Beranda Kampus Wisuda 700 Lulusan, Untirta Dorong Generasi Jawara Berdampak bagi Indonesia

Wisuda 700 Lulusan, Untirta Dorong Generasi Jawara Berdampak bagi Indonesia

Orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mewisuda 700 lulusan pada Wisuda Gelombang VI Tahun 2026 di Auditorium Kampus Untirta Sindangsari, Kabupaten Serang, Minggu (11/10/2026). Rektor Untirta Fatah Sulaiman berpesan agar para lulusan terus berkarya, menjaga karakter, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Wisuda tersebut meliputi Wisuda Pascasarjana ke-61, Sarjana ke-84, dan Diploma III ke-73. Momentum ini menandai berakhirnya masa studi sekaligus awal perjalanan para lulusan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat.

Untirta mengusung semangat Jawara Berdampak untuk mendorong lulusannya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi, membuka peluang, dan menawarkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Rektor Untirta Fatah Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para wisudawan menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia juga mengapresiasi perjuangan para lulusan serta dukungan orang tua dan keluarga yang turut mengantarkan mereka mencapai keberhasilan.

Fatah berpesan agar para lulusan terus meningkatkan motivasi untuk berkarya dan menerapkan nilai-nilai karakter Jawara, yakni jujur, adil, wibawa, amanah, religius, dan akuntabel.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Jimly Asshiddiqie, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menyampaikan orasi ilmiah dalam prosesi wisuda tersebut.

Jimly Asshiddiqie Ingatkan Wisudawan Terus Belajar

Dalam orasi ilmiah bertema Membangun Indonesia Masa Depan di Era Artificial Intelligence: Reformasi Hukum, Demokrasi, dan Peran Generasi Muda, Jimly Asshiddiqie mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar.

Ia mendorong para lulusan untuk terus memperluas pengetahuan melalui buku, Al-Qur’an, pengalaman hidup, dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, generasi muda harus mempersiapkan diri menghadapi perubahan global dan mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Kampus Tak Ditahan

Jimly juga menekankan pentingnya prinsip rule of law, yakni pemerintahan yang berlandaskan hukum, bukan rule by law yang menggunakan hukum sebagai alat untuk melayani kepentingan kekuasaan.

Ia mengaitkan pentingnya penegakan hukum dengan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Jimly mengingatkan para lulusan agar peka terhadap berbagai persoalan kehidupan dan berperan dalam memperkuat demokrasi serta keadilan.

Ia berharap para wisudawan tumbuh menjadi intelektual yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, negara, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kemanusiaan.

Sepuluh Wisudawan Terbaik Raih Prestasi Akademik

Rektor Untirta Prof. Fatah Sulaiman memimpin wisuda.

Pada kesempatan tersebut, Untirta memberikan penghargaan kepada sepuluh wisudawan terbaik dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan. Prestasi tertinggi diraih Asti Hardianti dari Program Magister Pendidikan Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00.

Wisudawan terbaik lainnya adalah Dian Haerudin dari D3 Manajemen Pemasaran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dengan IPK 3,95; Windiyanti Bahari Putri dari S1 Hukum, Fakultas Hukum, dengan IPK 3,95; serta Nisrina Lutfiani Latifa dari S1 Pendidikan IPA, FKIP, dengan IPK 3,96.

Mutiara Sandi dari S1 Informatika, Fakultas Teknik, meraih IPK 3,90. Shofi Nur Azizah dari S1 Ilmu Kelautan meraih IPK 3,93, sedangkan Yustika Sari dari S1 Ekonomi Syariah, FEB, memperoleh IPK 3,94.

Selanjutnya, Nawal Najiya Rasya dari S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), meraih IPK 3,93. Rahma Sabila dari S1 Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), memperoleh IPK 3,76. Sementara itu, Supendi dari Program Doktor Ilmu Akuntansi, FEB, meraih IPK 3,98.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian akademik para lulusan sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi selama menempuh pendidikan di Untirta.

Baca Juga :  Untirta Optimis Dapat Hasil Terbaik di Indonesia Government PR Awards

Perwakilan Wisudawan Ajak Lulusan Berani Bermimpi

Perwakilan wisudawan, Windiyanti Bahari Putri, mengenang perjalanan pendidikannya selama empat tahun yang diwarnai berbagai tantangan, pertanyaan, dan keraguan. Ia mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi merupakan pengalaman baru bagi keluarganya sehingga perjalanan tersebut membutuhkan dukungan dan keyakinan bersama.

Windiyanti bersyukur dapat menyelesaikan pendidikan dan memberikan kebanggaan bagi keluarganya. Ia juga mengingatkan bahwa setiap lulusan memiliki perjalanan dan ukuran keberhasilan masing-masing.

Karena itu, ia mengajak para wisudawan untuk berani bermimpi lebih besar, terus belajar, dan tidak berhenti melangkah setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Windiyanti menyampaikan terima kasih kepada orang tua, wali, saudara, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan para lulusan. Ia juga mengapresiasi Untirta yang telah menjadi tempat mereka menimba ilmu dan mengembangkan diri.

Prosesi wisuda turut dihadiri Ketua Senat Untirta Rudi Zulfikar, para wakil rektor, anggota senat, kepala biro, dekan, kepala bagian, ketua kelompok kerja, serta sivitas akademika Untirta.

Melalui wisuda ini, Untirta berharap 700 lulusan mampu membawa nama baik almamater dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mendorong kemajuan daerah maupun bangsa. Semangat Jawara Berdampak diharapkan menjadi bekal bagi para alumni untuk menghasilkan karya, mengabdi kepada masyarakat, dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia. ***