Author: Fitri Kurnia

Nila Moral dan Nilai Sosial yang Terkandung dalam Novel di Bawah Lindungan Kabah

Di Bawah Lindungan Ka’bah adalah film drama remaja Indonesia yang dirilis pada tahun 2011 dan disutradarai oleh Hanny R. Saputra yang dibintangi oleh Herjunot Ali dan Laudya Cynthia Bella. Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Buya Hamka yang berjudul sama pada tahun 1978. Wikipedia Tanggal rilis awal: 16 Agustus 2011 Sutradara: Hanny Saputra Cerita oleh: Hamka Diadaptasi dari: Di Bawah Lindungan Ka’bah Produser: Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi Penghargaan: Festival Film Bandung untuk Penata Artistik Terpuji Film Bioskop Sinopsis Novel Roman karya Hamka yang berjudul ‘Di Bawah Lindungan Ka’bah’ ini menceritakan tentang seorang pemuda yang bernama Hamid, sejak usianya empat tahun ia sudah di tinggal oleh ayahnya. Masa kecilnya ia habiskan untuk membantu ibunya memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai penjual kue keliling. Hingga suatu hari ia bertemu dengan keluarga Tengku Haji Jafar yang baik hati dan kaya raya. Karena merasa kasihan melihat tetangganya yang menderita maka keluarga Haji Jafar meminta agar Hamid dan Ibunya tinggal dan bekerja di rumahnya. Dan Hamid diangkat sebagai anak oleh Tengku Haji Jafar karena dia anak yang cerdas, rajin, sopan, dan taat beragama. Hamid juga di sekolahkan ke HIS bersama Zainab, anak Haji Jafar. Tamat dari HIS keduanya kemudian melanjutkan ke Mulo sampai keduanya mendapat ijazah. Dan ternyata selama kebersamaan mereka itu, membuat keduanya saling jatuh cinta. Namun perasaan itu hanya mereka pendam dalam hati. Hamid menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang anak dari keluarga miskin yang dibiayai oleh keluarga Haji Jafar. Itulah kenapa dia hanya memendam rasa sukanya terhadap Zainab. Setelah tamat dari Mulo baru mereka berpisah. Zainab menjalani pingitan sesuai adat di desa itu sedangkan Hamid melanjutkan sekolah agama ke Padang Panjang. Di sekolah itulah Hamid mempunyai seorang teman laki-laki yang bernama Saleh. Suatu hari kabar mengejutkan datang, Hamid mendapat kabar bahwa ayah angkatnya, Haji Jafar meninggal dunia dan tidak lama kemudian, ibu kandungnya pun meninggal dunia. Dan sejak kematian ayah angkatnya, Hamid jarang bahkan tidak pernah menemui Zainab, hingga pada suatu petang, saat Hamid Pergi jalan-jalan di pesisir, ia bertemu dengan Mak Asiah, ibu angkatnya. Pada pertemuan itu Asiah berharap agar Hamid bisa datang kerumahnya, karena ada suatu hal penting yang ingin dibicarakannya. Pada keesokan harinya Hamid datang kerumah Mak Asiah, dan beliau meminta tolong agar Hamid mau membujuk Zainab untuk bersedia dinikahkan dengan kemenakan Haji Jafar. Meskipun permintaan itu bertentangan dengan isi hatinya, dia tetap melaksanakan apa yang diminta Mak Asiah. Akan Tetapi permintaan itu ternyata ditolak oleh Zainab dengan alasan ia belum ingin menikah.Semenjak kejadian itu Hamid tidak pernah datang lagi, dia hanya mengirimkan surat kepada Zainab dan mengatakan bahwa ia akan pergi jauh mengikuti langkah kakinya berjalan. Surat Hamid itulah yang selalu mendampingi Zainab yang dalam kesepian itu. Hamid merantau sampai ketanah suci, di negeri itu ia bertemu dengan Saleh, temannya dulu. Istri Saleh ternyata adalah sahabat baik Zainab. Dari surat Rosna yang dikirim untuk suaminya, Hamid mengetahui bahwa Zainab sakit dan ia sangat mengharapkan kedatangan Hamid. Zainab sendiri mengirim surat kepada Hamid dan mengatakan bahwa hamid harus kembali, kalau tidak, mungkin akan terjadi sesuatu padanya. Dan benar saja seminggu setelah itu, Zainab menghembuskan nafas terakhirnya. Saleh yang mengetahui kabar meninggalnya Zainab dari istrinya pun tidak tega memberitahu kabar tersebut pada Hamid. Namun akhirnya atas desakan dari Hamid, Saleh memberitahukan kabar tersebut. Setelah mendengar kabar menyedihkan itu, Hamid tetap memaksakan diri untuk berangkat ke Mina. Namun, dalam perjalanannya, dia jatuh lunglai, sehingga Saleh mengupah orang Badui untuk memapah Hamid. Setelah acara di Mina, mereka kemudian menuju Masjidil Haram. Setelah mengelilingi Ka’bah, Hamid minta diberhentikan di Kiswah. Dan kemudian Hamid pun meninggalkan dunia di hadapan Kabah, menyusul sang kekasih. Nilai Kehidupan 1.NILAI PENDIDIKAN “Sekolah-sekolah Agama yang di situ mudah sekali saya Masuki, karena lebih dahulu saya mempelajari ilmu umum, saya hanya tinggal memperdalam pengertian dalam perkara agama saja, sehingga akhirnya salah seorang guru menyarankan saya mempelajari agama di luar sekolah , sebab kepandaian saya dalam ilmu umum”. 2.NILAI AGAMA “ Ibu pun menunjukkan kepadaku beberapa do’a dan bacaan, yang menjadi wirid dari almarhum Ayah semasa mendiang hidup, mengharapkan pengharapan yang besar-besar kepada Tuhan Sarwa sekalian alam memohon belas kasihannya ”. 3.NILAI MORAL “ …maka pada dirinya saya dapati beberapa sifat yang tinggi dan terpuji, yang agaknya tidak terdapat pada pemuda-pamuda yang lain baik dari kalangan kaya dan bangsawan sekalipun.Sampai pada saat yang paling akhir daripada kehidupan ayahku, belum pernah ia menunjukkan Perangai yang tercela. Wahai Ros saya tertarik benar kepadanya” 4.NILAI SOSIAL “…kemiskinan telah menjadikan ibu putus harapan memandang kehidupan dan pergaulan dunia ini, karena tali tempat bergantung sudah putus dan tanah tempat berpijak sudah terbang…” Amanat Ketika kita hanya dipandang sebelah mata oleh orang lain, ingatlah bahwa Allah selalu memandang semua umatnya sama, tidak terhalang dengan miskin dan kaya dan terpandang atau tidaknya seseorang. Hanya keimanan dari diri sendiri lah yang membuat kita berbeda di hadapan Allah. Ketika segala apa yang ada di dunia ini menghalangi keinginanmu, percayalah bahwa Allah mempunyai caranya sendiri untuk kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Mencintai seseorang tidak semata hanya memandang fisik dan kekayaannya saja, tetapi juga hatinya.

Review Film “Project Power” Rekomendasi Film Action Populer 2020

Film Project Power mengisahkan tentang pil misterius yang beredar di sebuah kota di Amerika. Orang yang mengonsumsi pil tersebut akan memiliki kekuatan super selama lima menit. Namun, pil tersebut disalahgunakan oleh kelompok anak muda hingga menimbulkan banyak kriminalitas dan kejahatan di seantero kota. Mengetahui hal itu, Frank kemudian memburu pengedar pil misterius yang disebut Project Power, dibantu mantan tentara bernama Art (Jaime Foxx), sekaligus untuk memburu penculik anaknya. Nah, sebelum kalian streaming film Project Power di Netflix, simak terlebih dahulu ulasan dari kita di bawah ini! PLOT PADAT DENGAN PEMBAWAAN YANG TERLALU CEPAT Seperti yang sedikit dibahas di bagian pembuka, film ini berfokus pada pencarian dalang di balik tersebarnya sebuah pil super. Salah satu sosok yang paling berniat untuk mencari tahu hal ini adalah seorang mantan tentara bernama Art alias The Major (Jamie Foxx). Hal ini dilakukan oleh Art karena pihak yang memproduksi pil super tersebut telah menculik putri semata wayangnya. Setelah melakukan penyelidikan, Art pun mulai menemukan titik terang terkait organisasi tersebut lewat seorang remaja bernama Robin (Dominique Fishback). Robin dikisahkan sebagai remaja yang memperjualbelikan pil super tersebut dengan tujuan untuk membeli obat demi ibunya yang tengah sakit. Dalam menjalani aksinya ini, Robin ditemani oleh seorang polisi bernama Frank (Joseph Gordon-Levitt) yang melindunginya saat ada masalah. Saat Robin diculik oleh Art untuk mencari info tentang sumber pil nya, Frank pun langsung mencari tahu keberadaan sang remaja dan menyelamatkannya. Namun, sebenarnya Frank juga memiliki tujuan lain. Soalnya, dia justru menganggap Art sebagai dalang dari pil super yang mengakibatkan banyaknya tindakan kriminal di kotanya. Jalan cerita dari film ini pun semakin rumit setelah titik ini. Alur yang diberikan tanpa banyak twist; kejahatan di mana-mana, kombo dua karakter utama datang, bertarung, dan akhirnya menang. Film jenis ini biasa dikenal dengan nama popcorn movie; tanpa makna mendalam atau pesan yang serius, hanya untuk hiburan semata. Yang patut diperhitungkan adalah karakter yang diperankan Dominique Fishback mampu menjalin chemistry yang apik dengan dua karakter utama, yang notabene adalah aktor papan atas Hollywood. Sayang karakternya kurang mendapatkan peran besar, selain mempertontonkan bakatnya sebagai rapper. Tema yang ditawarkan juga cukup pasaran: seorang ayah yang ingin merebut kembali anaknya yang diculik, meski dengan berbagai cara. Ditambah beberapa adegan aksi berlatarkan cerita manusia super diselipkan perjuangan kelas, ras, dan isu feminisme, voilà, jadilah Project Power. Sisipan musik hip hop di adegan-adegan Robin turut mencairkan film biar enggak melulu tegang selama ditonton. Di sisi lain sebagai film action, adegan perkelahian sampai ledakan disajikan tanpa tanggung. Sehingga membuat durasi dua jam dari film ini tidak terasa membosankan dan terlalu panjang.Setelah membaca review film ini, kamu sudah bisa langsung menyaksikan keseruan film Project Power hanya di Netflix yaa :). Film ini juga memang bukan The Matrix yang memberikan pilihan dari dua pil yang tersedia. Premis awalnya menyebutkan bahwa setiap pil berisikan kekuatan yang tak disangka-sangka. Ini yang (seharusnya) membedakan film ini dengan genre serupa. Anehnya, hingga cerita berakhir, kejutan tersebut seakan terlupakan. Penasaran? Coba tonton saja filmnya.

Contoh Karya Ilmiah Film Pendek “Assalamualaikum Beijing”

BAB I PENDAHULUAN A.LATAR BELAKANG MASALAH Dengan seiringnya perkembangan zaman digital, sekarang banyak dari pelajar yang suka bermain game dan menghabiskan sebagian waktunya untuk bermain handphone. Padahal pelajar seharusnya belajar dengan berbagai cara, mulai dari membaca, menulis, menghitung, menganalisis, dan sebagainya. Akan tetapi sekarang banyak dari pelajar yang tidak suka dengan membaca. Karena mereka menganggap bahwa membaca itu adalah hal yang paling membosankan. Hal itu berkebalikan dengan manfaatnya, dengan membaca kita bisa mendapatkan banyak informasi yang bermanfaat. Bahkan kita dapat mengetahui dunia dengan membaca. Dengan membaca kita dapat mengetahui apa yang kita belum ketahui sebelumnya, dan sebelum ada terbesit dibenak kita. Maka dari itu, semoga dengan adanya makalah ini bisa menumbuhkan semangat membaca bagi para pelajar. Karena dengan menonton film “Assalamualaikum Beijing” memberikan kita pengetahuan tentang indahnya menghargai antar umat beragama, dan cinta yang tidak memandang kesempurnaan fisik seseorang. B.RUMUSAN MASALAH Bagaimanakah ulasan film “Assalamualaikum Beijing”? C.TUJUAN PENELITIAN Untuk mengetahui ulasan film “Assalamualaikum Beijing”? BAB II PEMBAHASAN Teks ulasan yaitu teks yang berisi ulasan atau penilaian terhadap suatu karya (drama atau film). Teks ulasan mempunyai struktur teks yang terdiri atas orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman. Orientasi berisi pengenalan tentang gambaran umum mengenai sebuah karya (film dan drama) yang akan diulas. Gambaran umum ini menyiapkan “latar belakang” bagi pembaca mengenai apa yang akan diulas. Tafsiran berisi gambaran detail mengenai sebuah karya (film dan drama) yang diulas. Evaluasi berisi pandangan dari pengulas mengenai hasil karya yang diulas. Pada bagian ini penulis akan menyebutkan bagian yang bernilai (kelebihan) atau bagian yang kurang bernilai (kekurangan) dari suatu karya (film dan drama). ULASAN FILM “ASSALAMUALAIKUM BEIJING” Assalamualaikum Beijing adalah sebuah film yang disutradai Guntur Soeharjanto, dengan gaya traveling Anda akan dimanjakan dengan berbagai tempat wisata khas Beijing dan Tiongkok yang indah. Anda seperti diajak untuk merasakan serunya mengunjungi tempat wisata di sana. Yang tak kalah menarik adalah begitu rapinya tata kota Beijing, mulai dari gedung, tempat umum, hingga transportasinya. Dibalik keindahan itu ada kerukunan masyarakat dan agama. Meskipun ada banyak agama, akan tetapi masyarakat hidup dengan rukun, dan damai. Terlebih agama islam yang merupakan agama minoritas di dalam kehidupan masyarakat Beijing. Walaupun sebagai agama minoritas, masyarakat tetap menghargai agama islam. Mereka menganggap bahwa agam islam sebagai agama murni.Film yang diadaptasi dari novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia ini merupakan film akhir tahun dan sekaligus juga film menyambut awal tahun 2015 yang manis. Cocok diputar untuk merayakan pergantian tahun. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Film “Assalamualaikum Beijing” yang disutradai Guntur Soeharjanto bercerita tentang salah satu agama yang ada di Beijing, diantaranya agama Islam yang dihargai oleh masyarakat agama-agama non Islam yang ada di kota tersebut.Film yang diadaptasi dari sebuah novel karya Asma Nadia cocok diputar untu merayakan malam pergantian tahun.Dari film “Assalamualaikum Beijing”, kita memperoleh pengetahuan baru tentang sebuah penyakit pembekuan darah yang disebut APS. Selain itu kita juga terhibur dengan humornya Ridwan. Sayangnya ada satu cerita yang tidak ada dalam film tersebut, tentang perjuangan Zhongwen menjadi seorang mualaf.