeriksa status pesanan keluar dan masuk. FedEx juga menyediakan pengiriman yang fleksibel seperti penjemputan dan pengembalian barang dengan jaringan ritel mereka. Merekrut Lebih Banyak Tenaga Kerja: FedEx Corp dan perusahaan operasionalnya berencana untuk merekrut 90.000 anggota baru di Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya untuk menjamin ketersediaan jumlah tenaga kerja yang memadai untuk menghadapi lonjakan pengiriman. “Tidak pernah terlalu dini untuk membuat rencana pengiriman lebih awal. Hal ini berlaku terutama pada saat musim liburan yang akan datang dengan memecahkan rekor volume pengiriman sebelumnya. Faktanya, hampir setengah dari konsumen di seluruh dunia (48%) berencana untuk memulai belanja saat liburan di awal tahun ini, termasuk 21% yang sudah mulai berbelanja di bulan September,[8]” kata Kawal Preet, President, Asia Pacific, Middle East and Africa (AMEA) region, FedEx Express. “Di FedEx, kami berupaya untuk membantu e-tailer memenangkan penjualan e-commerce sambil menavigasi lanskap rantai pasokan yang kompleks. Dengan jaringan kami yang semakin luas, layanan yang ditingkatkan, dan rangkaian solusi e-commerce, bisnis yang termasuk para e-tailer sekarang memiliki alat dan waktu yang tepat untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan mereka melalui pengiriman yang cepat, fleksibel, hemat biaya, dan lancar di musim liburan ini,” lanjutnya. (***)

Zenius untuk Guru Hadirkan Lokakarya Blended Learning ke 2.000 Guru

Mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri No.54 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), beberapa wilayah sudah diizinkan untuk menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. Tentunya, kegiatan PTM ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti yang dilakukan di Provinsi Sumatera Barat. Menyambut pelaksanaan kegiatan PTM tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Pendidikan Sumatera Barat berkolaborasi dengan platform edukasi berbasis teknologi, Zenius. Melalui Zenius untuk Guru (ZenRu), kerja sama dilakukan dengan mengadakan rangkaian lokakarya bertajuk “Strategi Guru Adaptif untuk Pembelajaran Blended Learning Efektif” yang bertujuan untuk membekali guru agar dapat beradaptasi serta menyesuaikan bahan ajar dengan pelaksanaan PTM secara terbatas. Lokakarya ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan pelaksanaan pembelajaran di Provinsi Sumatera Barat mengacu pada visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, yaitu mewujudkan masyarakat Sumatera Barat yang madani, unggul dan berkelanjutan. Senada dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat turut melaksanakan berbagai program demi peningkatan kualitas belajar mengajar yang diberikan kepada para guru, kepala sekolah, maupun pengawas satuan pendidikan. “Sangat disayangkan jika pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran tidak dilakukan secara maksimal, di mana kita tahu bahwa adanya pandemi ini mempercepat perkembangan teknologi. Untuk itu, kami menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Zenius untuk dapat memfasilitasi para guru agar bisa memperkaya pengalaman belajar para siswa.” tutup beliau. Lokakarya ini juga didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Bapak Adib Alfikri, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengatakan, “Untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang efektif, diperlukan adanya variasi metode pembelajaran termasuk menggunakan metode blended learning. Hal ini diperlukan agar siswa terhindar dari rasa jenuh meski kegiatan PTM masih dilakukan secara terbatas.” Kerjasama antara ZenRu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan terus terjalin dengan dukungan berupa portal pembelajaran atau Learning Management System (LMS) yang dapat diakses oleh siswa maupun guru-guru dari seluruh tingkat di Provinsi Sumatera Barat. Kehadiran LMS diharapkan dapat membantu para guru dalam mengerjakan pekerjaan administratifnya secara lebih efisien, sehingga mereka memiliki waktu yang lebih banyak untuk fokus mendidik para siswanya. Mewakili Zenius dalam sambutannya, Chief of Teachers’ Initiatives Zenius, Amanda Witdarmono Pandjaitan mengatakan, “Dengan melihat dinamika yang ada, penerapan metode blended learning dirasa menjadi pendekatan yang paling tepat. Tentunya, blended learning perlu dikontekstualisasikan dengan karakteristik setiap siswa agar dapat terus menghadirkan kegiatan belajar yang bermakna bagi para peserta didik.” Lokakarya yang diadakan selama tiga hari penuh ini telah menjangkau hingga 2.000 peserta yang berasal dari guru-guru seluruh tingkat di Provinsi Sumatera Barat. Selain mendapatkan materi pembelajaran, para guru yang hadir juga akan mendapatkan sertifikat digital yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat. Platform ZenRu untuk guru-guru di Provinsi Sumatera Barat dapat diakses secara gratis melalui https://sumbar.guru.zenius.net/  Sejak diluncurkan pada November tahun lalu, sudah lebih dari 160 ribu guru menggunakan Zenius dan tergabung dalam komunitas Zenius untuk Guru. Zenius melayani pertanyaan seputar penggunaan ZenRu melalui akun media sosial @zeniusuntukguru di Instagram, Telegram, dan Facebook. (***)

Keren! Ini Kegiatan Anak Muda yang Tak Boleh Dilewatkan

Coach Potato, sebuah social enterprise yang berfokus pada pemberdayaan kaum milenial kembali mengadakan workshop series untuk membekali generasi muda Indonesia dalam mempersiapkan karir mereka. Kali ini, Coach Potato menggelar Level Up Workshop Series yang diadakan secara daring pada 23 dan 31 Oktober 2021. Level Up Workshop Series ini merupakan rangkaian kegiatan workshop yang terdiri dari Writing ATS Friendly CV dan Writing Successful Motivation Letter to go Abroad. Siti Mahdaria, Chief Executive Officer Coach Potato menjelaskan latar belakang pemilihan tema workshop ini berdasarkan kenyataan bahwa dalam menghadapi dunia karir, banyak sekali hal yang sebenarnya harus dipersiapkan.  Tidak hanya tentang kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, tetapi juga dokumen persyaratan administratif yang wajib dipenuhi, seperti mengirimkan Curriculum Vitae (CV). Terlebih saat ini, sebagian besar perusahaan telah menggunakan applicant tracking system (ATS) dalam menyeleksi CV. Namun, sayangnya masih banyak orang yang belum mengetahui hal tersebut dan kerap kali kebingungan dalam menuliskan CV terutama dengan format ATS Friendly. Maka dari itu, workshop ini diadakan bertujuan untuk membantu generasi muda Indonesia dalam pembuatan CV yang digunakan dalam melangkah ke dunia karir. “Kami tergerak mengadakan webinar series ini untuk membantu fresh graduates, job seekers, internship applicants dalam mempersiapkan CV yang sesuai dengan applicant tracking system (ATS),” jelas Mahdaria. Dalam Workshop 1 :  Writing ATS Friendly CV yang akan dilaksanakan pada 23 Oktober 2021 ini, para peserta akan dibimbing dan berinteraksi langsung dengan pemateri yang sudah berpengalaman sebagai recruitment consultant. Adapun hal yang akan dipelajari pada workshop ini yaitu mulai dari pengenalan apa itu CV, tipe-tipe CV terutama tipe ATS Friendly. Kemudian, bagaimana strategi dan penggunaan kata yang tepat dalam pembuatan ATS Friendly CV, do’s dan don’ts serta tips dan trik ketika membuat ATS Friendly CV. Selain itu, para peserta juga akan mendapatkan manfaat lain seperti CV review bagi yang terpilih, handbook, proofreading voucher dan membership voucher. Kemudian, Workshop 2 : Writing Successful Motivation Letter to go Abroad pada 31 Oktober 2021, peserta akan dibekali dengan informasi yang mereka butuhkan dalam penulisan motivation letter untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertaraf internasional. “Banyak anak muda yang berkeinginan kuat untuk mengikuti kegiatan di luar negeri seperti studi lanjut, konferensi, dan pertukaran pelajar. Namun, terkadang mereka kurang memahami cara menulis motivation letter yang baik dan benar. Semoga hadirnya Coach Potato bisa membantu mereka mempersiapkan diri untuk mendaftar ke program-program tersebut,” lanjut Mahdaria. Dengan adanya workshop ini, para pelajar dan fresh graduate akan dibimbing langsung oleh pemateri berpengalaman agar dapat membuat motivation letter yang layak diterima untuk mengikuti program pendidikan keluar negeri. Para peserta akan mendapatkan informasi terkait penjelasan umum serta struktur dari motivation letter, brainstorming dalam membuat motivation letter, kesalahan dalam membuat motivation letter, serta tips dan trik agar motivation letter sesuai dengan kebutuhan studi. (***)

Serat TENCEL dan LAKUMAS Dukung Pemberdayaan Perempuan Pegiat Tenun di Asia Tenggara

Merek serat alami dan ramah lingkungan untuk tekstil dari Lenzing Group, serat TENCEL™, berkolaborasi dengan salah satu mitra produsen benang dan kain, PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (LAKUMAS), untuk berpartisipasi dalam perhelatan mode pertama di Asia Tenggara yang didedikasikan untuk kain tenun tradisional, TENUN Fashion Week. Diselenggarakan pada 15 – 17 Oktober 2021 secara virtual, ajang fashion show ini juga menghadirkan sejumlah ahli di industri tekstil dan tenun yang akan berbagi tentang inovasi dan kreasi produk tenun dengan material ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta program untuk memberdayakan para perempuan pegiat tenun agar dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi komunitasnya. Dalam sesi diskusi yang bertajuk “Innovation in Woven Textiles” pada hari pertama TENUN Fashion Week, Marketing Director LAKUMAS, Erick Halim, akan memberikan pemaparan tentang inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk memberdayakan para perempuan pegiat tenun, serta inovasi dan keunggulan produk tenun yang menggunakan serat TENCEL™. Sesi ini juga akan dihadiri oleh para ahli di bidang tekstil — Celia Elumba, perwakilan dari Philippine Textile Research Institute (PTRI), dan Dr. Sitthichai Smanchat, dari Ubon Ratchathani University, Thailand. Di hari ketiga TENUN Fashion Week ini, LAKUMAS bersama dengan Edric Ong, dari Eon Company, Sarawak – Malaysia, akan memperkenalkan lima koleksi kain tenun yang bertajuk “Off The Loom”. Koleksi ini menampilkan desain yang anggun dan menawan, serta dibuat secara berkelanjutan dengan menggunakan benang Candimas yang terbuat dari serat TENCEL™. “Benang Candimas ini telah banyak dipakai oleh penenun di seluruh Indonesia untuk beragam kain tradisional — mulai dari Songket Sumatera, Batik Pekalongan, hingga Tenun Ikat asal NTT. Serat TENCEL™ membuat benang Candimas memiliki banyak keunggulan. Selain warna yang cerah, kualitas, ketahanan, hingga kemudahan untuk diolah dengan material tekstil lainnya membuat kain tenun ini tidak hanya istimewa namun juga ramah lingkungan. Kami yakin material yang alami seperti serat TENCEL™ mampu menciptakan industri tenun dan tekstil yang lebih berkelanjutan dari sisi ekonomi maupun sosial,” ujar Erick. Serat TENCEL™️, yang menjadi bahan utama pembuatan benang dan kain, terbuat dari pulp kayu yang berasal dari hutan industri yang dikelola secara berkelanjutan dan bersertifikasi. Karena terbuat dari bahan dasar yang alami, produk tekstil yang mengandung serat ini mampu terurai kembali ke alam, sehingga aman terhadap lingkungan dan mengurangi pencemaran. “Sebagai pelaku di industri tekstil, kami di Lenzing melihat produk tenun sebagai warisan budaya yang perlu diberdayakan, termasuk para pegiatnya. Kami sangat senang dan antusias dapat memberikan dukungan bagi LAKUMAS, sebagai salah satu mitra yang terus berkomitmen memberdayakan para perempuan penenun di seluruh Indonesia bahkan Asia Tenggara, untuk berinovasi menciptakan hasil tenunan yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga ramah terhadap Bumi,” kata Mariam Tania, Marketing and Branding Manager for Lenzing Group, Asia Tenggara dan Oseania. Selama bertahun-tahun, sejarah dan budaya masyarakat Asia Tenggara tertuang dalam keindahan dan keberagaman kain tenun tradisional. Industri kain tenun di Asia Tenggara mayoritas digerakkan oleh para perempuan. Dalam situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, komunitas perempuan pegiat tenun ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk bertahan dan berkembang, melalui inovasi dan teknologi. TENUN Fashion Week juga turut mendukung ASEAN’s Strategic Plan on Culture and Arts 2016-2025 dengan memfasilitasi interaksi dan kolaborasi antar negara, membangkitkan rasa kepemilikan terhadap warisan budaya Asia Tenggara, serta mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan melalui budaya. Gelaran TENUN Fashion Week dapat disaksikan secara virtual melalui Halaman Facebook dan YouTube TENUN Fashion Week. Acara akan dimulai setiap pukul 18.00 WIB, mulai tanggal 15 Oktober 2021. (***)

Bitmoji, Crocs Trivia, dan Pameran Classic Collection – Croctober 2021 akan Beri Lebih Banyak Kebahagiaan Untuk Penggemar

14 Oktober 2021 – Croctober, sebuah perayaan Crocs (NASDAQ: CROX) dan Classic Collection-nya yang ikonik untuk para penggemar hadir kembali di tahun 2021 selama sebulan penuh dengan aktivasi gerai digital yang baru untuk mengenalkan koleksi baru dan merayakan momen ini dengan cara khas Crocs yang berani, penuh warna, dan otentik. Selama Croctober, para penggemar Crocs akan memiliki lebih banyak peluang untuk terlibat secara digital, termasuk keterlibatan dalam kemitraan global pertama Crocs dengan Bitmoji di platform Snapchat. Melalui aktivasi ini, penggemar dari seluruh dunia akan memiliki kesempatan untuk menunjukkan gaya pribadinya dengan koleksi digital terbaru sepatu Crocs™ dan charms Jibbitz™ yang tersedia untuk avatar Bitmoji milik mereka. Koleksi ini akan menampilkan serangkaian sepatu Crocs™ untuk dipilih oleh para pengguna, termasuk Classic Clog yang ikonik dalam 11 warna, ditambah Classic Beach Dye Clog, Classic Printed Camo Clog, dan masih banyak lagi. Para pengguna Snapchat dan Bitmoji bahkan dapat memilih satu di antara tiga opsi sepatu Crocs™ yang sudah dilengkapi dengan beberapa charms Jibbitz™ paling populer sebagai respon terhadap tren personalisasi secara global. Fitur konten unik ini akan tersedia bagi para penggemar di Snapchat dan aplikasi Bitmoji mulai 13 Oktober 2021. Terdapat lebih banyak momen-momen unik para penggemar, termasuk Crocs Trivia di media sosial dan di gerai Crocs tertentu yang juga akan berlangsung selama bulan. Para penggemar diajak untuk bergabung dalam semua keseruan dan membagikan konten-konten mereka terkait Crocs di media sosial dengan menandai @crocs untuk mendapatkan kesempatan menerima hadiah kejutan atau ditampilkan di kanal media sosial Crocs. “Kami memiliki banyak penggemar luar biasa yang sangat ingin aktif menjadi bagian dari komunitas kami dan terlibat bersama kami melalui cara yang berarti, dan Croctober merupakan sebuah wujud penghargaan kami untuk penggemar,” kata Heidi Cooley, Chief Marketing Officer Crocs. “Semua orang di Croc Nation tahu bahwa Croctober merupakan masa yang paling indah sepanjang tahun! Tidak ada waktu yang lebih baik untuk Come As You Are dan kami tidak sabar untuk merayakannya bersama seluruh penggemar kami…sepanjang bulan!” Puncak dari rangkaian Croctober adalah Croc Day – yaitu hari libur bagi para penggemar pada 23 Oktober setiap tahunnya – dengan peluncuran produk global pertama dari masing-masing jenisnya. Informasi tambahan terkait peluncuran eksklusif ini akan dibagikan pada hari-hari menjelang Croc Day. (***)

  • 1
  • 2
  • 6