Serang, 17 April 2026 – Upaya meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel terus dilakukan oleh kalangan akademisi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan pendampingan perancangan prosedur audit sederhana pada UMKM Opak Ketan Mamah Oci yang dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas pengelolaan usahanya.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dalam memahami pentingnya sistem pengendalian internal, khususnya dalam pengelolaan kas kecil yang rentan terhadap kesalahan maupun kecurangan (fraud). Dalam praktiknya, banyak pelaku usaha skala kecil masih mengelola keuangan secara sederhana tanpa prosedur yang jelas, sehingga berisiko menimbulkan kebocoran keuangan.
Tim pengabdian memberikan pendampingan secara langsung kepada pemilik dan pengelola UMKM Opak Ketan Mamah Oci, mulai dari identifikasi permasalahan hingga penyusunan prosedur audit sederhana yang mudah diterapkan. Prosedur tersebut meliputi pencatatan kas masuk dan keluar secara rutin, pemisahan fungsi pengelolaan keuangan, serta pembuatan bukti transaksi yang terdokumentasi dengan baik.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kas kecil sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Dengan adanya sistem audit sederhana ini, diharapkan pelaku usaha dapat lebih disiplin dalam mengelola keuangan serta meningkatkan kepercayaan terhadap bisnis yang dijalankan.
Pemilik UMKM Opak Ketan Mamah Oci menyambut baik kegiatan ini dan mengaku mendapatkan banyak wawasan baru terkait pengelolaan keuangan yang lebih rapi dan terstruktur. Ia berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan agar usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang berharap UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah persaingan, tetapi juga berkembang dengan sistem manajemen yang lebih profesional, transparan, dan minim risiko kecurangan.