Menjaga dan merawat bumi sudah menjadi kewajiban setiap individu demi keberlangsungan makhluk hidup. Terkesan menjadi tanggung jawab yang besar, namun kita dapat berpartisipasi untuk menjaga dan merawat bumi dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan memilah sampah. Berkaitan dengan hal tersebut dan dalam rangka memperingati Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Clean Up Day (WCD), AXA Mandiri dan AXA melalui kegiatan AXA Week for Good, suatu kegiatan CSR tahunan yang melibatkan karyawan dan berkolaborasi dengan lembaga non-profit, Let’s Do It! World (LDIW) mengadakan program selama sepekan untuk membangun kesadaran terhadap pemilahan sampah, manfaat dan cara melakukannya secara mandiri. Program ini akan dimulai dari 21 September hingga 25 September 2021. Program ini melibatkan sekitar 1.200 karyawan dan seluruh jajaran manajemen entitas AXA di Indonesia yang akan turut serta berpartisipasi dalam program edukasi tentang mengelola dan memilah sampah serta webinar mengenai Environmental, Social dan Governance (ESG). Program edukasi ini dilakukan melalui webinar yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya memilah sampah serta manfaatnya, dan pada akhirnya menularkan kebiasaan baik yang dapat diterapkan dalam keseharian mereka. Tidak hanya itu, dalam program ini, karyawan juga diajak untuk berdonasi pakaian bekas, barang elektronik dan perabot yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang. Donasi barang yang sudah tak terpakai ini lalu akan disetarakan dengan jumlah penanaman bibit mangrove yang akan dilakukan di bulan Oktober di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Dalam kegiatan ini, AXA Mandiri dan AXA bekerja sama dengan lembaga non-profit LindungiHutan, guna memberikan dukungan terhadap pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah pantai utara Jakarta. “Sebagai perusahaan asuransi, AXA selalu memiliki tujuan utama yaitu memberikan perlindungan secara jangka panjang. Artinya, kami memiliki tanggung jawab untuk membangun masyarakat yang lebih kuat termasuk dalam menjaga bumi tempat di mana mereka dan kita berpijak. Inisiatif AXA Week for Good, sebelumnya bernama AXA CR Week, yang saat ini memasuki usia 30 tahun, adalah inisiatif global tahunan yang kami luncurkan untuk mengajak entitas AXA di seluruh dunia termasuk Indonesia, agar dapat bersatu untuk melakukan hal baik yang dapat menginspirasi lingkungan sekitar. Meskipun tahun ini masih dilakukan dalam kondisi penuh keterbatasan akibat pandemi COVID-19, namun tidak mengurangi semangat kami untuk berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan demi Indonesia yang lebih hijau,” ujar Julien Steimer, Country CEO AXA Indonesia, Komisaris AXA Mandiri Financial Services, sekaligus Presiden Komisaris Mandiri AXA General Insurance, Rabu (22/9/2021). Pada kesempatan yang sama Agustina Iskandar, Coordinator of Asia, Let’s Do It! World menjelaskan pihaknya mengapresiasi inisiatif AXA Mandiri dan AXA dalam mendukung misi untuk mendorong semangat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah dan mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak digunakan. “Barang-barang yang terkumpul berupa pakaian bekas, peralatan elektronik bekas dan perabot bekas akan disalurkan kepada WCD yang kemudian akan dijual. Hasil penjualan tersebut akan didonasikan untuk mendukung kegiatan lingkungan lainnya,” ujarnya. Selama tiga dekade terakhir, AXA Group telah melakukan upaya yang signifikan untuk mengintegrasikan tanggung jawab perusahaan ke dalam bisnis. Pendekatan perusahaan telah berkembang dari komitmen secara keseluruhan menjadi serangkaian prioritas strategis yang terfokus, di mana prinsip tanggung jawab perusahaan yang relevan semakin tertanam dalam cara seluruh entitas AXA Group bekerja. (***)
Karawang New Industry City (KNIC) menyambut pembangunan PT HKML Battery Indonesia, pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle / EV) pertama di Asia Tenggara, yang merupakan konsorsium LG Energy Solution, Hyundai Mobis, Hyundai Motor Company, dan KIA Corporation. Pabrik ini akan dibangun di atas lahan seluas 319.000 meter persegi di dalam kawasan KNIC dengan target kapasitas produksi hingga 10 GWh baterai pada pembangunan tahap pertamanya. KNIC selaku penyedia lahan juga menyediakan fasilitas one-stop-solution bagi para tenant, tidak terkecuali PT HKML Battery Indonesia untuk mendukung pertumbuhan para pelaku industri. Pembangunan ini akan menjadi pabrik baterai EV pertama di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Pada acara peletakan batu pertama di KNIC, Rabu (15/9/2021), Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa total nilai investasi LG Energy Solution untuk industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi mencapai USD 9,8 miliar atau setara dengan Rp142 triliun, yang mana USD1,1 miliar akan digunakan untuk pengembangan pabrik baterai EV di KNIC. Kemitraan ini juga akan melibatkan konsorsium baterai BUMN PT Industri Baterai Indonesia (IBC) di dalam seluruh rantai pasoknya, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sesuai amanat UU Cipta Kerja. Selain memberikan kesempatan kerja, kehadiran pabrik ini juga diharapkan akan memprioritaskan sumber daya manusia setempat. Sebagai penyedia lahan pembangunan pabrik ini, KNIC bertanggung jawab untuk menyediakan area hijau serta solusi dan layanan inovatif untuk mengoptimalkan produktivitas serta berdaya saing. Salah satu fitur yang disediakan oleh KNIC adalah fasilitas pengelolaan limbah dan air bersih dengan total kapasitas 21.500 m3 per hari untuk limbah dan 12.000 m3 per hari untuk pengolahan air bersih, kolam retensi, dan sistem drainase untuk menampung curah hujan yang tinggi. KNIC memastikan bahwa dukungan yang diberikan sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan ekonomi berkelanjutan, atau “ekonomi hijau”. “Kami mengapresiasi investasi LG Energy Solution di KNIC untuk membangun pabrik baterai kendaraan listrik pertama mereka di Asia Tenggara. Kehadiran PT HKML Battery Indonesia akan memperkuat portofolio KNIC sebagai kawasan industri mobil, melihat saat ini mayoritas tenant kami masih berasal dari industri bahan bangunan, produk sehari-hari, dan makanan. Dengan lingkungan inovatif KNIC yang berfokus pada pengembangan industri, kami berharap PT HKML Battery Indonesia dapat mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis yang optimal,” ujar perwakilan KNIC, Rabu (22/9/2021). Pada kesempatan yang sama, Presiden RI, Joko Widodo juga mengatakan bahwa pembangunan pabrik baterai EV merupakan komitmen pemerintah untuk mewujudkan hilirisasi industri dan menjadi negara industri yang tangguh untuk memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Indonesia akan menjadi produsen utama barang jadi berbasis nikel, seperti baterai lithium, baterai listrik, dan baterai kendaraan listrik. Pemerintah berkomitmen penuh mendukung pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik dengan melakukan reformasi struktural untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha dan investor. Dengan hadirnya pabrik baterai kendaraan listrik ini, KNIC selanjutnya menargetkan industri rantai pasok (supply chain) baterai dan kini tengah mengembangkan 195 hektar lahan untuk menyambut lebih banyak pelaku industri ke kawasannya. “KNIC berlokasi strategis dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penyewa dari berbagai industri, termasuk industri baterai kendaraan listrik. KNIC telah menyiapkan kawasan industri yang luas untuk membantu perusahaan mencapai efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis secara optimal. KNIC memiliki pengalaman manajemen kota industri terbaik di dunia, lengkap dengan infrastruktur kelas atas, konektivitas digital, fasilitas premium, dan kehidupan berkelanjutan (sustainable living),” tutup perwakilan dari KNIC. Tentang Karawang New Industry City Karawang New Industry City (KNIC) berlokasi di timur Jakarta tepatnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kawasan ini berbatasan langsung dengan wilayah metropolitan Jakarta, kluster perkotaan terbesar di Asia Tenggara dan berada di jantung koridor industri Jakarta – Bandung – Surabaya dan dikelilingi oleh pusat industri lain di sekitarnya. KNIC memposisikan dirinya sebagai pusat produksi dan pusat inovasi teknologi terdepan di Indonesia. Tahap pertama proyek ini mencakup area seluas 205 hektar dan dilengkapi dengan fasilitas seperti kawasan pabrik, pusat logistik, pusat layanan industri terpadu, serta saluran air, pembuangan limbah, distribusi listrik, jalan, dan kawasan hijau. KNIC menghidupkan konsep kawasan industri yang wajib memiliki rantai yang komprehensif. Kawasan ini secara khusus didesain untuk industri pangan, otomotif, consumer electronic, dan bahan bangunan. KNIC juga menyediakan ruang inovatif untuk usaha kecil menengah (UKM). (***)
Indonesia termasuk dalam klasifikasi sebagai negara yang mengalami middle income trap, demikian disampaikan Dr. Iin Mayasari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina dalam webinar “Transformasi Ekonomi Indonesia: Menyiasati Jebakan Middle Income Trap.” yang dipandu Direktur Paramadina Graduate School of Business, Dr. Adman Nursal. Middle income trap, sebuah istilah yang mengacu pada keadaan ketika sebuah negara berhasil mencapai ke tingkat pendapatan menengah, tetapi tidak dapat keluar dari tingkatan tersebut untuk menjadi negara maju. Negara berpenghasilan menengah (MIC) tidak hanya mengalami kesulitan untuk bersaing dengan low-wage countries, tetapi juga kesulitan untuk bersaing dengan high-technology countries. “Negara yang terjebak dalam middle income trap disebabkan oleh sejumlah faktor yaitu kurangnya perlindungan sosial, rendahnya infrastruktur, kurangnya kemandirian pangan, birokrasi, kurangnya profesionalisme, dan kurangnya supremasi hukum.” kata Iin, Selasa (21/9/2021). Pada pertengahan 2020, Indonesia berada pada upper middle income country. Pada Juli 2021, Indonesia kembali ke lower middle income country. “Hal ini ditunjukkan dengan adanya GNI Indonesia di tahun 2020 turun menjadi 3870 dollar yang sebelumnya 4050 dollar. Indikator hal tersebut adalah perubahan indikator dari kelas menengah atas, pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan pertumbuhan populasi,” ujar Iin. Prof. Didik J. Rachbini, Rektor Universitas Paramadian menyatakan bahwa dikarenakan krisis Indonesia turun lagi menjadi negara berpendapat menengah bawah karena pendapatan per kapita turun di bawah batas 4045 dollar AS. “World Bank mengklasifikasikan negara berpendapatan menengah bawah atau Lower middle income (pendapatan menengah ke bawah), antara USD 1.036 hingga 4.045. Sementara itu, kelompok negara berpendapatan menengah atas atau Upper middle income (pendapatan menengah ke atas), antara USD 4.046 hingga 12.535,” katanya. Negara yang tidak bisa menerobos menjadi negara maju berpendapatan tinggi dan terus terjebak sangat lama dalam pendapatan di bawah 12 ribu dollar AS per kapita akan mengalami banyak masalah ekonomi dan sosial politik. “Tingkat kemiskinan masih tinggi diikuti oleh kesenjangan yang lebar. Ini memicu masalah sosial dan stabilitas politik yang rapuh,” kata Didik. Indonesia sebagai negara dengan klasifikasi pendapatan middle income mengalami middle income trap. “Karena itu, tidak ada jalan lain bagi Indonesia kecuali dari jebakan negara berpendapatan menengah dengan menjalankan outward looking strategy, strategi daya saing, dan orientasi ekspor,” kata Didik. Menurut Didik, kebijakan ini pernah dijalankan oleh Indonesia pada tahun 1980-an dan 1990-an dan menghasilkan tingkat pertumbuhan 7 persen rata-rata per tahun. Tetapi sayang itu tidak berlanjut sekarang karena tingkat pertumbuhan stagnan di tingkat 5 persen atau di bawahnya. Kekuatan ekonomi, lanjut Didik diukur dengan seberapa jauh Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. “Karena itu, kemampuan ekspor harus kuat dengan produk-produk industri bernilai tambah tinggi – bukan ekspor bahan mentah seeperti sekarang, industrialisasi dan hilirisasi perlu dikuatkan,” katanya. Menyinggung strategi promosi ekspor Didik memandang perlunya menghapus kendala melalui penyesuaian struktur untuk produksi yang efisien dan mampu bersaing di pasar internasional. “Birokrasi harus efisien dan mendukung dunia usaha untuk masuk ke pasar internasional.” katanya. Terkait dengan strategi promosi ekspor tersebut ia mengurai sejumlah dampak yang diharapkan “Memperkuat posisi eksternal, memacu ekspor mencari peluang pasar, memperkuat dan memperluas ekspor komoditas tradisional, meningkatkan penerimaan produsen dan eksportir, menguatkan kepastian usaha karena pasar tidak terbatas, penyerapan tenaga kerja, proses substitusi barang manufaktur,” pungkasnya. (***)
PT Elnusa Petrofin (EPN) mendapat penghargaan sebagai Anak Usaha BUMN terpopuler di Media Digital dalam ajang bergengsi Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 yang diadakan pada Jumat, 17 September 2021. Mengangkat tema “Inovasi Komunikasi di Masa Pandemi”, Kegiatan ini digelar secara virtual melalui Youtube LIVE karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. Penghargaan sebagai salah satu Anak Usaha BUMN terpopuler di Media Digital ini merupakan hasil penjurian yang dilakukan oleh PR Indonesia Group bekerja sama dengan Kazee Digital Indonesia. Dimana dua institusi ini melakukan monitoring pemberitaan terhadap ratusan kementerian/lembaga/pemerintah daerah/BUMN/BUMD di 7.015 media on-line lokal, 962 media on-line nasional, dan 2.338 media on-line internasional, serta media sosial. Monitoring ini dilakukan sejak 1 Januari – 30 Juni 2021. Selain menggunakan metode kuantitatif secara real-time, penilaian dilakukan secara kualitatif. Selain PT Elnusa Petrofin, beberapa anak Perusahaan BUMN lainnya juga turut mendapatkan penghargaan ini seperti PT Pertamina EP, PT Pertamina Bina Medika, Indonesia Power, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kaltim, dan Telkomsel. Elnusa Petrofin telah memperoleh penghargaan ini selama dua tahun berturut-turut dalam ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI). Dimana ajang ini sebagai barometer pencapaian tertinggi kinerja Departemen/Biro/Bagian Humas/Dinas dari berbagai lembaga dan perusahaan diseluruh Indonesia. Putiarsa Bagus Wibowo selaku Head of Corporate Communication Elnusa Petrofin mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu bagian dari penerapan Good Corporate Governance (GCG). Dimana kami selaku tim yang mengelola informasi perusahaan, senantiasa memberikan update mengenai perusahaan kepada stakeholders. “Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi ini dan tentunya penghargaan ini menjadi energi baru bagi tim Corporate Communiation untuk terus memberikan value baik langsung maupun tidak langsung dalam mendukung terciptanya environment positif yang mendukung operasional dan bisnis perusahaan,” ujar Putiarsa, Senin (20/9/2021). Selain itu, Haris Syahrudin selaku Direktur Utama PT Elnusa Petrofin mengucapkan syukur dan terima kasih atas penghargaan Anugerah HUMAS INDONESIA 2021 yang telah diraih oleh PT Elnusa Petrofin. Haris mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi salah satu pembuktian dalam keterbukaan infomasi. Dimana seluruh aktivitas perusahaan patut untuk dipublish dengan cara yang komunikatif dan inovatif. Sesuai dengan tema yang diangkat oleh Anugerah Humas Indonesia tahun ini. Selain itu, Haris Syahrudin juga merasa bahwa Elnusa Petrofin masih cukup dominan menghiasai pemberitaan positif di media digital sebagai perusahaan jasa hilir migas terpercaya di Indonesia. Sementara itu Asmono Wikan CEO & Founder PR Indonesia Group , sekaligus Sekretaris Jendral Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat yang mengadakan Anugerah HUMAS INDONESIA 2021 mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang dalam aja tahun ini termasuk PT Elnusa Petrofin. Bagi Asmono Wikan, Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang memahami cara berkomunikasi yang baik. “Juga mengedepankan excellent dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik sebagaimana amanat UU Keterbukaan Informasi Publik, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban, hingga excellent merancang berbagai program komunikasi publik yang kreatif dan inovatif,” tutupnya. Tentang PT Elnusa Petrofin (EPN) Elnusa Petrofin (“EPN”) didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Juli tahun 1996. EPN adalah anak perusahaan dari PT. Elnusa Tbk, dimana PT. Elnusa Tbk sendiri merupakan Anak Perusahaan PT. Pertamina Hulu Energi sebagai Sub Holding Upstream PT Pertamina (Persero). PT Elnusa Petrofin bergerak di bidang jasa logistik dan distribusi BBM , terutama Jasa Transportasi BBM, Energy Storage Management (Fuel, Gass, Aviation), Industry and Marine Fuel, Lubricant dan Chemical Integrated Service. Elnusa Petrofin merupakan salah satu ujung tombak Pertamina untuk menyalurkan BBM PSO (public service obligation) dan BBM Satu Harga ke seluruh penjuru Nusantara. (***)
Bagi sebagian orang, membeli baju baru merupakan hal biasa, bahkan mungkin menjadi sebuah rutinitas bulanan. Akan tetapi bagi sebagian yang lain, membeli baju baru tidaklah mudah seperti anak yatim piatu, Santri Dhuafa, dan anak jalanan. Hal ini membuat PT Duta Danadyaksa Teknologi (DD Tekno) yang berkolaborasi dengan El Zatta melahirkan produk fashion muslim society yang bernama Elzuhra’,bersamaan dengan launching perdana El Zuhra ini sekaligus menyalurkan santunan kepada anak yatim-piatu di 3 pondok pesantren secara simbolis pada program fundraising 1000 pakaian baru untuk Anak yatim piatu di Pondok Pesantren Nurul Falah Haramain yang beralamat Kampung Cinangka, Anyer Cilegon Banten pada Sabtu (18/9/2021). “Kita mencanangkan baju baru outfit of the day kekinian dengan pemberdayaan ekonomi keumatan yang berprinsip syariah untuk disalurkan kepada anak yatim, ini merupakan hal yang baru. Seperti perintah Allah kita harus memuliakan anak yatim, salah satunya dengan memberikan kebutuhan sandang yaitu baju baru yang ootd (outfit of the day) trend masa kini, Semoga ini bisa menjadi suatu gerakan Nasional kedepannya,” jelas Iskandar Syamsi selaku CEO DD Tekno. Donasi baju yang diberikan oleh DD Tekno merupakan ikhtiar menjawab tantangan yang terjadi dengan mencoba menghadirkan sebuah solusi dari kenaikan jumlah anak yatim piatu di saat pandemi ini . Dompet Dhuafa melalui DD Tekno mencoba Memuliakan Yatim piatu dengan memberikan pakaian yang modis kekinian dari El Zuhra, dalam memberikan kepercayaan diri mereka di masyarakat bahwa kami tetap memikirkan dan berkepedulian saat kondisi Social ekonomi berdampak pandemi covid saat ini . “Kita berharap juga El Zuhra ini mampu eksis dikalangan anak muda dan komunitas muslim di Indonesia maupun dunia. Kedepannya kita akan menyiapkan untuk ekspor dan mengajak Memuliakan Yatim piatu dengan memberikan outfit of the day yang fashionable untuk shopping sekaligus donasi anak yatim-piatu segera ke store produk El Zuhra itu dapat dilihat pada e-commerce di aplikasi masjed.id,” sambung Iskandar. Bersama dengan kegiatan tersebut, berlangsung juga pelantikan Pengurus IPSI Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang. Tidak hanya itu, para yatim juga mendapatkan santunan dari Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa guna mendorong pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti sekolah dan lain-lain. “Pelantikan kali ini lain dari pada yang lain, selain difasilitasi oleh Pondok Pesantren Nurul Falah pelantikan kali ini juga diselenggarakan santunan kepada anak yatim piatu berupa pakaian dan barang lainnya dari DD Tekno. Terimakasih atas perhatian kepada yatim terutama di Kabupaten Serang, kita ketahui di Kabupaten Serang merupakan mayoritas masyarakat ekonomi menengah kebawah. Semoga kedepannya bisa lebih banyak lagi masyarakat yang terbantu dari program ini,” ujar H. Yana Suryana selaku Ketua IPSI Kabupaten Serang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Muliakan Yatim dari Dompet Dhuafa. Berbasis Pondok Pesantren, yatim yang menjadi penerima manfaat mendapat dukungan baik moril maupun materiil agar mampu meningkatkan taraf hidup dimasa depan. Secara tidak langsung, dengan Memuliakan Yatim piatu juga mendukung kemajuan pemberdayaan ekonomi keumatan dan kerakyatan bangsa Indonesia melalui generasi masa depan. “Muliakan Yatim merupakan suatu program yang dilakukan untuk memberikan perhatian dan juga merupakan transparansi akuntabilitas distribusi amanah yang diberikan kepada Dompet Dhuafa khususnya untuk anak yatim piatu, Dihadiri oleh berbagai element masyarakat, organisasi, tokoh masyarakat dan ulama, bersama kita satukan dengan berbasis pondok pesantren,” ucap Ust. Ahmad Sonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa. Mewakili masyarakat Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Deni Firdaus selaku Camat berterimakasih kepada Dompet Dhuafa dengan adanya kegiatan ini. Deni berharap Dompet Dhuafa lebih luas lagi dalam menjangkau masyarakat membutuhkan terutama yatim piatu. “Kami sangat mengapresiasi kepada Dompet Dhuafa yang sudah peduli dengan warga kami yang membutuhkan. Harapan Dompet Dhuafa bisa terus eksis membantu masyarakat khususnya yatim piatu, tentunya kami juga turut senang dengan kegiatan ini,” ucap Deni. Dompet Dhuafa Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 28 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR. (***)
Sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) menggandeng Kampus Bisnis Umar Usman untuk memberdayakan para UMKM melalui program “Damping UMKM”. Sukses memberikan pendampingan bisnis kepada lebih dari 1000 UMKM di Indonesia, hari ini, Kamis (15/9/2021), dilaksanakan acara graduation Program Damping secara virtual. Acara bertajuk “Inovasi Bisnis di Masa Krisis” yang diisi oleh Coach Luthfi Mas’ud yang juga salah satu coach yang aktif memberikan pendapingan secara intensif. Pada program ini, peserta yang lolos pendaftaran akan diberikan materi tentang kewirausahaan dan pelatihan teknis dalam berbisnis, serta kesempatan mendapatkan coaching eksklusif tambahan selama sebulan untuk peserta terbaik bersama para coach terbaik dibidangnya, serta beberapa fasilitas lainnya yang disediakan. Graduation kali ini merupakan rangkaian dari pendampingan batch ke-3 di tahun 2021 yang diikuti oleh 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Program Damping UMKM yang telah dilakukan sejak akhir 2020 sebagai fasilitasi Danone Indonesia bersama Umar Usman atas tantangan bisnis UMKM yang kala itu diterpa oleh Pandemi Covid-19 sampai saat ini telah meluluskan lebih dari 1100 peserta yang telah merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Program Damping UMKM didukung oleh lebih dari 10 ahli di bidang bisnis dan kewirausahaan UMKM, diantaranya perencanaan dan pengelolaan keuangan, design produk dan digital marketing. Hadir dalam acara graduation ini Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia serta dan Lily Julaeha,Direktur Utama Kampus Bisnis Umar Usman yang memberikan sambutan dan memberikan tanda kelulusan kepada para peserta. Pada sambutannya Karyanto Wibowo menyampaikan sebagai salah satu bisnis yang ada di Indonesia melalui berbagai produk kami yaitu SGM Eksplor, Bebelac, Nutrilon Royal dan AQUA, kami lahir dan berkembang sejak puluhan tahun yang lalu ditengah-tengah masyarakat Indonesia. dengan melibatkan jutaan UMKM di Indonesia yang turut berkontribusi dalam mendistribusikan produk-produknya. “Oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih atas antusiasme para peserta mengikuti program ini. Program Damping UMKM merupakan bentuk dukungan Danone Indonesia kepada UMKM sebagai pejuang ekonomi untuk terus membantu perekonomian Indonesia bangkit dan berkembang. Kami ingin para UMKM yang telah tergabung dalam komunitas Damping ini dapat terus memiliki inovasi, kreatifitas, dan daya saing yang tinggi karena kami percaya, peran UMKM dalam memajukan bangsa Indonesia sangatlah penting,” ujarnya. Dalam materinya Coach Luthfi menyampaikan bahwa seorang pebisnis perlu memiliki value. Marketing dan Inovasi ibarat nyawa dalam sebuah bisnis. Begitu pentingnya para pelaku usaha untuk terus melakukan inovasi agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi saat ini. “Pebisnis melakukan inovasi artinya menciptakan nilai untuk konsumen, dan jika pebisnis melakukan marketing artinya pebisnis mengkomunikasikan nilai kepada konsumen Itulah mengapa seorang pelaku usaha harus terus belajar dan belajar agar tidak tergerus dengan perkembangan zaman,” tambah Luthfi. Setelah graduation batch ketiga ini, program Damping akan kembali membuka pendaftaran untuk batch ke empat yang akan dimulai pada bulan Oktober 2021. Informasi mengenai program-program terbaru Damping UMKM dapat diakses melalui Instagram @damping_id. Kedepannya, Danone Indonesia bersama Kampus Bisnis Umar Usman akan terus bersinergi dan siap mendukung pengembangan usaha serta rencana bisnis para UMKM di Indonesia. Diharapkan, akan semakin banyak para pelaku usaha yang merasakan manfaat dengan adanya program Damping UMKM ini. Tentang Grup Danone di Indonesia Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Danone beroperasi di 130 negara dengan jumlah karyawan lebih dari 100.000 orang di seluruh dunia. Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas dua kategori produk yang berfokus pada kesehatan masyarakat di setiap tahapan kehidupan yaitu, Danone Waters yang memproduksi Air Minum dalam Kemasan & Minuman non Karbonasi dengan produknya seperti AQUA, Mizone, VIT, VIT Levite dan Danone Specialized Nutrition dengan produknya seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal, nutrisi medis, hingga Fortifit. Grup Danone di Indonesia memiliki 23 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang. (***)
Menjelang berakhirnya moratorium sawit, masyarakat khawatir akan nasib hutan Indonesia. Kekhawatiran ini muncul karena tanpa perpanjangan moratorium sawit, bisa jadi hutan dan ekosistemnya akan hilang dan berganti dengan perkebunan sawit. Fungsi hutan juga jadi tidak maksimal dan ancaman bencana bisa datang kapan saja. Inilah yang membuat Koalisi Moratorium Sawit membuat petisi untuk meminta kepada Presiden Jokowi memperpanjang moratorium sawit. Moratorium sawit yang telah berjalan sebelumnya terbukti membawa dampak baik. Pemberian izin baru atau moratorium untuk perkebunan sawit, yang selama ini diberlakukan membawa dampak baik untuk hutan-hutan yang ada di Indonesia. Termasuk pada ekosistem di dalamnya. Bahkan selama moratorium berjalan, kebakaran hutan berkurang. Bahkan tahun ini, belum ada berita kebakaran hutan yang terjadi. Sampai sekarang sudah ada 2.000 lebih dukungan untuk petisi #FlashSaleHutan oleh pengguna platform Change.org. “Seperti pada bencana banjir besar di Kalimantan pada awal tahun ini, yang diakibatkan oleh konsesi perkebunan sawit. Selain itu, masih banyak izin Hak Guna Usaha yang keuntungannya langsung masuk ke kantong pengusaha” kutip Koalisi Moratorium Sawit dalam petisinya, Jumat (17/9/2021). Pendukung petisi juga ikut berkomentar, seperti Dims Oishi berkomentar. “Sebenarnya kurang setuju jika lahan ditanam sawit, tapi lebih tidak setuju lagi kalau moratorium tidak diperpanjang,” ujarnya. Komentar lainnya datang dari Hengky Putra yang menuliskan. “Saya mendatangi ini karena saya peduli krisis iklim itu nyata adanya, pemerintah harus tegas menjalankan peraturan ini karena jangan sampai hal buruk terjadi dikemudian hari karena adanya kerusakan hutan, dan saya peduli dengan kehidupan pohon, hewan, suku yang ada di hutan,” katanya. Untuk mengetahui jumlah terakhir penandatangan petisi #FlashSaleHutan klik di sini (***)
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus membangun infrastruktur jaringan 4G ke berbagai wilayah terpencil di Kawasan Timur Indonesia, termasuk pembangunan dengan mengoptimalkan skema Universal Service Obligation (USO), bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di sedikitnya 181 titik terpencil yang berada di Kepulauan Maluku yang sangat luas, serta di Papua. Pengoperasian BTS USO yang telah dimulai dari Desember 2019 dan terus bertambah sepanjang 2020, merupakan bagian dari implementasi komitmen XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya Membangun Indonesia Digital. Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan memanfaatkan program USO pihaknya berupaya untuk turut menyediakan jaringan 4G hingga area-area pelosok di 14 kabupaten yang berada di Kepulauan Maluku yang sangat luas, mulai Halmahera di Utara, Maluku Tengah, hingga Kepulauan Aru di Selatan. “Selain itu, kami juga mulai melayani 10 kabupaten di Papua dan Papua Barat yang rata-rata memiliki medan yang sulit. Semoga keberadaan ratusan infrastruktur jaringan 4G tersebut mampu mendorong produktivitas ekonomi dan memfasilitasi kebutuhan sosial warga sekitar, serta membuka keterisolasian mereka dari dunia luar,” ujarnya, Jumat (17/9/2021) Gede menyebutkan, 83 titik BTS USO 4G yang telah dioperasikan di Maluku Utara saat ini, tersebar di Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Kota Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Pulau Taliabu. Sementara itu di Provinsi Maluku ada total 39 BTS USO, tepatnya berlokasi di Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Timur. Untuk di Propinsi Papua ada total 36 BTS USO, berada di Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, dan Kabupaten Merauke. Sementara di Propinsi Papua Barat ada total 23 BTS USO, berada di Kabupaten Fakfak, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Teluk Wondama. Layanan 4G XL Axiata di kepulauan Maluku, serta Papua telah mulai beroperasi sejak Desember 2019 dan terus bertambah sepanjang 2020. Lewat layanan 4G ini, tersedia akses data bagi warga masyarakat di kawasan ini, setelah sebelumnya, desa tempat tinggal mereka sama sekali belum pernah terjangkau oleh jaringan data. Sebagian besar titik lokasi BTS USO jaringan 4G tersebut berada di area yang sangat jauh dan sulit ditempuh dari pusat pemerintahan baik di kabupaten atau pun provinsi. Sebagai contoh BTS USO yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan masing-masing berada di Desa Sosepe dan Kelo, Kecamatan Obi Timur, Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Desa Imbu-imbu, Kecamatan Kasiruta Barat, Desa Kaireu, Kecamatan Bacan Timur, dan Desa Ocimaloleo, Kecamatan Obi Selatan. Jarak desa-desa tersebut dari ibu kota kabupaten di Labuha, Pulau Bacan, beragam yang bisa mencapai lebih dari 100 km dansebagian di antaranya berada di pulau lainnya. Desa Sosepe, Kelo, dan Ocimaloleo di Pulau Obi berada di lokasi yang terjauh, yaitu sekira 150 km ke Labuha, dan sekira 300 km ke Ibu Kota Provinsi Ternate, serta harus menyeberang pulau. Setelah lebih dari setahun beroperasi, saat ini masing-masing BTS USO di wilayah ini telah melayani warga sekitar dan dimanfaatkan secara aktif oleh ratusan pelanggan layanan telekomunikasi dan data. Trafik layanan juga terpantau terus meningkat seiring dengan terus meningkatnya pemahaman warga atas manfaat jaringan telekomunikasi dan data, termasuk untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial. Warga juga bisa mendapatkan sim card XL Axiata dengan cukup mudah karena distribusinya sebagian besar sudah menjangkau kios-kios yang ada di sekitar desa. Hingga saat ini XL Axiata mengoperasikan total 362 BTS USO yang berada di 344 desa yang berada di 61 kabupaten dan 17 provinsi. XL Axiata akan terus berupaya menghadirkan layanan telekomunikasi dan data dengan kualifikasi jaringan 4G untuk masyarakat di desa-desa yang sebelumnya sama sekali belum terjangkau layanan tersebut. (***)