Dalam upaya meningkatkan efektivitas pencatatan, pengawasan, serta pengelolaan aset, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang melaksanakan proyek perancangan UI/UX aplikasi pencatatan dan monitoring aset berbasis website dengan studi kasus pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Perancangan aplikasi ini dilakukan sebagai solusi atas proses pengelolaan aset yang sebelumnya masih bersifat semi-manual, seperti penggunaan dokumen terpisah dan pencatatan yang belum terintegrasi, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data, keterlambatan informasi, serta kesulitan dalam pemantauan kondisi dan status aset.
Pengelolaan aset memiliki peran penting dalam mendukung operasional instansi pemerintah, khususnya dalam memastikan ketersediaan, kondisi, serta pemanfaatan aset secara optimal. Namun, sistem pencatatan dan monitoring yang belum didukung oleh antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang baik sering kali menimbulkan kendala, seperti rendahnya kemudahan penggunaan, kurangnya kejelasan informasi, serta tidak optimalnya proses pengambilan keputusan.
Melalui perancangan UI/UX aplikasi pencatatan dan monitoring aset berbasis website, mahasiswa Universitas Pamulang merancang sebuah antarmuka aplikasi yang mencakup fitur pencatatan data aset, pemantauan kondisi dan status aset, riwayat penggunaan, serta penyajian informasi dalam bentuk tampilan visual yang informatif dan mudah dipahami.
Perancangan ini dilakukan dengan pendekatan user-centered design, sehingga desain antarmuka dan alur pengguna dapat disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik, dan aktivitas pengguna di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Diharapkan, hasil perancangan UI/UX ini mampu meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengguna dalam mengelola aset, mempercepat akses informasi, serta mendukung proses monitoring aset secara lebih efektif dan efisien.
Perancangan ini juga menunjukkan bahwa penerapan UI/UX yang baik memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital instansi pemerintah serta meningkatkan kualitas pengelolaan aset secara berkelanjutan.