Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Mercu Buana Kenalkan Ergonomi Sejak Dini melalui Industrial Care “Tubuhku Sahabatku”

Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Mercu Buana Kenalkan Ergonomi Sejak Dini melalui Industrial Care “Tubuhku Sahabatku”

Penulis: Euis Nina Saparina Yuliani

Jakarta — Kepedulian terhadap kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari dapat dibangun sejak usia dini. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Mercu Buana melalui salah satu kegiatan bagi mahasiswa baru, yaitu Industrial Care (INCARE).

Pada tahun 2026, kegiatan INCARE dilaksanakan oleh Kelompok 3 Angkatan 2025 di Yayasan Amal Mulia pada Kamis, 9 Juli 2026. Mengangkat tema “Tubuhku Sahabatku”, kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak usia 11–16 tahun untuk mengenalkan cara kerja tubuh, perbedaan karakteristik tubuh setiap individu, serta pentingnya menyesuaikan aktivitas dengan kondisi tubuh masing-masing.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Ir. Euis Nina Saparina Yuliani, dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Mercu Buana, sebagai narasumber. Dengan kepakaran di bidang Ergonomi Fisiologi Kerja, materi yang disampaikan diarahkan agar peserta dapat memahami tubuh manusia secara sederhana dan menghubungkannya dengan berbagai aktivitas yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Tema “Tubuhku Sahabatku” dipilih untuk membangun pemahaman bahwa tubuh merupakan bagian penting yang perlu dikenali, dipahami, dan dijaga. Anak-anak memiliki beragam aktivitas sehari-hari, seperti belajar, membawa tas, bermain, maupun melakukan aktivitas fisik lainnya. Pada usia pertumbuhan, pemahaman mengenai kondisi tubuh menjadi penting karena setiap individu memiliki ukuran, bentuk, dan karakteristik tubuh yang berbeda.

Dalam kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada konsep fisiologi dan anatomi manusia, antropometri, dan ergonomi dengan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan usia mereka. Peserta diajak memahami bagaimana tubuh bekerja saat melakukan aktivitas serta bagaimana perbedaan karakteristik tubuh dapat memengaruhi kenyamanan seseorang ketika melakukan suatu kegiatan.

Konsep antropometri diperkenalkan untuk memberikan pemahaman bahwa setiap orang memiliki ukuran dan dimensi tubuh yang berbeda. Sementara itu, prinsip ergonomi dikenalkan melalui contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan anak, seperti posisi duduk, cara membawa tas, serta posisi tubuh ketika melakukan berbagai aktivitas.

Peserta juga diajak memahami bahwa kebiasaan melakukan aktivitas dengan postur yang kurang tepat atau membawa beban yang terlalu berat secara terus-menerus dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh. Oleh karena itu, anak-anak didorong untuk mulai mengenali kondisi tubuhnya dan menyesuaikan aktivitas sesuai dengan kemampuan serta karakteristik masing-masing.

Agar kegiatan berlangsung menarik dan tidak bersifat satu arah, penyampaian materi dilengkapi dengan simulasi sederhana dan permainan interaktif. Melalui metode tersebut, peserta dapat belajar sambil melakukan praktik sehingga konsep mengenai tubuh dan ergonomi menjadi lebih mudah dipahami dan dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari.

Kegiatan Industrial Care ini tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran dan pengembangan pengalaman mahasiswa baru Teknik Industri Universitas Mercu Buana, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan Teknik Industri di luar lingkungan akademik, sementara peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya mengenali dan menjaga tubuh dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Melalui Industrial Care (INCARE) “Tubuhku Sahabatku”, HMTI Universitas Mercu Buana berupaya menanamkan kesadaran bahwa penerapan ergonomi tidak hanya berkaitan dengan lingkungan kerja atau industri. Prinsip ergonomi juga dapat diterapkan sejak usia sekolah dalam berbagai aktivitas sederhana, sehingga anak-anak dapat membangun kebiasaan beraktivitas yang lebih nyaman dan sesuai dengan kondisi tubuhnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi peserta sekaligus memperkuat peran mahasiswa Teknik Industri dalam memberikan edukasi dan kontribusi kepada masyarakat. Dengan mengenali tubuh sebagai “sahabat”, anak-anak diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga, menghargai, dan menggunakan tubuh secara tepat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bagikan Artikel Ini