SERANG – Suasana Alun-alun Kota Serang pada Selasa sore (5/5/2026) tampak berbeda. Di tengah keramaian warga, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam komunitas PIB (Pengawal Ideologi Bangsa) Untirta hadir membawa misi sosial melalui program Sekolah Pinggir Jalan dan Perpustakaan Keliling. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial anak-anak jalanan di ibu kota Provinsi Banten. Program ini menyasar anak-anak yang belum memiliki kesempatan mengenyam pendidikan formal. Dengan penuh kesabaran, anggota PIB Untirta mendampingi anak-anak jalanan belajar membaca dan menulis. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memutus rantai buta huruf yang masih dialami sebagian anak-anak marjinal di Kota Serang. Meski tergolong komunitas baru di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), PIB Untirta menunjukkan komitmen kuat dalam bidang pengabdian masyarakat. Komunitas yang dipimpin Rubi Alfarizi, mahasiswa jurusan PPKn Untirta, itu fokus pada empat pilar utama, yakni pengembangan ideologi, pendidikan, politik, dan sosial masyarakat. “Sesuatu yang besar berasal dari gerakan-gerakan kecil. Kami secara optimistis berupaya mengadakan Sekolah Pinggir Jalan sebagai bentuk kesadaran dalam merespons kondisi masyarakat,” ujar Rubi. Aksi literasi tersebut bukan menjadi kegiatan pertama yang dilakukan PIB Untirta. Pada pekan sebelumnya, mereka juga sukses menggelar Talkshow Anak dan Remaja yang bertujuan mencegah dan meminimalisasi tindak kekerasan terhadap anak di Kota Serang. Kegiatan itu lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya kasus kekerasan anak yang terjadi di wilayah tersebut. Dalam upaya memperluas gerakan sosialnya, PIB Untirta saat ini membuka rekrutmen anggota baru bagi mahasiswa yang ingin terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Selain itu, komunitas tersebut juga membuka donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam mendukung program pendidikan dan sosial mereka, di antaranya: Buku bacaan anak, pelajaran, maupun cerita. Alat tulis dan perlengkapan belajar. Donasi uang tunai untuk mendukung operasional kegiatan sosial. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau turut mendukung kegiatan PIB Untirta dapat mengakses informasi melalui akun Instagram resmi mereka di @pibuntirta.official. Kehadiran PIB Untirta menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi.