Bekali Generasi Muda di Era Society 5.0, Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Pamulang Gelar PKM Literasi Digital dan Keamanan Siber di SMAN 1 Ciomas

SERANG – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema literasi digital dan keamanan siber di SMA Negeri 1 Ciomas, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang diikuti 25 siswa kelas XI.6 tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai penggunaan internet secara bijak, perlindungan data pribadi, serta keamanan siber di era Society 5.0.

Mengusung tema “Bijak Berinternet: Literasi Digital dan Keamanan Siber untuk Generasi Muda di Era Society 5.0”, kegiatan ini dilatarbelakangi tingginya aktivitas remaja di dunia digital. Mulai dari penggunaan media sosial, aplikasi pesan instan, hingga platform pembelajaran daring.

Tingginya intensitas penggunaan internet tersebut membuat remaja rentan terhadap berbagai ancaman digital, seperti penyebaran informasi palsu atau hoaks, penyalahgunaan data pribadi, hingga penipuan daring melalui modus phishing.

Tema tersebut juga sejalan dengan konsep Society 5.0, yakni masyarakat yang memanfaatkan teknologi sebagai penunjang kehidupan manusia. Dalam menghadapi perkembangan tersebut, kemampuan berpikir kritis menjadi hal penting agar siswa terbiasa memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Selain itu, siswa perlu memahami pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, mengenali ancaman siber, serta menerapkan etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana PkM, dosen pembimbing, dan Kepala SMA Negeri 1 Ciomas. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat sebagai simbol kerja sama antara pihak kampus dan sekolah.

Sebelum memasuki penyampaian materi, para peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal mengenai literasi digital dan keamanan siber.

Selanjutnya, Muhammad Fachri Albar menyampaikan materi tentang literasi digital dan keamanan siber. Materi yang diberikan meliputi penggunaan internet secara bijak, pengenalan ancaman siber seperti phishing, perlindungan data pribadi, etika berinternet, pencegahan perundungan siber, serta cara memverifikasi informasi agar tidak mudah terjebak hoaks.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung pengamanan akun yang dipandu Ibnu Hamdan.

Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan dengan langkah-langkah membuat kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA), mengatur privasi akun, mengenali tautan dan pesan phishing, serta memeriksa kebenaran informasi.

Demonstrasi dilakukan melalui layar proyektor sehingga peserta dapat menyimak setiap tahapan pengamanan akun secara langsung.

Suasana kegiatan semakin interaktif saat memasuki sesi tanya jawab dan kuis. Pemateri mengajukan sejumlah pertanyaan seputar perkembangan teknologi dan konsep Society 5.0. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya serta berbagi pengalaman selama menggunakan internet dan media sosial.

Sebagai tahap evaluasi, panitia kembali memberikan post-test untuk mengukur perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa. Nilai rata-rata soal pilihan ganda meningkat dari 94,4 menjadi 97,3 pada skala 100.

Sementara itu, rata-rata penilaian diri siswa terhadap kesadaran keamanan siber juga mengalami peningkatan, dari 3,25 menjadi 3,56 pada skala 1–5.

Peningkatan paling menonjol terlihat pada pemahaman mengenai cara mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), yang naik dari 3,24 menjadi 3,73.

Meski demikian, kebiasaan memeriksa alamat pengirim dan tautan sebelum mengklik masih perlu diperkuat melalui edukasi dan pembiasaan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan PkM ini, mahasiswa berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan sekaligus membangun kesadaran generasi muda agar lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan antara perguruan tinggi dan sekolah. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, para siswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara positif, melindungi data pribadi, serta ikut menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan aman.

Kegiatan PkM tersebut dilaksanakan oleh Kelompok 4 HMSI Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang Kampus Kota Serang, dengan Melita Anisa Putri sebagai ketua pelaksana dan Sefta Tri Wahyuni, S.Kom., M.Kom. sebagai dosen pembimbing. (*)

 

Bagikan Artikel Ini