Beranda » Review Film “Project Power” Rekomendasi Film Action Populer 2020

Review Film “Project Power” Rekomendasi Film Action Populer 2020

Film Project Power mengisahkan tentang pil misterius yang beredar di sebuah kota di Amerika. Orang yang mengonsumsi pil tersebut akan memiliki kekuatan super selama lima menit. Namun, pil tersebut disalahgunakan oleh kelompok anak muda hingga menimbulkan banyak kriminalitas dan kejahatan di seantero kota. Mengetahui hal itu, Frank kemudian memburu pengedar pil misterius yang disebut Project Power, dibantu mantan tentara bernama Art (Jaime Foxx), sekaligus untuk memburu penculik anaknya.

Nah, sebelum kalian streaming film Project Power di Netflix, simak terlebih dahulu ulasan dari kita di bawah ini!

PLOT PADAT DENGAN PEMBAWAAN YANG TERLALU CEPAT

Seperti yang sedikit dibahas di bagian pembuka, film ini berfokus pada pencarian dalang di balik tersebarnya sebuah pil super. Salah satu sosok yang paling berniat untuk mencari tahu hal ini adalah seorang mantan tentara bernama Art alias The Major (Jamie Foxx). Hal ini dilakukan oleh Art karena pihak yang memproduksi pil super tersebut telah menculik putri semata wayangnya.
Setelah melakukan penyelidikan, Art pun mulai menemukan titik terang terkait organisasi tersebut lewat seorang remaja bernama Robin (Dominique Fishback). Robin dikisahkan sebagai remaja yang memperjualbelikan pil super tersebut dengan tujuan untuk membeli obat demi ibunya yang tengah sakit.

Dalam menjalani aksinya ini, Robin ditemani oleh seorang polisi bernama Frank (Joseph Gordon-Levitt) yang melindunginya saat ada masalah. Saat Robin diculik oleh Art untuk mencari info tentang sumber pil nya, Frank pun langsung mencari tahu keberadaan sang remaja dan menyelamatkannya. Namun, sebenarnya Frank juga memiliki tujuan lain. Soalnya, dia justru menganggap Art sebagai dalang dari pil super yang mengakibatkan banyaknya tindakan kriminal di kotanya.

Jalan cerita dari film ini pun semakin rumit setelah titik ini. Alur yang diberikan tanpa banyak twist; kejahatan di mana-mana, kombo dua karakter utama datang, bertarung, dan akhirnya menang. Film jenis ini biasa dikenal dengan nama popcorn movie; tanpa makna mendalam atau pesan yang serius, hanya untuk hiburan semata. Yang patut diperhitungkan adalah karakter yang diperankan Dominique Fishback mampu menjalin chemistry yang apik dengan dua karakter utama, yang notabene adalah aktor papan atas Hollywood. Sayang karakternya kurang mendapatkan peran besar, selain mempertontonkan bakatnya sebagai rapper.

Tema yang ditawarkan juga cukup pasaran: seorang ayah yang ingin merebut kembali anaknya yang diculik, meski dengan berbagai cara. Ditambah beberapa adegan aksi berlatarkan cerita manusia super diselipkan perjuangan kelas, ras, dan isu feminisme, voilà, jadilah Project Power.
Sisipan musik hip hop di adegan-adegan Robin turut mencairkan film biar enggak melulu tegang selama ditonton.

Di sisi lain sebagai film action, adegan perkelahian sampai ledakan disajikan tanpa tanggung. Sehingga membuat durasi dua jam dari film ini tidak terasa membosankan dan terlalu panjang.Setelah membaca review film ini, kamu sudah bisa langsung menyaksikan keseruan film Project Power hanya di Netflix yaa :).

Film ini juga memang bukan The Matrix yang memberikan pilihan dari dua pil yang tersedia. Premis awalnya menyebutkan bahwa setiap pil berisikan kekuatan yang tak disangka-sangka. Ini yang (seharusnya) membedakan film ini dengan genre serupa. Anehnya, hingga cerita berakhir, kejutan tersebut seakan terlupakan. Penasaran? Coba tonton saja filmnya.

Bagikan Artikel Ini