Author: Narasi Susi

Politisasi Sains dan Riset Ciri Kemunduran Kualitas Demokrasi

Dr. Wijayanto Direktur Pusat Studi Media dan Demokrasi Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menyatakan bahwa politisasi riset adalah salah satu ciri kemunduran kualitas demokrasi di Indonesia. “Hasil kajian LP3ES lewat hasil kajian/riset para ilmuwan politik dalam dan luar negeri memang menyatakan terjadinya kemunduran kualitas demokrasi secara signifikan di Indonesia,” ungkap Wijayanto dalam diskusi “Politisasi Sains dan Lembaga Riset” selasa malam (15/9/2021). Wijayanto juga menyatakan bahwa kebijakan riset di kampus-kampus Indonesia saat ini justru menjadi legitimasi dari kebijakan. “Bukannya sebuah kebijakan pemerintah dievaluasi dulu dengan riset yang benar dari akademisi kampus, dan dinilai berdasar standar akademis?,“ Ia juga mencontohkan bahwa di Indonesia pada Januari 2021 saja telah terjadi 100-an lebih bencana alam. Sebab terbanyak ditengarai dari rusaknya lingkungan, ruang terbuka hijau yang berganti menjadi perumahan dan gedung, daerah aliran sungai yang juga rusak. “Ironisnya, dunia akademis malah memberikan rekomendasi dari sebuah kebijakan yang nyata-nyata tidak lulus AMDAL, misalnya,” Hal itu juga terjadi pada sikap dan kebijakan para pejabat tinggi di Indonesia yang cenderung anti sains dan mengabaikan suara-suara akademisi tentang sikap yang benar menghadapi awal merebaknya pandemi Covid-19. Tergerusnya kebebasan sipil dan kebebasan akademik di Kampus agaknya juga menjadi dasar dari tergerusnya kemandirian dan kebebasan ilmiah melalui dileburnya lembaga-lembaga riset dan teknologi ke dalam suatu Badan Riset dan Inovasi (BRIN). “Hal itu ditengarai adalah akibat dari menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia yang dibajak oleh oligarki dengan memunggungi hak warga negara. Agaknya persekongkolan oligarki dengan kekuasaan adalah rangkaian dari upaya untuk melanggengkan kekuasaan.” Ia menyatakan bahwa politisasi ilmu pengetahuan dan dunia akademik menjadi ciri menurunnya kualitas Demokrasi berikutnya. Dunia akademisi kampus saat ini lebih didominasi oleh urusan teknis seputar borang akreditasi, urusan SPJ penelitian. “Urusan teknis ketimbang bergelut dengan data riset, diskusi ilmiah nasional dan internasional seperti yang dengan nyaman dilakukan oleh para ilmuwan dan akademisi di luar negeri,” ujarnya. “Hal itu menjadi semakin runyam ketika kini para akademisi diwajibkan melakukan apel pagi setiap jam 10.00 meski pada jam yang sama ada jadwal mengajar,” katanya. Prof. Didik J. Racbini menyatakan keprihatinannya terhadap masalah kebebasan akademik di kampus-kampus Indonesia mulai merosot seiring dileburnya LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan lembaga ilmiah lainnya di bawah BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) “Bukanlah satu keputusan akademis yang berasal dari kajian ilmiah yang bersandar pada kebenaran ilmiah, tetapi lebih merupakan sebuah keputusan politik kekuasaan yang mengabaikan aspek kebebasan dan kebenaran ilmiah,” Didik menyoroti bahwa hal ini menjadi sebuah masalah yang sangat serius dan perlu dipertanyakan. Karena satu kebenaran ilmiah tidak boleh dicampuri oleh kekuasaan politik darimanapun asalnya. Dr. Dipo Alam mantan peneliti LIPI, menyoroti tiga cacat serius kebijakan untuk melebur lembaga-lembaga riset dan LIPI di bawah BRIN. Pertama adanya cacat material, karena tidak didapat atau sulit ditemukan referensi untuk membandingkan kajian model pembentukan BRIN dan adanya Dewan Pengarah di dalamnya. “Hal itu hanya dapat diperbandingkan dengan struktur organisai politik Partai Komunis China (PKC) dimana adanya Dewan Pengarah,” katanya. Menurut Dipo, yang kedua adalah cacat formil. Keberadaan lembaga-lembaga ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia telah diperintahkan oleh Undang-undang no. 11/2009 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), namun kelembagaan BRIN hanya diatur melalui Keputusan Presiden (Kepres). “LIPI dibentuk oleh UU No 6 tahun 1956 juga oleh Ketetapan LPI melalui Tap MPRS No. 18b tahun 1967. BATAN dibentuk oleh UU No 31 tahun 1964 dan diperkuat oleh UU No 10 tahun 1997.’ Kata Dipo. Dipo mempertanyakan sejak kapan sebuah Kepres boleh melangkahi bahkan menganulir Undang-undang. “Tidak ada satupun pasal di UU Omnibus Law yang menyebutkan adanya perintah untuk melebur lembaga-lembaga Ilmu  pengetahuan dan riset,” ujarnya. “Menjadi masalah serius, dimana BRIN malah mem-bypass semua undang-undang yang membentuk semua lembaga riset. Bahkan kesemuanya hanya dibubarkan melalui sebuah Kepres,” katanya. Ketiga, adanya Cacat Mental. BRIN yang dibentuk lewat Kepres No. 33 tahun 2021 tidak lagi didasari oleh spirit dari riset dan inovasi yang benar.  Keberadannya tidak lagi mencirikan sebuah organisai riset level negara, tetapi sudah mirip ormas atau lembaga politik. Terlebih dengan adanya stuktur Dewan Pengarah di dalamnya. “Padahal, dalam Perpres BRIN lama No. 74 tahun 2019 tidak disebutkan adanya  struktur Dewan pengarah. Pada Pasal 4 hanya disebutkan Struktur lama terdiri dari Kepala, Sekretaris Utama, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, dan Deputi Bidang Penguatan Inovasi,” kata Dipo. Keberadaan Dewan Pengarah jelas bermasalah dan amat tidak lazim seperti halnya sebuah organisasi atau lembaga riset. Hal tersebut hanya lazim berada di partai politik atau ormas. Dari situ dapat disimpulkan tentang adanya orang kuat yang bisa mengarahkan jalannya organisasi riset dan ilmu pengetahuan. “Keberadaan orang kuat hanya biasa terjadi di negara-negara komunis. Lagipula, posisi Kepala BRIN terlihat hanya bersifat adminstratif, wewenang strategis pada Pasal 6 Kepres BRIN semua dipegang oleh Dewan Pengarah,” katanya. Lebih lanjut menurut Dipo, terlihat secara umum keberadaan BRIN hanya sebuah akrobat politik dari sementara pihak yang lebih besar interest sumber daya ekonomi dari anggaran riset yang sepertinya digelembungkan.  “Dulu pada anggaran 2017 UKP PIP Setkab hanya Rp7 Miliar/tahun. Setelah ada anggaran konsolidasi masuk ke BRIN menjadi Rp16,6 Triliun/tahun,” kata Dipo. Hal tersebut lanjut Dipo, menjadi ironi di tengah pandemi dan resesi ekonomi seperti sekarang yang memaksakan pembentukan organisasi yang belum jelas blue print-nya, dan akan mengelola anggaran besar yag patut dipertanyakan. Sementara Ketua Dewan Pengarah juga seorang ketua partai politik dan unsur Dewan Pengarah sebuah lembaga pembinaan ideologi BPIP, tentu dipertanyakan. “Di negara totaliter seperti China sekali pun, integrasi lembaga riset hulu ke hilir belum pernah ada modelnya. Di sana lembaga ristek menjadi pengambil kebijakan dan kebijakan hasil lembaga riset tersebut di share ke lembaga-lembaga lain,” kata Dipo. Masih menurut Dipo tidak ada model integrasi lembaga riset hulu ke hilir. Begitu pula di Korea Selatan, pada lembaga Korea Institute Science and Technology, juga pada lembaga KAIS (Korean Advance Institute of Science and Technology). (***)

Paper.id Gandeng Pinjam Modal Guna Permudah Akses Pendanaan dan Digitalisasi

Paper.id resmi bekerjasama dengan Pinjam Modal selaku anak perusahaan dari PT BFI Finance TBk untuk mempermudah para pebisnis dalam mengakses pendanaan usaha. Tidak hanya itu, hal tersebut juga diharapkan dapat mempercepat digitalisasi di Indonesia sebagai bagian dari program pemerintah terutama di masa pandemi agar tetap bertahan. Urgensi ini tersirat dari keputusan yang dibuat oleh presiden Jokowi dengan menerbitkan Keppres 3/2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Terkait kerjasama tersebut, CEO & Co-founder Paper.id, Jeremy Limman mengungkapkan kerjasama ini menjadi langkah strategis dari Paper.id dan Pinjam Modal dalam menjangkau segmen UMKM yang membutuhkan pembayaran invoice lebih cepat untuk melancarkan arus kas melalui Paper.id dan Pinjam Modal yang telah terintegrasi guna mempercepat proses penilaian dan pencairan kredit. Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu para pebisnis mulai dari UMKM hingga perusahaan besar. Menurut Rofikhah Rokhim selaku guru besar FEB Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa UMKM masih kesulitan dalam mendapatkan akses pendanaan karena 4 hal, minim informasi, minim teknologi, tidak lolos audit, & aset tidak terjamin. Kerjasama antara Paper.id dan Pinjam Modal diharapkan dapat menjadi jalan keluar yang pasti. Dengan riwayat keuangan serta invoice yang telah digital, hal ini dapat membantu pengelolaan bisnis lebih efisien serta menjadi pemenuhan syarat untuk mengajukan pendanaan. Setelah itu, dana baru kemudian dikucurkan oleh Pinjam Modal guna memenuhi kebutuhan para pengusaha. Proses pembayaran dari mitra juga dapat dilakukan melalui Paper.id dengan beragam metode pembayaran yang tersedia mulai dari QRIS, Tokopedia, GoTagihan, kartu kredit, Virtual Account, hingga OVO. “Sesuai dengan visi kami untuk mendukung perekonomian nasional terutama di sektor UMKM, kami melihat hal yg sangat baik dari platform Paper.id, yang memberikan kemudahan dalam hal invoice bagi para pelaku usaha, terutama di saat kondisi seperti saat ini dan ke depannya. Dengan kerjasama ini kami berharap dapat lebih menjangkau para pengusaha agar mendapatkan akses permodalan yang cepat, efisien, dan aman. Kami berharap para pelaku usaha dapat terus maju dan berkembang meski di tengah pandemi saat ini,” imbuh Herman Handoko, selaku CEO Pinjam Modal, Kamis (16/9/2021). Sementara itu, kerjasama ini dapat mempermudah perusahaan besar guna mendapatkan pendanaan usaha yang aman dengan nilai yang dinamis sesuai kebutuhan mereka. Apalagi mengingat baik Paper.id maupun Pinjam Modal telah resmi berizin OJK. Dengan begitu, arus kas bisnis tetap terjaga terutama di saat pandemi yang penuh ketidakpastian. “Para pelaku usaha harus terus didukung dengan cara apapun, begitupun dengan akses permodalan. Pinjam Modal berkolaborasi dengan Paper.id untuk mewujudkan kemudahan tersebut. Kami berharap langkah ini bisa menjadi solusi terhadap ketatnya masalah keuangan bagi para pelaku usaha dan sebagai jalan untuk tumbuh bersama-sama,” tambah Herman Handoko. “Paper.id melihat kondisi rantai pasok yang sedang lesu akibat pandemi. Baik supplier maupun buyer sama-sama sedang terhimpit akan permodalan usaha yang sangat terbatas. Supplier sulit menagih pembayaran kepada buyer, karena kondisi pandemi yang berdampak pada penurunan pemasukan, sehingga tagihan sulit terbayar. Dengan kemudahan yang diberikan melalui Paper.id & Pinjam Modal, tentu saja tingkat keberlanjutan bisnis dapat lebih meningkat yang diikuti oleh pertumbuhan omzet bisnis secara eksponensial selama pandemi”. Terang Jeremy Limman. Tentang Paper.id Paper.id merupakan platform invoicing, pembayaran, dan pendanaan yang dapat digunakan oleh UMKM hingga perusahaan besar. Didirikan pada tahun 2016, Paper.id bertujuan untuk mempermudah pebisnis dalam mengelola serta mengembangkan bisnis mereka melalui solusi lengkap yang terintegrasi. Dengan begitu, invoice Anda bisa dibayar lebih cepat sehingga arus kas bisnis Anda terjaga dengan baik melalui manajemen invoice yang terotomasi, beragam portal pembayaran digital untuk proses pembayaran yang lebih aman dan transparan serta layanan pendanaan usaha berbasis konvensional dan syariah bagi pelaku bisnis. Hingga kini, Paper.id sudah dipercaya lebih dari 250.000 pelaku bisnis, menerbitkan lebih dari 2 juta dokumen penagihan dengan total nilai kumulatif mencapai lebih dari 15 triliunan rupiah dan menyalurkan total dana usaha mencapai 100 miliar rupiah. (***)

Tahun Ketiga, Tokocrypto Catatkan Pertumbuhan Positif

Tokocrypto, pedagang aset kripto no 1 di Indonesia merayakan ulang tahunnya yang ketiga pada hari ini, Rabu (15/9/2021). Didukung oleh kepercayaan dari Tokonauts (re: Komunitas Tokocrypto), di tahun ketiga ini Tokocrypto berhasil menjadi crypto exchange pertama serta memiliki lebih dari 1 juta user dan lebih dari 300,000 anggota komunitas. Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto mengatakan pencapaian ini bisa terwujud atas dukungan dan kepercayaan dari para investor terhadap Tokocrypto. “Dimana sebelumnya di bulan April lalu kami  meluncurkan Toko Token (TKO) proyek kripto lokal Indonesia pertama yang menyediakan model token hybrid unik serta mengkombinasikan tiap keunggulan dari dua dunia dalam blockchain, yaitu CeFi dan DeFi. Selain itu, TokoMall, sebagai NFT marketplace juga telah hadir di bulan Agustus lalu, sebagai proyek pengembangan utilitas dari TKO,” ujarnya. Perayaan Ulang Tahun ke-3 Tokocrypto secara Virtual via gather.town (15/9/2021) Tokocrypto merayakan ulang tahun kali ini dengan berbagai rangkaian “virtual celebration” dengan memanfaatkan platform https://gather.town/app dimana semua karyawan dapat terlibat secara virtual.  Dari mulai ruang kantor serbaguna, ruangan per divisi, sampai galeri NFT. Kemeriahan perayaan ulang tahun Tokocrypto ini juga menjadi sebuah adaptasi baru “new normal” dimana saat ini kita semua masih dalam kondisi pandemi. Selain dirayakan oleh seluruh karyawan, Tokocrypto juga menghadirkan deretan program dan fitur bagi para pengguna, antara lain: Koleksi NFT Anniversary “Tokoscape” Resmi diluncurkan pada pertengahan Agustus kemarin, TokoMall berhasil menarik perhatian para kolektor hingga kreator untuk bergabung. Hingga saat ini, TokoMall telah memiliki lebih dari 8,000 kolektor, 3500+ koleksi artworks, dan 30+ merchant partners. Chung Ying Lai, Chief Strategy Officer Tokocrypto mengatakan bahwa antusiasme masyarakat akan TokoMall sangat baik khususnya para kreator lokal. “Saat ini ada lebih dari 1000 kreator yang mendaftar untuk bergabung dan sedang dalam proses verifikasi,” ucapnya. Para kreator lokal ini nantinya akan menambah deretan merchant partner yang sudah bergabung di TokoMall seperti Si Juki, DAMN! I Love Indonesia, Nevertoolavish. Soresore, MrKinur, Jakarta Metaverse, Banyan Core, Maximall Footwear, dan lainnya. Sebagai platform NFT marketplace terdepan di Indonesia, TokoMall juga meramaikan ulang tahun Tokocrypto dengan menghadirkan koleksi NFT spesial yaitu Tokoscape. “Koleksi NFT Tokoscape ini spesial hadir di ulang tahun ketiga Tokocrypto dimana menggambarkan keseluruhan ekosistem blockchain yang kami bangun seperti TKO, TokoMall, T-Hub, TokoLaunchpad, dan TokoCare. Koleksi TokoScape ini akan hadir secara eksklusif sebanyak 300 edisi. Total transaksi yang terkumpul dari koleksi ini akan disalurkan untuk donasi melalui TokoCare guna membantu penanggulangan isu sosial hingga kesehatan di Indonesia,” tambah Ying. 1TKO1Indonesia Program 1TKO1Indonesia merupakan sebuah movement dari Tokocrypto untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia lebih mengenal ekosistem kripto di Indonesia, sekaligus memahami visibilitas Tokocrypto dan TKO. Harapannya dengan 1TKO1Indonesia, setiap masyarakat Indonesia bisa memiliki setidaknya 1 TKO dimana dalam roadmapnya akan dikembangkan untuk mendukung kebutuhan market Indonesia dalam beberapa hal seperti penggunaan TKO untuk redeem NFT di TokoMall. Khusus di ulang tahun kali ini, Tokocrypto memberikan program spesial untuk anggota baru Tokonauts yakni gratis 3 TKO jika melakukan registrasi dan verifikasi data langsung pada periode 10 – 21 September 2021, juga doorprize senilai 3 BTC bagi 30 orang beruntung. Kehadiran CryptoHero bot di platform Tokocrypto Dari sisi exchange, salah satu fitur yang akan segera hadir adalah CryptoHero Bot, yang akan membantu para pengguna untuk melakukan trading secara lebih mudah. “Feedback dari Tokonauts merupakan salah satu prioritas kami dalam membangun produk ataupun menambahkan fitur tertentu. Kehadiran CryptoHero ini merupakan salah satu yang dinantikan oleh Tokonauts berdasarkan survei yang kami jalankan beberapa waktu lalu. Nantinya Tokonauts bisa memfungsikan bot ini untuk trading di website Tokocrypto,” tambah Kai. CryptoHero adalah platform bot perdagangan aset kripto berbasis cloud yang dapat melakukan trading 24/7 di bursa kripto. Bot CryptoHero ini dirancang sederhana dan intuitif untuk diatur dan dioperasikan oleh pemula kripto. Dengan kolaborasi Tokocrypto dan CryptoHero Bot, berbagai kemudahan dapat dinikmati para user Tokocrypto, antara lain; materi dengan Bahasa Indonesia dan pairing BIDR yang dapat ditemukan di CryptoHero Bot serta beberapa kemudahan lainnya yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Small Balance Conversion Sebagai wujud dari kepedulian Tokocrypto terhadap masukan-masukan yang diberikan Tokonauts, Fitur small balance conversion dihadirkan kembali di platform Tokocrypto. Fitur ini memudahkan para investor untuk mengkonversikan saldo yang tersisa dari wallet crypto yang tidak dapat diperdagangkan karena jumlahnya yang terlalu kecil. Adapun aset yang dikategorikan sebagai aset kecil adalah aset dengan nilai <0,0003 BTC. Kedepannya perusahaan akan terus membangun ekosistem teknologi blockchain dan industri aset kripto yang lebih mapan melalui beberapa inisiatif seperti TokoLaunchpad (proyek akselerator pertama yang memberdayakan start-up dengan teknologi blockchain dan tokenisasi di Indonesia), TokoCare (inisiatif CSR Tokocrypto), T-Hub (pusat pendidikan bagi komunitas, enterpreneur dan masyarakat umum untuk mengenal lebih lagi industri aset kripto dan teknologi blockchain), TokoScholar (program beasiswa yang juga membuka jalan bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari investasi aset kripto) dan akan masih banyak lagi kehadiran proyek – proyek pengembangan utilitas TKO. Tentang Tokocrypto Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang terpercaya. Kami adalah pedagang asset kripto pertama yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).  Didirikan pada akhir tahun 2017, Tokocrypto bekerjasama dengan Binance, pedagang asset kripto terbesar di dunia untuk memperbaharui platform kami menjadi Tokocrypto v2.0 dengan keamanan dan teknologi terbaru. Hal ini memungkinkan investor mengakses finansial mereka dengan cara yang efisien, transparan dan terukur, tentunya dengan jaminan keamanan dan likuiditas tingkat industri. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita tentang teknologi blockchain, melalui kolaborasi erat dengan komunitas blockchain, kripto, universitas, dan pemerintah di Indonesia dan Asia Tenggara. (***)

Bantu Pemenuhan Nutrisi, LKC-DD Banten Bersama RSGM Yarsi Gulirkan Budikolbu

Dalam upaya memenuhi kecukupan nutrisi yang baik, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Banten bersama Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Yarsi menggulirkan kegiatan Budikolbu (Budidaya Ikan Lele dalam Kolam Buatan) yang sudah berjalan dari bulan Juli 2021. Kegiatan yang digagas oleh  LKC- Dompet Dhuafa Banten dan RSGM Yarsi tersebut telah berbuah manis bagi para warga. Sampai hari ini dari dua kali panen sudah tercatat sekitar 187 kilogram lele telah berhasil diangkut dari kolam buatan tersebut. Panen lele yang kedua dilangsungkan LKC-DD Banten hari ini di wilayah RT 1, RW 8, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Provinsi Banten. “Budikolbu ini merupakan salah satu bentuk intervensi dari program APDC (Aksi Peduli Dampak Corona) bersama dengan RSGM Yarsi yang fokus pada pemenuhan nutrisi ibu hamil, bayi dan balita yang masuk kategori penerima manfaat di masa pandemi ini. Hari ini kita panen yang kedua ya, total sudah sekitar 187 kg lele telah berhasil dipanen, ” jelas Danan Panggih Wisastra selaku Pimpinan LKC-DD Banten, Selasa (14/9/2021). Setiap hasil panen lele menjadi upaya untuk pemenuhan nutrisi bagi kelompok rentan di wilayah tersebut. “Hasil panen ini akan digunakan untuk pengembangan program pemenuhan nutrisi kelompok rentan, seperti ibu hamil, bayi balita dan lansia yang ada di KCC (Kawasan Cekal Corona) Dompet Dhuafa,” ujar Danan. Budikolbu menjadi salah satu ikhtiar untuk membuka jalan kemandirian bagi masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan. “Tujuan dari program ini adalah untuk menstimulus keberlanjutan atau untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kelurahan Cipocok Jaya, khususnya kampung Ciwaru yang merupakan wilayah binaan program Kawasan Cekal Corona LKC-DD Banten,” ungkap Danan. Keberadaan Budikolbu ini bersama masyarakat diharapkan menjadi langkah untuk pemenuhan nutrisi kelompok rentan. “Kami berharap program ini dapat sustain dan dapat mensupport program kesehatan yang ada di masyarakat, khususnya dalam pemenuhan nutrisi kelompok rentan dan pencegahan stunting,” pungkas Danan. Warga sekitar mengaku senang dengan diberikannya hasil dari panen lele hari ini, salah satunya ada Nirmawati (39 tahun) warga Cipocok  ibu yang memiliki anak balita. “Saya berterima kasih mas dengan diberikan lele ini, jadi bisa dibuat makanan untuk anak saya dan juga keluarga, mudah-mudahan kedepan semakin banyak lagi hasil panennya sehingga bisa lebih banyak lagi yang dapat bantuan,” ucap Nirmawati. (***)

Caraka Muda Nusantara dan BSN Partai Golkar Siap Kawal Pemilu 2024 di Luar Negeri

Pernyataan Ketua KPU Ilham Saputra dalam rapat bersama Komisi II DPR RI pekan lalu, mengenai pengusulan tanggal pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada 21 Februari 2024 mendapatkan respon positif dari diaspora Indonesia di luar negeri. Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono pada Minggu (12/09/2021) di Ankara, Turki menyatakan kesiapan diaspora Indonesia dalam mengawal agenda pemilu nasional tersebut. Caraka Muda Nusantara adalah organisasi diaspora pelajar Indonesia di Turki yang berafiliasi kepada Partai Golkar. “Diaspora pelajar Indonesia sebagai bagian dari masyarakat Indonesia siap mengawal dan mensukseskan agenda pemilu di luar negeri. Sebagai bagian dari persiapan pemilu adalah diaspora secara aktif mensosialiasikan informasi terkait pileg dan pilpres 2024”, kata Mahasiswa Doktoral Turkish National Police Academy tersebut. Wibisono kemudian menjelaskan potensi besarnya jumlah suara pemilih di luar negeri, “Terdapat sekitar dua juta lebih WNI sebagai pemilih potensial yang berada di luar negeri. Data KPU pada pemilu 2019 menyebutkan bahwa data pemilih luar negeri paling banyak berada di Kuala Lumpur dengan 558.873 orang, Taipei 277.065 orang dan Hong Kong 180.232 orang”. “Caraka Muda Nusantara siap mendukung dan menyukseskan proses sosialisasi pemilu 2024 kepada diaspora WNI yang berada di Turki dan negara-negara lainnya”, kata diaspora muda Golkar tersebut. Sementara itu Kepala Badan Saksi Nasional (BSN) DPP Partai Golkar, Syahmud Basri Ngabalin juga memberikan perhatiannya kepada diaspora WNI di luar negeri dengan rencana pembentukan badan saksi Golkar dan pelatihan saksi di luar negeri. “Rencananya BSN Golkar akan melakukan pembentukan badan saksi dan pelatihan saksi di sekitar 30 negara. Tentunya kami memprioritaskan negara dengan jumlah WNI dan potensi pemilih yang besar Malaysia, Hongkong, Taiwan, Arab Saudi, Amerika Serikat dan Turki”, ujarnya. Syahmud Ngabalin juga yakin bahwa Partai Golkar akan mencapai hasil yang positif dalam pemilu 2024 di luar negeri. “Dengan pembentukan badan saksi luar negeri ini kami optimis menargetkan Golkar menjadi partai pemenang pemilu di luar negeri dengan perolehan 30 persen suara. Selain itu kami juga menargetkan Golkar menang di 50 kota dari total 130 kota pemilihan di luar negeri”. Fungsionaris Partai Golkar tersebut kemudian menjelaskan bahwa badan saksi di luar negeri akan dibekali dengan Training of Trainer (TOT), pelatihan khusus untuk saksi Golkar, “Melalui pelatihan ini para saksi luar negeri akan dibekali teknik mengawal suara yang dikirim melalui pos ke TPSLN dan kesiapan untuk menghadapi sistem pemungutan suara dan sistem rekap elektronik”. “Pada dapil luar negeri ini Golkar telah memiliki satu anggota DPR terpilih yaitu Christina Aryani, dengan kehadiran badan saksi di banyak negara diharapkan perolehan suara bisa optimal dan bisa menambah kursi lagi untuk dapil tersebut”, pungkasnya. (***)

Miris! Banyak Makanan yang Diproduksi di Dunia Hilang dalam Proses atau Menjadi Sampah  

Menurut data FAO (Food and Agriculture Organization), 1/3 dari jumlah makanan yang diproduksi di dunia hilang dalam proses atau menjadi sampah. Tentunya hal ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, namun juga lingkungan dan sosial. PBB secara khusus telah menargetkan pengurangan sampah sebanyak 50% di tahun 2030 dalam Sustainable Development Goals (SDG) 12.3. Dalam kajian yang dilakukan BAPPENAS disebutkan bahwa masyarakat Indonesia menghasilkan sampah makanan 184 kg/tahun per kapita. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah makanan di Indonesia menyumbang sebesar 44% atau hampir separuh dari total sampah di Indonesia. Artinya, dengan mengurangi sampah makanan, tentu akan berdampak secara signifikan terhadap pengurangan sampah secara keseluruhan. Pengurangan limbah makanan dapat berkontribusi positif bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Dari perspektif lingkungan, produksi makanan bersifat intensif sumber daya dan memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Jika makanan hilang atau terbuang menjadi sampah, hal ini tentunya menghasilkan efisiensi penggunaan sumber daya yang buruk dan dampak negatif lingkungan terutama dari emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Secara tidak langsung, pengurangan susut dan limbah pangan dapat memberikan dampak positif dari sisi sosial, yaitu dari sisi ketahanan pangan dan kebutuhan nutrisi masyarakat. Dari sisi ekonomi, pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan dengan meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kehilangan makanan di setiap lini rantai pasoknya. IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development) dalam kesempatan kali ini meluncurkan GRASP 2030 (Gotong Royong Atasi Susut & Limbah Pangan 2030), sebuah inisiatif yang mendorong para pemangku kepentingan di seluruh rantai sistem pangan untuk berkolaborasi dalam menyusun solusi untuk mengurangi susut dan limbah pangan. Mengutip Presiden IBCSD, Shinta Kamdani, “GRASP 2030 adalah inisiatif berbasis Voluntary Agreement, di mana semua pihak bergabung secara sukarela untuk bertindak bersama karena urgensi isu food loss and waste. Hal ini merupakan wujud komitmen sektor swasta untuk mewujudkan rantai pangan yang lebih berkelanjutan di Indonesia. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada P4G yang mendanai program ini, sehingga GRASP 2030 ini dapat dimulai. GRASP 2030 tidak hanya akan menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi masalah sampah dan meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia, tetapi juga dapat meningkatkan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan,” ucapnya, Sabtu (11/9/2021). Acara peluncuran kali ini diresmikan oleh Dr. Arifin Rudiyanto selaku Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian PPN/BAPPENAS, dan juga dihadiri Ian De Cruz, selaku Direktur P4G Global dan Lars Bo Larsen, Duta Besar Denmark untuk Indonesia. Arifin Rudiyanto dalam pidato peluncurannya menyampaikan, “Sejak Indonesia menjadi anggota pada September 2019 lalu, Partnering for Green Growth and Global Goals 2030 (P4G), BAPPENAS bersama-sama dengan Ibu Shinta Kamdani, IBCSD, dan Ibu Tri Mumpuni sebagai co-chair Indonesia P4G National Platform telah mendukung sejumlah kemitraan di Indonesia. Aksi Gotong Royong Atasi Susut & Limbah Pangan 2030 adalah inisiatif tindak lanjut dari Halving Food Loss and Waste by Leveraging Economic Systems (FLAWLESS) yang didukung oleh P4G sebagai wadah bagi pihak swasta untuk kegiatan-kegiatan terkait food loss and waste.” Dari paparan Ian de Cruz didapat bahwa terdapat 2,5 triliun dollar amerika financing gap yang dibutuhkan negara berkembang untuk mengimplementasikan SDG. Gap itu akan terisi jika sektor swasta dan investor dapat bekerja sama untuk mencari solusi. “Apa yang kami lakukan dengan GRASP 2030 adalah pendekatan Target, Measure, Act, Invest. Ini selaras dengan komitmen dan strategi nasional Indonesia untuk mencapai tujuan Inisiatif Pembangunan Rendah Karbon.” tambahnya. Duta Besar Denmark, Lars Bo Larrsen dalam pidatonya memaparkan, “Ketika kita berbicara tentang rantai nilai pangan, dari produksi hingga konsumsi, menurut saya penting bagi Indonesia untuk mengidentifikasi berbagai strategi di semua tingkatannya. Tantangan bagi setiap negara adalah bahwa kita memiliki target dan aktor yang berbeda di level yang berbeda. Saya sangat menghargai semua pembicaraan dan kerjasama yang telah kita lakukan dengan BAPPENAS dan saya ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk terlibat dalam hal ini.” GRASP 2030 dibangun berdasarkan keberhasilan nyata dari apa yang telah dilakukan oleh WRAP (Waste & Resources Action Programme), mitra IBCSD dalam mengembangkan GRASP 2030. Dalam paparannya, Claire Kneller, Head of Asia Pacific WRAP menyampaikan “Limbah makanan adalah masalah lingkungan yang sangat besar dan penelitian terbaru kami dengan UNEP jelas menunjukkan bahwa itu fakta kehidupan di lebih banyak negara daripada yang diperkirakan sebelumnya. Bagi Indonesia, peluncuran GRASP 2030 sangat penting dan strategis dalam perjuangan global melawan limbah makanan,” katanya. Selain itu, dalam acara peluncuran virtual yang diselenggarakan pada Rabu 8 September 2021, yang bertajuk “Reinforce Food Loss and Waste Partnership Actions thourgh GRASP 2030” hadir pula beberapa perwakilan perusahaan dan instansi yang telah bergabung dalam GRASP 2030, antara lain Fransiska Fortuna, General Manager Corporate Affairs East West Seed Indonesia; Ika Noviera, Corporate Affairs Director PT Multi Bintang Indonesia; Angelique Dewi, Head of Corporate Communication Nutrifood; Anissa Ratna Putri, Consulting Manager of Waste4Change; dan M. Agung Saputra, Managing Director of Surplus Indonesia. Salah satu signatory, Multi Bintang Indonesia, dalam aksinya mengurangi food loss and waste, melakukan food upcycling dari spent grain atau sisa proses produksi. “Harapannya dapat meningkatkan nilai spent grain yang tadinya hanya sebagai pakan ternak, menjadi sumber pangan bernutrisi,” tutur Ika Noviera. Anissa Ratna Putri, mengungkapkan alasan mengapa Waste4Change bergabung dalam GRASP 2030. “Kami merasa isu food loss and waste merupakan isu krusial dalam bidang pengelolaan sampah. Sampah makanan menyumbang sekitar 40% dari sampah di Indonesia. Melalui GRASP, kami sebagai management waste service provider ingin berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengatasi isu ini,” ucapnya. Deretan panelis lain dari instansi pemerintah yang turut mendukung program ini, antara lain Dr. Andriko Noto Susanto, Kepala Pusat Ketersediaan dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan; Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Andriati Cahyaningsih, Analis Kebijakan Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian; Putu Juli Ardika, Staf Ahli Menteri Bidang Pendalaman, Penguatan dan Penyebaran Industri Kementerian Perindustrian, dan Anang Noegroho, Direktur Pangan dan Pertanian BAPPENAS. Putu Juli Ardika, Kementerian Perdagangan, menyampaikan bahwa dari sisi industri pemrosesan dan pengemasan sejak tahun 2000, mencatat food loss sekitar 4.17%, tahun 2011 turun menjadi 3.75 %, dan tahun 2019 turun lagi menjadi 3.26%. “Kami mengapresiasi pelaku industri turut serta bersama-sama untuk bagaimana mengurangi food loss and food waste. Kami rasa usaha ini akan cukup berhasil,” pungkasnya. Sebagai penutup acara, Anang Noegroho menegaskan, pihaknya mengapresiasi dua hal.  Pertama adalah tagline ‘Gotong Royong’ yang merupakan bentuk social capital membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik, membangun prakarsa yang merupakan wajah asli dari bangsa kita. Yang kedua, pemerintah sangat menghargai kerjasama yang sifatnya multipihak dan tidak melupakan inklusivitas dan sinergi dari semua pihak. Pada tanggal peluncuran, 9 penandatangan (Signatories) GRASP 2030 telah bergabung, termasuk East West Seed Indonesia, Multi Bintang Indonesia, Nutrifood, Kalbe Nutritionals, Sintesa Group, Waste4Change, Surplus Indonesia, WRI Indonesia, dan PT Lion Super Indo. Melalui GRASP 2030, bisnis dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola susut dan limbah makanan, meningkatkan reputasi mereka dalam hal sustainability, mendapatkan lebih banyak koneksi dan jejaring, serta meningkatkan operasi bisnis dan potensi keuntungan mereka. (***)

Into the Light Jelaskan Temuan Survei Kesehatan Mental yang Mengkhawatirkan

Bertepatan dengan hari pencegahan bunuh diri sedunia, Into the Light, Change.org Indonesia dan Greatmind mengadakan diskusi publik bertajuk ‘Creating Hope through Action: Apa Kabar Kesehatan Mental Orang Indonesia?’ pada Jumat, 10 September pukul 19:00 WIB di YouTube Greatmind untuk membahas hasil survei kesehatan mental, termasuk di dalamnya pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai bunuh diri. Diskusi publik yang dipandu oleh Marissa Anita (Lead Editor Greatmind) sebagai host dan David Irianto (Co-founder Greatmind) turut menghadirkan  dr. Celestinus Eigya Munthe, Sp.KJ, M.Kes (Direktur P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA), Rahma Anindita (Analis Pembiayaan Manfaat Kesehatan Primer, Kedeputian Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS), Sylvia Adriana (Survivor dan Lived Experience Expert), Andrian Liem (Peneliti Pascadoktoral Monash University Malaysia sekaligus Mitra Into The Light), dan Benny Prawira (Pendiri Into The Light). Diskusi ini diadakan sebagai kelanjutan dari kegiatan survei yang hasilnya cukup mengkhawatirkan, di mana 98% partisipan merasa kesepian dalam sebulan terakhir dan 40% memiliki pemikiran melukai diri sendiri dalam dua minggu terakhir. Ditambah lagi, hasil survei juga menunjukkan bahwa literasi masyarakat Indonesia mengenai bunuh diri masih rendah. “Kelompok-kelompok yang dimarjinalkan (disabilitas, non-heteroseksual, positif HIV), keinginan bunuh dirinya lebih tinggi dibandingkan bukan yang dimarjinalkan. Meskipun semua merasa kesepian, tapi pikiran untuk menyakiti diri sendiri & bunuh diri ada lebih banyak pada kelompok yang termarjinalkan, sehingga dibutuhkan cara yang lebih tepat untuk dikhususkan pada mereka,” jelas Benny Prawira, Sabtu (11/9/2021). dr. Celestinus sebagai Direktur P2 Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyetujui bahwa kesepian meningkat, terutama diakibatkan oleh isolasi aktif masyarakat karena pandemi Covid-19. Guna menjamin kesehatan mental masyarakat, ia menyampaikan bahwa Kemenkes sudah menyediakan aplikasi Sehat Jiwa yang bisa diakses masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan mental. “Kita (Kemenkes) juga sudah mencoba mengaktifkan kembali hotline bunuh diri 119.  Sehingga nantinya setiap rumah sakit jiwa memiliki link terhadap 119, sehingga ketika ‘panic button’ ini berbunyi, akan terhubung pada rumah sakit jiwa terdekat di mana orang tersebut berada,” kata dr. Celestinus. Walaupun begitu, ternyata mendapatkan akses layanan kesehatan mental masih menjadi tantangan utama, bahkan sebelum pandemi. Hal ini dialami dan diceritakan oleh Sylvia Adriana, seorang penyintas bunuh diri. “Ketika mencari bantuan tenaga kesehatan mental, awalnya pasti bingung, psikolog kok mahal, waktu dulu aksesnya masih sulit. Pernah mau pakai BPJS dan ke puskesmas tapi yang ada di sana dokter umum, bukan psikolog. Akhirnya, saya pakai uang sendiri dan dibantu dosen saya yang berlatar belakang psikologi,” tutur Sylvia. Rahma Anindita, Analis Pembiayaan Manfaat Kesehatan Primer, Kedeputian Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan Primer BPJS, menyatakan bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan mental menggunakan BPJS Kesehatan dengan bantuan aplikasi Mobile JKN di gawai. “Terkait dengan upaya bunuh diri dan melukai diri sendiri, mereka yang sudah didiagnosis mengalami gangguan kesehatan jiwa dapat ditanggung biayanya oleh BPJS Kesehatan, tetapi yang tidak memiliki diagnosis dari tenaga kesehatan jiwa, belum bisa mendapatkan layanan ini”, jelas Rahma. Menyambung Rahma, Andrian Liem menegaskan pula bahwa penting untuk kita membiasakan diri menghindari stigma bunuh diri/gangguan kesehatan mental dan memberanikan diri untuk memeriksakan diri ke tenaga kesehatan mental. Ia mengingatkan bahwa hasil tes psikologis, apalagi swaperiksa, tidak bisa digunakan secara pasti untuk mendiagnosis gangguan mental sebab perlu diinterpretasi oleh ahli terlebih dulu. “Swaperiksa adalah sebuah langkah pertama, namun tidak bisa dijadikan sebagai diagnosis, sehingga tetap harus datang ke tenaga profesional,” jelas Andrian. Menutup sesi diskusi, Benny berpesan bahwa penting untuk saling bersolidaritas di keadaan yang sulit ini, termasuk untuk menjaga kesehatan mental masing-masing. “Pencegahan bunuh diri ini tidak selalu tentang mencegah seseorang untuk mengambil nyawanya. Pencegahan bunuh diri itu dimulai dari menghargai kehidupan,” tutup Benny. (***)

BP-AKR Fuels Retail dan Connectpedia Hadirkan Diskusi Bersama Pengusaha Dorong Kolaborasi dan Inovasi 

Dalam upaya mendukung keberlangsungan dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi nasional, BP – AKR Fuels Retail, perusahaan patungan antara bp dan PT AKR Corporindo Tbk.,  dan Connectpedia, komunitas pengusaha lokal di Surabaya, menggelar webinar bertajuk The Essentials of Innovation: Ideation & Growth pada Kamis (9/9/2021). Melalui webinar ini bp dan Connectpedia menghadirkan wadah diskusi bagi para pengusaha lokal di Surabaya untuk bersama-sama menjawab tantangan dan memaksimalkan potensi pertumbuhan bisnis di tengah pandemi melalui kolaborasi dan inovasi. Saat ini, berbagai industri telah menawarkan kolaborasi menuju inovasi dengan menghadirkan berbagai pilihan kepada pelaku usaha. Menurut survei IPSOS pada September 2021. Hal ini terjadi karena Indonesia merupakan negara dengan tingkat optimisme, stabilitas dan ketahanan paling tinggi dan terus menjadi yang paling optimistis di antara negara Asia Tenggara lainnya dalam pemulihan ekonomi nasional. Maka dari itu, penting bagi pengusaha untuk mengetahui peluang usaha serta kiat dalam memilih mitra yang tepat agar kolaborasi dapat menghasilkan inovasi. Benny Oktaviano, Head of Network Planning and Acquisition BP-AKR mengatakan melalui webinar ini, bp ingin menghadirkan diskusi untuk mendorong semangat kolaborasi dan inovasi bersama mitra yang tepat untuk beradaptasi dan memanfaatkan peluang di tengah pandemi. “Bersama bp, para pengusaha lokal bisa berkolaborasi dan berinovasi bersama dalam mengoptimalkan peluang di industri retail SPBU Indonesia melalui program Dealer Owned Dealer Operated (DODO),” katanya. Suherman Widjaja, President AMA Indonesia Chapter Tangerang Raya & FM Universitas Prasetiya Mulya menyampaikan bahwa inovasi bisa dimulai dari sesuatu yang kecil, yaitu dengan melakukan imitasi. “Tiru yang sudah ada dan lakukan perbaikan secara terus menerus. Sebanyak 97,8% kesuksesan bisnis karena melakukan imitasi dan pengembangan, hanya sedikit bisnis dengan ide orisinalnya yang bisa bertahan.” Dr. Sandy Wahyudi, CEO SLC Marketing, Inc. & Founder of Connectpedia menyambut positif komitmen bp dalam mendukung pengusaha lokal untuk meningkatkan kolaborasi dan inovasi. Dalam acara ini, Sandy juga menyampaikan, “Setiap pebisnis wajib untuk berkolaborasi. Tanpa hal ini, bisnis apapun tidak akan bertahan, terlebih di situasi pandemi seperti saat ini. Dan saya percaya bahwa komunitas bisnis adalah wadah yang tepat untuk bisa berkolaborasi satu sama lain,” ucapnya. Program Dealer Owned Dealer Operated (DODO) bp memberikan kesempatan kepada pengusaha lokal untuk menjadi mitra bp dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar serta gaya hidup konsumen bp di SPBU. Dalam skema DODO tersebut, bp menyediakan dukungan penuh kepada mitranya dalam membangun bisnis SPBU melalui perencanaan, equipment, perizinan, pre-construction, pelatihan, kampanye pemasaran (marketing campaign), dan juga dukungan dalam operasional seperti jaminan supply produk yang berkualitas. Bahan bakar berkualitas yang dimiliki bp mempunyai formula teknologi ACTIVE. Teknologi ACTIVE merupakan formula yang dirancang khusus untuk melindungi bagian penting dari mesin kendaraan ketika berkendara. Teknologi ini berupa jutaan molekul yang menempel pada permukaan logam mesin yang bantu melindungi mesin dari penumpukan kotoran, sehingga performa mesin tetap prima dan terjaga. Tentang BP BP adalah salah satu perusahaan energi terintegrasi terbesar di dunia, yang menawarkan bahan bakar dan layanan terkait lainnya kepada konsumen di lebih dari 18.000 lokasi ritel bermerek BP di dunia. BP memiliki lebih dari 100 tahun pengalaman dalam eksplorasi dan produksi minyak dan gas, transportasi dan pemasaran minyak dan gas, manufaktur dan pemasaran produk minyak, bahan bakar dan petrokimia. BP beroperasi di Eropa, Amerika Utara dan Selatan, Australasia, Asia dan Afrika. Di Indonesia, BP adalah salah satu investor asing terbesar, terutama melalui proyek gas alam cair (LNG) Tangguh yang dioperasikan di Papua Barat. BP juga memiliki minat pada manufaktur petrokimia melalui BP Petrochemical Indonesia, pemasaran pelumas Castrol, dan usaha bahan bakar penerbangan patungan BP-AKR. Tentang AKR PT AKR Corporindo Tbk., perusahaan logistik dan rantai pasokan terkemuka, yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi minyak bumi dan bahan kimia dasar, dengan jaringan penyimpanan yang luas untuk bahan baku cair dan kering, fasilitas transportasi dan operasi pelabuhan, serta merupakan salah satu distributor terbesar di Indonesia. Di tengah tingginya biaya logistik di Indonesia, PT AKR Corporindo Tbk., menawarkan solusi logistik dan rantai pasokan yang inovatif dan berbiaya efisien. PT AKR Corporindo Tbk. siap mendukung pengembangan industri di Indonesia dan berada di tengah-tengah pengembangan kawasan industri besar dan fasilitas pelabuhan di bagian timur Jawa yang akan menyediakan solusi logistik, energi, dan infrastruktur bagi industri yang berinvestasi di Indonesia. PT AKR Corporindo Tbk., berkomitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan untuk menghadirkan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan. (***)