Author: Usman Temposo

Pelatihan Instalasi Perangkat Wireless dan Microwave untuk Guru SMK Bersama Huawei Indonesia

Pemerintah Republik Indonesia menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dalam menjalankan agenda tersebut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki peran untuk meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas. Selain itu peran yang tidak kalah penting adalah untuk mewujudkan upaya peningkatan produktivitas dan daya saing melalui pendidikan vokasi berbasis kerja sama industri. Optimalisasi keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi menjadi kunci terwujudnya link and match. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek memfasilitasi penyelenggaraan Pelatihan Instalasi Perangkat Wireless dan Microwave untuk Guru Kejuruan SMK. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dalam hal ini Kantor Staf Presiden dan Kemendikbudristek dengan Huawei Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru kejuruan SMK di bidang komputer dan jaringan khususnya pada perangkat Wireless dan Microwave. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan di Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta selama 6 hari dan dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko serta turut dihadiri oleh CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen dan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto. Pelatihan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kemendikbudristek dengan Huawei Indonesia yang telah berlangsung sejak tahun 2019, dimana sebelumnya sudah ada 502 peserta didik SMK yang mengikuti pelatihan Instalasi Perangkat Wireless dan Microwave. Untuk tahun 2021 total peserta yang akan mengikuti pelatihan sebanyak 140 guru kejuruan dari SMK yang ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan yang dibagi menjadi 7 angkatan. Setiap angkatan akan diikuti oleh 20 guru. Selain itu para peserta pelatihan diminta untuk melakukan alih pengetahuan baik teori atau praktik kepada peserta didik di sekolahnya masing-masing kepada minimal 60 peserta didik. Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko dalam sambutan pembukaan di Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta mengatakan bahwa program sinergis Training of Trainers (ToT) antara Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek dan Huawei Indonesia ini sangat strategis dalam mendukung kebutuhan industri terhadap lulusan-lulusan SMK siap kerja secara berkelanjutan dan akseleratif. “Melalui program ini, para guru SMK dapat memperoleh pelatihan langsung dari para ahlinya dari Huawei. Dengan basis kemampuan mengajarnya, ilmu yang telah diperoleh para guru dari para pakar tentunya akan lebih mudah ditularkan kepada murid muridnya, sehingga proses alih pengetahuan dan teknologi menjadi lebih efektif. Program pelatihan ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pemerintah untuk mencetak 9 juta SDM Digital di Indonesia pada 2030 serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas pada 2045. Apresiasi yang tinggi untuk sinergi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek dan Huawei Indonesia,” ujar Moeldoko. CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen dalam sambutannya mengatakan program Training of Trainers yang kami selenggarakan merupakan bagian dari program berkelanjutan Huawei yang fokus pada pengembangan kompetensi SDM Digital Indonesia yang telah kami mulai sejak pertama kali hadir di Indonesia lebih dari 21 tahun lalu. “Untuk optimalisasi program ini, kami menyediakan fasilitas dengan teknologi terkini serta pengajar berkompetensi dunia bagi para guru kejuruan SMK peserta pelatihan ini. Kami optimistis, program pelatihan ini akan mengakselerasi misi kami turut berkontribusi dalam menyetak 100 ribu SDM Digital berkompetensi dalam kurun waktu 5 tahun,” ujarnya. Pelatihan ini diselenggarakan di Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta yang menjadi akademi Huawei dengan fasilitas terlengkap di Asia Pasifik. Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta memiliki lebih dari 100 pelatih, lebih dari 3.000 kursus pelatihan, dan lebih dari 100 mirroring environment yang dilengkapi dengan laboratorium, ruangan kelas, tempat pelatihan, serta fasilitas-fasilitas lain seperti tempat untuk belajar instalasi perangkat dan pekerjaan lapangan. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada penyelenggara pendidikan vokasional untuk belajar tentang perkembangan teknologi termutakhir di Huawei ASEAN Academy Engineering Institute Jakarta,” ujar Jacky. Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto mengungkapkan pendidikan vokasi merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional yang memiliki posisi strategis untuk mewujudkan sumber daya manusia dan tenaga kerja yang berkualitas. “Paradigma pendidikan vokasi dengan industri harus berubah, SMK tidak menyiapkan lulusan sendirian dan industri tidak sebagai penerima lulusan saja, namun diharapkan keduanya dapat bersinergi secara aktif sejak awal proses pembelajaran untuk mempersiapkan lulusan vokasi agar memiliki kompetensi hard skills maupun soft skills sesuai kebutuhan dunia kerja.” Wikan menambahkan guru sebagai garda terdepan dalam kemajuan pendidikan vokasi tentu perlu meningkatkan kompetensinya, terlebih lagi perkembangan teknologi yang pesat menuntut guru untuk bisa adaptif terhadap perubahan serta memiliki kreatifitas dalam memberikan pengajaran kepada peserta didik. “Pelatihan ini sebagai bentuk upskilling dan reskilling guru SMK, dan diharapkan pengetahuan yang sudah didapatkan oleh para guru dapat ditransfer kepada para peserta didik di sekolahnya masing-masing sehingga mereka mendapatkan kompetensi yang dibutuhkan saat bekerja kelak,” katanya. Menurut Wikan, melalui pelatihan untuk para guru sekolah vokasi ini, mereka akan dibekali dengan beragam pengetahuan tentang teknologi terbarukan serta studi kasus-studi kasus dari Huawei yang akan membantu dunia pendidikan memahami kebutuhan nyata industri beserta kualifikasi atas SDM yang dibutuhkannya, serta akan meningkatkan kompetensi sekolah vokasi beserta para peserta didik. “Kami mengapresiasi kerjasama yang dilakukan antara Ditjen Pendidikan Vokasi bersama dengan Huawei Indonesia. Ini sejalan dengan fokus Pemerintah demi menuju Indonesia maju dan pengembangan SDM unggul yang menjadi prioritas utama saat ini. Sinergi dunia pendidikan dengan industri diharapkan dapat mengakselerasi kualitas sumber daya manusia nasional dan sekaligus meningkatkan daya saing industri,” pungkasnya. (***)

PPKM Diperpanjang, 6 Hal Ini Harus Diwaspadai Saat Ngantor

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali hingga 4 Oktober 2021, dengan beberapa pelonggaran. Salah satunya,  perkantoran non esensial di wilayah PPKM level 3 dapat bekerja di kantor dengan kapasitas 25%. Hal itu merupakan relaksasi dari penurunan kasus positif COVID-19 di Indonesia, khususnya Jawa dan Bali. Namun, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan, hanya karyawan dengan status sudah divaksin dan memakai aplikasi PeduliLindungi yang bisa pergi bekerja ke kantor. Dengan kewajiban kembali ke kantor, tentunya risiko terpapar COVID-19 masih tinggi. Apalagi, untuk Anda yang harus mengandalkan transportasi umum saat pergi bekerja ke kantor. Oleh karena itu, meskipun penerapan PPKM saat ini lebih longgar, tentu saja kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat. Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang harus diwaspadai ketika Anda kembali bekerja ke kantor. Perencana keuangan sekaligus Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar CFP®, AEPP® mengungkapkan beberapa hal yang harus diwaspadai pegawai saat harus bekerja ke kantor di tengah penerapan PPKM yang kini lebih longgar. Sudah Divaksin Lengkap Saat ini, tentu kita sedang berhadapan dengan Pandemi COVID-19. Karena itu, hal paling utama saat harus kembali kerja ke kantor adalah sudah melakukan vaksinasi lengkap. Seperti diketahui, vaksinasi merupakan langkah untuk membentuk kekebalan pada seseorang terhadap suatu penyakit. Vaksinasi adalah cara bersama untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 dan menghentikan penyebaran wabah ini. Vaksinasi harus didapat secara lengkap dua dosis untuk mengoptimalkan tingkat kekebalan. Vaksinasi dosis pertama bertujuan untuk membentuk antibodi Immunoglobulin M (IgM). Setelah antibodi itu terbentuk selama 14 hari, penerima vaksinasi harus melakukan vaksin dosis kedua untuk menciptakan antibodi immunoglobulin G (igM) yang mampu menangkal virus. Vaksinasi dosis kedua berguna untuk membentuk antribodi jenis immunoglobulin G (igM). Antibodi jenis igM ini yang nantinya mampu melawan infeksi virus yang masuk ke dalam tubuh. Selain sudah divaksinasi, pelaksanaan protokol kesehatan menjadi langkah lain yang tak kalah penting agar Pandemi COVID-19 bisa berakhir. Risiko Naik Kendaraan Umum Masih Tinggi Risiko penyebaran virus masih terus mengancam ketika Anda kembali menjalani rutinitas bekerja ke kantor. Terutama, bagi Anda yang harus melaluinya dengan berkendaraan umum. Karena itu, bagaimana menjaga keamanan selama menggunakan transportasi umum di situasi saat ini perlu diperhatikan. Menjaga keamanan diri masing-masing diperlukan, dimulai dari mengenakan masker serta membawa pembersih tangan atau hand sanitizer, dan jika memungkinkan rutin mencuci tangan dengan sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut Anda saat bepergian. Pastikan untuk mencuci tangan Anda dengan sabun dan air yang mengalir sesegera mungkin setelah menggunakan angkutan umum. Saat Tidak Enak Badan, Lebih Baik Ambil Sick Leave Ketika Anda sedang tidak enak badan, jangan memaksakan pergi bekerja ke kantor. Namun, sebaiknya Anda memanfaatkan hak cuti sakit atau sick leave. Sebab, kondisi imunitas Anda mungkin sedang rendah da  jika Anda memaksakan diri tetap bekerja ke kantor, hal itu bisa berdampak buruk bagi Anda dan teman sekantor. Seperti diketahui, cuti sakit karyawan merupakan hak cuti yang bisa didapatkan selama bekerja. Hak cuti karyawan telah diatur di dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang mencakup 7 (tujuh) hak cuti karyawan. Salah satunya, hak cuti sakit. Pastikan Dana Darurat Anda Tetap Aman Di tengah kondisi penuh ketidakpastian seperti saat ini, ketersediaan dana darurat harus dipastikan aman. Dana darurat bisa memberikan rasa aman ketika terjadi musibah. Orang bisa fokus mengurus dan menyelesaikan masalah tanpa harus berlarut-larut mengkhawatirkan finansial. Selain itu, dana darurat bisa menjadi pertolongan pertama ketika ada anggota keluarga yang sakit, di samping jaminan kesehatan seperti asuransi. Dana darurat juga dapat menjadi pegangan saat kehilangan pekerjaan karena Pandemi COVID-19. Dana darurat bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sambil mencari penghasilan baru. Dana ini juga bisa digunakan ketika ada pengeluaran tidak terduga, misalnya ketika kendaraan rusak atau terpaksa membeli ponsel baru. Bagi Anda karyawan dengan status memiliki tanggungan, siapkan enam kali pengeluaran bulanan. Sementara itu, bagi Anda yang berstatus single bisa menyiapkan dana darurat sebesar tiga kali pengeluaran bulanan. Lindungi Diri dengan Perlindungan Terbaik Tentu bukan lagi rahasia ketika sakit kita akan membutuhkan biaya pengobatan yang jumlahlah tidaklah sedikit. Dengan asuransi kesehatan, maka dapat melindungi diri dari risiko kesehatan tak terduga sehingga dapat melindungi finansial dan keluarga. Asuransi kesehatan akan mengcover biaya kesehatan, meliputi biaya kamar di rumah sakit, rawat jalan, pengobatan, dan persalinan, sesuai dengan polis yang dimiliki. Namun, bila Anda sama sekali belum memiliki asuransi dan hanya punya bujet terbatas untuk membayar jaminan kesehatan, pertimbangkanlah untuk membeli asuransi rawat inap terlebih dahulu. Sementara itu, jika premi asuransi kesehatan terlalu mahal, setidaknya milikilah BPJS Kesehatan terlebih dulu. Anda bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan bila harus menjalani proses rawat jalan. Lindungi Diri dan Keluargamu Jika Anda adalah pencari nafkah utama dan sudah memiliki tanggungan, maka milikilah asuransi jiwa. Sebab, risiko hilangnya penghasilan bila pencari nafkah kehilangan kemampuan dalam bekerja, baik karena kehilangan fungsi anggota tubuh atau meninggal dunia, cukup tinggi. Dengan memiliki asuransi jiwa, maka yang pertanggungan yang akan keluar dari polis asuransi jiwa yang dimiliki akan menjadi bekal bagi keluarga yang ditinggalkan. Itulah 6 hal yang harus diwaspadai saat harus kembali bekerja ke kantor dalam kondisi PPKM yang kini lebih dilonggarkan oleh pemerintah. (***)

DANA Bisnis Catat Digitalisasi di Lebih dari 1.000 Desa di seluruh Indonesia  

Sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) punya peran besar dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini terbukti mampu bertahan dalam sejumlah kondisi krisis yang melanda negeri ini, termasuk sekarang, saat pandemi Covid-19 menyebabkan perekonomian melambat. Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan, kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional melebihi 60% di 2020.  Kendati demikian, UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan untuk bisa tumbuh dan berdaya saing, di antaranya terkait akses pembiayaan, akses pasar dan promosi, kesulitan bahan baku, hingga masalah kapabilitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu cara untuk meningkatkan kapasitas dan saya saing UMKM di tengah dinamika yang begitu pesat adalah dengan mendorong mereka agar bisa terintegrasi dengan ekosistem ekonomi digital. Dengan terhubung dalam ekosistem digital UMKM punya kesempatan yang lebih besar terhadap akses pembiayaan dan pasar sekaligus meningkatkan kemampuan SDM-nya lewat pemanfaatan teknologi yang tersedia. Karena itu, transformasi digital menjadi keniscayaan bagi UMKM agar mampu tumbuh dan berdaya saing di era teknologi yang begitu cepat dan dinamis ini. DANA, sebagai dompet digital Indonesia yang punya misi untuk menjadikan teknologi finansial semakin inklusif, menyadari betapa pentingnya bagi UMKM untuk go digital. Karena itu, DANA berkomitmen terus mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM untuk mengadopsi teknologi digital. Komitmen ini diwujudkan melalui fitur DANA Bisnis yang terus dikembangkan dan diperbarui guna membantu UMKM mengembangkan usahanya dalam berbagai kondisi. “UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian nasional perlu diperkuat untuk bisa menghadapi tantangan di masa sekarang maupun di masa mendatang. Transformasi digital adalah solusi bagi pelaku usaha termasuk UMKM untuk bisa beradaptasi dengan dinamika yang terjadi. Melalui DANA Bisnis, kami berkomitmen dan terus mendorong UMKM untuk mengadopsi teknologi digital bukan hanya dalam hal proses digital onboarding yang mudah, aman dan nyaman, tetapi juga dengan mendampingi lewat edukasi dan pelatihan serta mempromosikan mereka. Di masa pandemi, pendampingan dan pelatihan tetap kami lakukan secara virtual agar penyerapan literasi keuangan digital berjalan optimal. Hasilnya, jumlah mitra UMKM DANA Bisnis yang telah terdigitalisasi kian tumbuh dan literasi keuangan digital mereka ikut menguat,” ujar Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA, Sabtu (18/9/2021). Jumlah mitra dan transaksi terus tumbuh DANA Bisnis yang diluncurkan pada 2019 merupakan fitur yang ditujukan untuk pemilik usaha yang memiliki bisnis online maupun offline. Dengan DANA Bisnis, pelaku usaha dapat menerima pembayaran lewat berbagai jenis dompet digital yang memiliki QRIS tanpa biaya transaksi sehingga juga memudahkan konsumen. Integrasi ini ikut menandakan terhubungnya DANA dengan lebih dari 8 juta merchant QRIS di seluruh Indonesia. Keunggulan lainnya adalah mitra DANA Bisnis dapat menerima pembayaran maupun melakukan penarikan dana secara langsung (real time) maupun memperoleh laporan transaksi terkini. Selain itu, visibilitas UMKM kian dimudahkan dengan hadirnya fitur ‘Nearby’ di aplikasi DANA. Dengan mengaktifkan fitur ‘Nearby’, pengguna dapat mencari tahu langsung mitra DANA Bisnis yang berada di sekitar lokasinya. Sejak diluncurkan, jumlah pengguna DANA Bisnis terus bertumbuh dan kini sudah melampaui 300.000 mitra yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang berkisar 200.000 mitra. Secara umum, para mitra usaha juga mencatatkan peningkatan transaksi sejak memanfaatkan DANA Bisnis. Bahkan, selama penerapan PPKM, pemanfaatan DANA Bisnis mampu mendorong transaksi para pelaku usaha.  Transaksi menggunakan DANA Bisnis selama Januari – Juni 2021 tercatat naik lebih dari 35% dibandingkan periode Juli – Desember 2020. Sementara jumlah mitra aktif pada Agustus 2021 naik 133% (year-on-year) dibandingkan Agustus tahun lalu. Peta penyebaran DANA Bisnis terpantau ikut meluas. Mitra DANA Bisnis tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja, tetapi ikut merambah ke area baru seperti Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan, berdasarkan catatan DANA, hingga September 2021, sudah bertambah lebih dari 1.100 desa baru yang telah didigitalisasi oleh DANA melalui fitur DANA Bisnis. Pertumbuhan ini tidak lepas dari besarnya komitmen DANA dalam menghadirkan proses merchant onboarding yang mudah dan nyaman, penggunaan teknologi terdepan dalam Risk Mitigation System sehingga memberikan keamanan bertransaksi yang optimal bagi para merchant, serta dalam memeratakan akses keuangan digital khususnya bagi UMKM. Fitur baru ‘Katalog Produk’ Guna mendorong kemajuan bisnis para mitranya di tengah kompetisi bisnis digital yang makin sengit, fitur DANA Bisnis terkini memungkinkan pengguna yang merupakan pelaku usaha untuk membuat katalog produknya di aplikasi DANA, layaknya di marketplace. Mitra DANA Bisnis bisa menampilkan hingga 15 produk dalam katalognya dan mengirimkannya dalam bentuk tautan kepada calon pembeli untuk memudahkan pembeli dalam memilih produk yang sesuai. Tautan juga bisa dimanfaatkan pula oleh para pelaku usaha dengan menaruhnya dalam akun profil bisnisnya di media sosial guna meningkatkan presensinya di dunia digital dan memperluas potensi pasar baru dengan mudah. Kemudahan berpromosi ini telah tersedia untuk seluruh mitra DANA Bisnis dan bisa dimanfaatkan oleh merchant atau mitra DANA Bisnis baik online maupun offline. (***)

Mengenal SnackVideo, Aplikasi Video Pendek yang Lagi Hits di Indonesia

Semenjak pandemi berlangsung, kian banyak masyarakat yang mencari hiburan ketika beraktivitas di rumah, salah satunya dengan menikmati konten video pendek dari berbagai platform media sosial. Salah satu platform video pendek yang sedang ramai diperbincangkan adalah SnackVideo, buatan Kuaishou Technology. Masih banyak yang beranggapan bahwa SnackVideo merupakan aplikasi penghasil uang semata. Meski begitu, SnackVideo sebenarnya merupakan aplikasi video pendek yang menyuguhkan berbagai macam video menarik dan menghibur mulai dari komedi, drama pendek, tutorial masak, tutorial kecantikan, tips dan trik, nyanyian, tarian, dan lain sebagainya. SnackVideo memang menyediakan program yang dapat diikuti para pengguna atau konten kreator untuk mendapatkan keuntungan, serupa dengan aplikasi media sosial lainnya seperti TikTok, Likee & YouTube. Agar tidak salah persepsi, berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang SnackVideo: Aplikasi yang mudah diakses SnackVideo memberikan kemudahan bagi para pengguna yang ingin menikmati berbagai video yang dibuat oleh para konten kreator melalui segudang fitur yang disediakan, tiga di antaranya adalah fitur Nearby, Follow dan Trending. Pada fitur Nearby, kamu dapat menikmati berbagai video dari konten kreator yang berada di sekitar kamu. Selanjutnya, fitur Follow akan menampilkan berbagai video dari para konten kreator yang kamu ikuti. Sedangkan fitur Trending, akan menampilkan berbagai video yang sedang ramai ditonton. Kamu juga dapat mencari konten video dengan tema tertentu pada fitur Search dan Discover. Fitur Penyuntingan Video yang Praktis Bagi kamu yang ingin mencoba melakukan penyuntingan video dengan cara yang praktis, kamu bisa menggunakan fitur-fitur di dalam aplikasi SnackVideo. Kamu dapat merekam secara langsung atau mengunduh video yang sudah ada untuk dijadikan konten yang lebih menarik. Terdapat fitur Adjust Clip yang memungkinkan kamu untuk mengatur durasi video, memutar, atau mengatur kecepatan video. Selain itu, kamu juga dapat menambahkan filter, efek, musik, rekaman suara, tulisan, gambar, serta stiker pada video kamu. Memiliki Fitur Siaran Langsung atau Live-streaming SnackVideo menyediakan fitur siaran langsung untuk para kreator agar dapat berinteraksi langsung dengan pengikutnya. Fitur ini mempermudah konten kreator untuk semakin dekat dengan para pengikutnya dan meningkatkan popularitas mereka. Pada fitur siaran langsung, konten kreator dapat mengirimkan hadiah virtual untuk pengikutnya dan begitu juga sebaliknya, para pengikut yang menonton dapat memberikan komentar secara langsung. Saat ini, fitur siaran langsung sangat digandrungi oleh banyak orang, karena dinilai strategis dalam menjangkau audiens. Membuka Kesempatan Menjadi Konten Kreator Untuk kamu yang ingin menjadi konten kreator, SnackVideo membuka kesempatan secara lebar. Dengan fitur-fitur penyuntingan yang mudah, kamu dapat menghasilkan berbagai video kreatif untuk dibagikan kepada pengguna lain. Selain itu, dengan lebih dari jutaan jumlah pengguna yang mengakses SnackVideo, platform ini menjadi salah satu peluang bagi kamu untuk menemukan penggemar atau pengikut. Dengan menjadi konten kreator di SnackVideo, karya kamu dapat dinikmati oleh banyak orang, memperoleh penggemar, serta mendapatkan keuntungan finansial. SnackVideo Creator Rewards  Program ini merupakan apresiasi SnackVideo kepada para konten kreator dalam bentuk finansial. Untuk dapat mengikuti program ini, konten kreator harus secara konsisten mengunggah konten orisinil dengan kualitas yang baik, terstruktur, dan mengandung unsur hiburan, edukasi, serta inspirasi. Semakin konsisten kreator mengunggah konten, akan semakin banyak audiens yang menonton video kreator, sehingga kesempatan untuk mendapatkan keuntungan akan lebih banyak. Nantinya, bonus yang terkumpul pada SnackVideo Creator Rewards dapat ditarik ke beberapa e-wallet yang bekerja sama dengan SnackVideo. Program ini eksklusif diperuntukkan bagi kreator berusia minimal 18 tahun. Video yang diunggah juga harus sesuai dengan aturan komunitas dan tidak melanggar hak cipta. (***)

Survei YouGov: Transfer Uang Melalui DANA Banyak Diminati

Kepercayaan masyarakat terhadap keandalan DANA makin menguat. Dari survei yang dilakukan oleh lembaga riset dan konsultasi pasar YouGov terhadap lebih dari 4.000 responden secara nasional, DANA tercatat sebagai dompet digital yang secara konsisten membukukan pertumbuhan jumlah pengguna khususnya di bulan Maret 2021 hingga akhir kuartal kedua tahun 2021. Selain itu, hasil survei YouGov juga menunjukkan bahwa transfer uang melalui DANA banyak diminati oleh masyarakat. “Sebagai perusahaan teknologi finansial yang menjadi jembatan bagi seluruh ekosistem, DANA terus berinovasi untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat agar ekonomi digital semakin inklusif. Hasil riset ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya terhadap kemudahan, keamanan, dan kenyamanan yang dihadirkan DANA sebagai solusi terintegrasi dalam memenuhi berbagai kebutuhan transaksi,” ujar Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA, Kamis (16/9/2021). Berdasarkan survei YouGov, DANA terus menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam jumlah pengguna, bahkan di kuartal kedua 2021 mampu tumbuh mencapai 40%. Tingginya pertumbuhan di kuartal ini dipicu pertambahan jumlah pengguna di kalangan muda, yaitu usia 18-24 tahun serta di kalangan usia di atas 35 tahun. Survei menunjukkan bahwa sebanyak 30% pengguna DANA adalah usia 18-24 tahun yang menunjukkan luasnya penerimaan terhadap DANA di kalangan generasi muda (Gen Z). Hasil ini juga sejalan dengan data kinerja yang telah dirilis DANA yang memperlihatkan pertumbuhan jumlah pengguna DANA dari 50 juta di akhir 2021 menjadi 80 juta di pertengahan Agustus 2021. Survei YouGov memperlihatkan bahwa fitur dalam aplikasi DANA yang paling sering digunakan adalah fitur Kirim Uang. Fitur ini digunakan pengguna baik untuk transfer ke rekening bank maupun ke sesama pengguna. Fitur lain yang juga banyak digunakan adalah pembelian pulsa dan paket data, serta pembayaran tagihan. Hasil ini tidak lepas dari kecenderungan mayoritas responden yang memilih dompet digital untuk transaksi online dan pembelian pulsa telepon. Temuan menariknya, untuk dompet digital, DANA banyak dipilih untuk melakukan transfer uang (25% responden) setelah mobile banking (41% responden) dan transfer melalui ATM (39%). Hasil survey juga memperlihatkan terus meningkatnya persepsi terhadap DANA. Selain aman, responden memilih DANA karena dianggap well-connected (terkoneksi dengan beragam aplikasi dan diterima di mana-mana), user-friendly, dan bebas biaya administrasi. Data yang dihimpun YouGov selaras dengan data temuan DANA. Fitur Kirim Uang masih menjadi salah satu fitur teratas dalam deretan lima fitur yang paling diminati pengguna, selain pembayaran QRIS, Pulsa & Data, Online Commerce, dan Billers. Oleh karena itu, pembaruan terus dilakukan untuk memperkaya pengalaman pengguna termasuk menciptakan kolom pencarian untuk transfer yang lebih praktis pada tampilan antarmuka terbaru DANA v.2.0. Tentang DANA DANA adalah layanan dompet digital yang diselenggarakan oleh PT Espay Debit Indonesia Koe, perusahaan rintisan Indonesia yang bergerak di bidang teknologi finansial yang menyediakan infrastruktur pembayaran yang memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan pembayaran dan transaksi secara nontunai dan nonkartu. DANA dibangun dan dikembangkan di Indonesia dengan didukung oleh tenaga kreatif dan programmer Indonesia. Aplikasi DANA tersedia untuk iOS dan Android, serta terintegrasi dengan berbagai merchant dan aplikasi online ternama sebagai solusi pembayaran digital, baik secara online maupun offline. #DANASahabatUMKM merupakan inisiatif DANA untuk mendukung Digitalisasi UMKM Indonesia melalui platform DANA Bisnis. Tentang YouGov YouGov adalah perusahaan riset dan data analisis internasional, dan merupakan misi YouGov untuk membagikan aliran data yang akurat dalam membantu berbagai organisasi untuk melayani komunitas yang mereka miliki. Setiap harinya, lebih dari 15 juta anggota panelis global kami mengalirkan ribuan data terkait opini, perilaku, dan kebiasaan konsumen. Kami mengkombinasikan aliran data tersebut dengan keahlian riset kami untuk dapat membantu pengambilan keputusan intelijen bagi pelaku bisnis, organisasi politik, akademisi, ataupun berbagai organisasi lainnya secara luas. Beroperasi di UK, Amerika, Eropa, Timur Tengah, India, dan Asia Pasifik, YouGov merupakan salah satu jaringan riset terbesar di dunia. (***)

Ciptakan Ekosistem Kegiatan Belajar Supaya Siswa Belajar Aktif Secara Mandiri

Sikap mandiri adalah hal penting yang perlu dimiliki setiap orang. Seseorang yang memiliki sikap mandiri mampu berpikir secara jernih, membuat keputusan berdasarkan prinsip, dan tidak bergantung pada orang lain. Idealnya, sikap ini telah dilatih sejak masih anak-anak. Jika tidak memiliki sikap mandiri, bisa saja seorang anak harus terus bergantung pada orang tua maupun orang di sekitarnya yang memengaruhi kemampuannya beradaptasi pada lingkungan hingga ia beranjak dewasa. Melatih sikap mandiri pada anak dapat dimulai dari hal-hal kecil yang terjadi sehari-hari. Seperti mulai melatih sikap anak saat kegiatan belajar sehari-hari, khususnya di tengah situasi pandemi yang masih didominasi dengan kegiatan belajar berbasis daring. Untuk melatih anak agar bisa belajar mandiri, para guru, orang tua, ataupun para pendamping siswa harus menciptakan ekosistem kegiatan belajar yang baik dan mendukung kegiatan pembelajaran secara mandiri. Di sela-sela lokakarya yang diadakan Zenius bersama guru-guru di Provinsi Sumatera Utara, Chief of Teachers’ Initiative Zenius Amanda Witdarmono mengatakan sebagai seorang pelajar, setiap anak bisa melatih sikap mandiri ketika memiliki kesempatan untuk bereksplorasi secara luas. “Pembelajaran aktif akan terjadi ketika siswa tidak hanya menerima materi dari guru, namun juga melakukan usaha dan inisiatif siswa dalam menganalisis dan memecahkan masalah yang mereka temukan,” ujarnya, Rabu (15/9/2021). Melalui lokakarya tersebut, Amanda menjelaskan cara-cara untuk membangun ekosistem kegiatan belajar yang mendukung pembelajaran siswa secara mandiri, yaitu: ●      Pemberian tugas dengan ekspektasi detail, namun luas dari segi ide Hal ini berarti siswa diberikan sebuah tugas dengan kriteria yang jelas, terukur, dan deskriptif dari guru/tenaga pendidik. Misalnya, batas halaman tugas, tools yang perlu digunakan, ataupun syarat-syarat teknis lainnya. Sementara, guru perlu memberikan kesempatan bagi siswa untuk bereksplorasi dari segi ide. Tidak ada batasan akan materi yang dapat mereka buat, tidak ada arahan secara spesifik akan jawaban konkrit yang diharapkan. Hal ini memungkinkan siswa untuk bebas berkreasi, mencari tahu sendiri, bahkan memungkinkan siswa untuk menghadapi masalah tersebut dan membuat mereka untuk menjadi mandiri dengan memecahkan masalah tersebut dengan akal dan sumber daya yang dimilikinya. ●      Kesempatan untuk siswa bereksplorasi Perlu disadari bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah pandemi justru memperluas area belajar siswa. KBM tidak hanya terjadi di kelas ataupun lingkungan sekolah, namun bisa melebar hingga ke screen time mereka di waktu personal, saat berinteraksi dengan anggota keluarga ataupun teman-teman di lingkungan sekitar rumah, hingga saat waktu senggang mereka di rumah yang dialihkan untuk melakukan kegiatan lain yang bermanfaat. Menyadari hal tersebut, pembelajaran secara asinkronus (pembelajaran secara fleksibel dan tidak perlu dilakukan dalam waktu yang sama) menjadi metode yang patut dicoba. Guru dan tenaga pendidik dapat mengadakan KBM melalui project-based learning, yang memungkinkan siswa bergerak sesuai dengan kemampuan dan naluri kreativitasnya sendiri dalam mengerjakan tugas. Tetapi sebelum melepas siswa untuk mengerjakan tugas secara mandiri, setiap guru tetap perlu memberikan bekal utama seperti pengetahuan dasar, keterampilan, dan sikap dasar agar siswa memiliki landasan untuk mengerjakan tugas yang diberikan. ●      Melatih keterampilan dasar (fundamental skills) Keterampilan dasar (fundamental skills) merupakan sebuah kemampuan untuk menganalisa sebuah materi verbal maupun numerik, menarik dan memilah informasi, dan akhirnya menciptakan pola pikir yang terintegrasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Fundamental skills ala Zenius terdiri dari 3 bagian, yaitu verbal dan logic (kemampuan untuk menganalisa dan memahami makna dari apa yang dibaca), matematika (berpikir secara konsisten, runut, dan sistematis), dan Bahasa Inggris (kemampuan untuk memahami bahasa Inggris, terlebih di dalam konteks budaya dan pemakaiannya). Untuk mendukung pembelajaran aktif secara mandiri, setiap siswa diharapkan untuk memiliki fundamental skills yang baik. Hal ini bisa dibantu oleh guru-guru dengan melatih dan memperdalam keterampilan dasar ini dalam kegiatan belajar mengajar. Seluruh rangkaian materi tersebut disampaikan dalam lokakarya yang berlangsung melalui Zoom dan Youtube Zenius untuk Guru (ZenRu) yang diikuti oleh lebih dari 1.300 guru dari Provinsi Sumatera Utara. Melalui acara ini, diharapkan guru-guru dapat menciptakan ekosistem kegiatan belajar yang memungkinkan siswa berproses dan melakukan eksplorasi secara aktif. “Melatih kemampuan dasar para siswa dapat dijadikan bagian dari pembelajaran agar siswa menguasai pengetahuan, dan tidak hanya mengejar nilai di sekolah,” tutup Amanda. Ke depannya, ZenRu akan terus menghadirkan lokakarya yang membahas seputar pengembangan kompetensi guru-guru di berbagai tingkat pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. (***)

Ribuan Warga Positif Covid-19 Masih Tetap Ngemal, Perhatikan 5 Hal Ini

Aplikasi PeduliLindungi mendeteksi masih banyak masyarakat positif Covid-19 berkeliaran di tempat-tempat umum, bahkan mencoba masuk mal. Kondisi itu menunjukkan fakta bahwa risiko terpapar Corona masih tetap tinggi. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengungkapkan, pusat belanja termasuk mal sudah memberlakukan dua lapis protokol kesehatan. Terbukti, ribuan pengunjung positif Covid-19 ditolak masuk ke mal, sehingga menandakan bahwa pusat belanja semakin aman. Meski demikian, bukan berarti kita bebas risiko terpapar Covid-19. Sebab, meski ditolak masuk mal, mereka masih dapat berkeliaran di tempat-tempat umum lainnya yang membahayakan keselamatan orang lain di sekitarnya. Karena itu, meskipun pusat perbelanjaan telah menerapkan scanning masyarakat lewat aplikasi PeduliLindungi yang menerima notifikasi warna hitam saat memindai kode QR di pintu masuk mal, kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) ekstra ketat. Perencana keuangan sekaligus Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar CFP®, AEPP® juga mengungkapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat jika terpaksa harus pergi ke pusat perbelanjaan. Beri Perlindungan Terbaik dengan Asuransi Kesehatan Penyakit bisa datang kapan saja dan kadang tanpa diduga, terlebih di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini. Memiliki asuransi kesehatan akan sangat meringankan biaya pengobatan dan perawatan. Sehingga, secara tidak langsung dapat turut memelihara kesehatan serta melindungi finansial dan keluarga. Asuransi kesehatan bisa menjamin biaya rawat inap, pengobatan penyakit kritis, operasi, dan penanganan kecelakaan yang tidak terduga. Bahkan, sebagian asuransi kesehatan juga menjamin biaya pemeriksaan kehamilan dan persalinan, serta imunisasi untuk bayi dan anak-anak sesuai dengan polis yang dimiliki. Namun, jika Anda belum memiliki asuransi dan hanya punya bujet terbatas untuk membayar jaminan kesehatan, bisa membeli asuransi rawat inap terlebih dahulu. Bisa Memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk Berobat Jalan Biaya kesehatan berpotensi menguras simpanan masyarakat yang tidak memiliki asuransi. Selain itu, saat masyarakat memiliki tabungan, terdapat risiko inflasi biaya kesehatan yang membebani di masa depan. Karena itu, penting untuk kita memiliki asuransi kesehatan. Namun, jika memang premi asuransi kesehatan terlalu mahal, setidaknya Anda bisa memiliki BPJS Kesehatan terlebih dulu. Dengan BPJS Kesehatan, Anda bisa memanfaatkannya ketika harus menjalani proses rawat jalan. Jangan Sampai Tergoda Memakai Dana Darurat Pusat perbelanjaan selama masa Pandemi Covid-19 ini banyak yang menawarkan program belanja hemat hingga promo-promo menarik yang bisa menggoda iman. Jangan sampai tergoda jika memang tidak benar-benar membutuhkan produk yang ditawarkan. Apalagi, jika sampai menggunakan dana darurat yang sudah jauh-jauh hari disiapkan. Seperti kita ketahui, dana darurat bukan hanya untuk membayar segala bentuk kebutuhan yang bersifat mendadak saja, melainkan sebagai dana menyambung hidup jika penghasilan kita hilang atau berkurang. Jika Anda berstatus memiliki tanggungan, siapkan enam kali pengeluaran bulanan. Sementara itu, bagi Anda yang masih single, bisa menyiapkan 3 kali pengeluaran atau lebih. Lindungi Diri dan Keluargamu Jika Hal Tak Terduga Terjadi Layaknya asuransi kesehatan yang harus dimiliki setiap keluarga, asuransi jiwa pun memiliki peranan penting dalam hidup Anda. Asuransi jiwa berguna untuk investasi masa depan, terutama bagi keluarga dan anak-anak. Terutama bagi pencari nafkah utama dan sudah memiliki tanggungan, penting bagi kita memiliki asuransi jiwa. Sebab, risiko hilangnya penghasilan bila pencari nafkah kehilangan kemampuan bekerja, baik karena kehilangan fungsi anggota tubuh atau meninggal dunia, cukup tinggi. Uang pertanggungan yang akan keluar dari polis asuransi jiwa akan menjadi bekal bagi keluarga yang ditinggalkan. Dengan asuransi jiwa,  Anda memiliki kepastian memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga saat Anda telah tiada. Lebih Baik Belanja Online Daripada berisiko terpapar Covid-19 hanya untuk belanja keperluan sehari-hari dengan keluar rumah, lebih baik memanfaatkan belanja online atau daring. Tidak hanya membeli fashion atau kebutuhan pribadi, belanja secara online menjadi solusi dan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat untuk tetap berada di rumah demi menekan penyebaran virus corona. Itulah hal-hal yang wajib diperhatikan untuk meminimalisir terpapar Covid-19 karena masih banyaknya masyarakat positif corona berkeliaran di tempat-tempat umum. Selain itu, tetap lakukan tindakan pencegahan agar tidak tertular virus corona di tengah pandemi ini dengan rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang lain, memakai masker, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi. (***)

Modalku dan BukuWarung Jalin Kerja Sama

Modalku, platform pendanaan digital yang menghubungkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan pendana individu dan institusi, dan BukuWarung, penyedia ekosistem finansial digital untuk  UMKM Indonesia, telah memulai kerja sama yang bertujuan menyediakan akses pembiayaan bagi 6,5 juta  UMKM pengguna BukuWarung. Kolaborasi ini menjadi langkah solutif menawarkan akses pembiayaan pengadaan barang dan jasa serta membantu perputaran arus kas usaha yang positif. UMKM segmen mikro merupakan salah satu segmen yang sulit mendapatkan akses ke pembiayaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Modalku bertajuk “Dampak Ekonomi dan Sosial Pembiayaan UMKM Menggunakan Fintech P2P Lending” pada 350 pelaku UMKM peminjam Modalku, menunjukkan bahwa 50% usaha mikro mengalami hambatan ketika mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan konvensional karena tidak memiliki laporan keuangan yang tersusun rapi. Co-Founder & COO Modalku, Iwan Kurniawan mengatakan Modalku senantiasa mengajak para pelaku UMKM untuk #BangkitBersinar dalam kondisi saat ini dengan solusi pembiayaan secara online. “Kami juga melihat adanya kesamaan visi dengan solusi yang dihadirkan oleh BukuWarung, dimana kami ingin mendukung bisnis UMKM untuk terus berkembang, salah satunya dengan memiliki arus kas yang lancar serta didukung pencatatan keuangan yang baik. Harapan kami, kolaborasi ini dapat menjadi salah satu solusi dari tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM serta bermanfaat untuk kemajuan bisnisnya,” katanya. Memperkuat itu, Presiden dan Co-Founder BukuWarung, Chinmay Chauhan menyampaikan kerja sama dengan Modalku ini sejalan dengan rencana kami untuk memperluas layanan keuangan BukuWarung bagi para UMKM pengguna. “Selain melalui fitur pencatatan keuangan digital yang menjadi keandalan BukuWarung, kemudahan akses terhadap pembiayaan digital akan membantu 6,5 juta pengguna kami untuk mengembangkan usahanya sehingga mereka mampu mencapai kesejahteraan finansial yang lebih baik. Lebih dari itu, kolaborasi BukuWarung dan Modalku juga menjadi wujud upaya bersama untuk memajukan ekonomi digital Indonesia lewat pemberdayaan UMKM,” katanya. Layanan pembiayaan digital bersama Modalku ini melengkapi fitur pembayaran yang telah BukuWarung sediakan sejak September 2020 lalu bermitra dengan bank-bank besar Indonesia dan penyedia dompet digital lainnya. Sebelumnya, BukuWarung mengawali layanan aplikasinya pada 2019 dengan menghadirkan pencatatan keuangan digital yang gampang diakses dan digunakan oleh para pelaku UMKM. Terus menguatkan inovasi teknologinya, BukuWarung berkomitmen membantu para pelaku UMKM Indonesia dalam mengelola dan mengembangkan bisnis mereka secara efisien; mulai pembukuan digital, etalase online hingga pembayaran. Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan pinjaman tanpa agunan hingga Rp 100 juta dengan durasi pinjaman (tenor) hingga 30 hari. Dana bisa digunakan sebagai modal usaha untuk memenuhi berbagai kebutuhan bisnis, seperti menambah stok barang, membeli perlengkapan usaha, menyewa lokasi usaha, ataupun biaya marketing. Pengusaha yang memiliki bisnis dan telah berjalan selama lebih dari 6 bulan bisa menggunakan fasilitas ini. Saat ini tercatat 6,5 juta pelaku UMKM yang tergabung dalam ekosistem BukuWarung dan berpotensi untuk memajukan bisnisnya. Para pelaku UMKM ini tersebar di berbagai kota, kabupaten hingga kecamatan di seluruh Indonesia. Melalui kolaborasi ini dan akses digital yang semakin mudah dan cepat, Modalku bisa memperluas jangkauan pasarnya dan mendukung kelancaran perputaran arus kas di bisnis tersebut Modalku menyediakan layanan pendanaan digital, dimana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pendana platform (individu atau institusi yang mencari alternatif investasi) melalui pasar digital. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura, Malaysia, dan Thailand dengan nama Funding Societies. Sampai saat ini, Grup Modalku telah berhasil mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 25,6 Triliun kepada lebih dari 4,7 juta transaksi pinjaman UMKM. (***)