Bahasa sunda merupakan bahasa ibu bagian sebagian besar etnik Sunda. Bahasa Sunda tidak hanya tersebar di Jawa Barat, tetapi juga tersebar di luar Jawa Barat (Darheni 2011), salah satunya di Provinsi Jawa Tengah khususnya di daerah perbatasan yang masih mengguakan bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional, tetapi data sensus mengungkapkan bahwa bahasa Indonesia tidak digunakan sebagai bahasa pertama oleh semua warga negara Indonesia. Meskipun penggunaannya menyebar, masih banyak orang yang berkomunikasi hanya dalam bahasa lokal mereka, dalam hal ini dialek dari daerah masing-masing (Lauder dan Lauder, 2016: 2). Salah satu daerah yang masih menggunakan bahasa lokal sebagai bahasa ibu adalah daerah Tangerang, Banten. Kosakata Bahasa Sunda Halus Sedang dan Kasar Sunda Halus-Sunda Sedang-Sunda Kasar-Bahasa Indonesia 1. Cepil- Ceuli- Ceuli-Telinga 2. Soca-Panon-Mata-Mata 3. Pangamun-irung-Irung-Hidung 4. Panangan-Leungeun-Kokod-Tangan 5. Sampean-Suku-Cokor- Kaki Satuan Leksikon Satuan dari leksikon adalah leksem, yaitu satuan kata yang bemakna (Chaer, 2002: 60). Berikut beberapa leksikon yang di temukan: 1. Kata Resep yang artinya suka Leksikon ini digunakan untuk menyatakan perasaan suka/senang terhadap suatu hal atau seseorang. 2. Kata hayu yang artinya ayo Leksikon ini biasa digunakan ketika kerabat atau teman mengajak ke sesuatu tempat. 3. Kata Embung yang artinya tidak mau Leksikon ini digunakan untuk menolak sesuatu atau ajakan. 4. Kata Kembang yang artinya bunga makna sebenarnya ‘sejenis tanaman’, tetapi menjadi unsur pembentuk istilah untuk makna ‘paling cantik’ pada istilah Kembang desa/ Bungan desa. 5. Kata torek yang artinya tuli diganti dengan kata atau ungkapan yang maknanya dianggap lebih halus yaitu tunarungu. Contoh: – Anaknya menderita tunarungu 6. Ngendong Ngendong memiliki arti “menginap”, ngendong biasa dilakukan ketika kerumah sanak-saudara ketika ada acara penting dalam sebuah keluarga. 6. Teh merupakan leksikon dari kata teteh yg berarti kakak perempuan/perempuan yg lebih tua dari penutur/mbak versi Sunda. Namun terkdang di beberapa daerah memiliki makna yang berbeda yaitu sebagai minuman contohnya : Teh Jus, teh celup dan lain-lain.
Kata ini sudah tidak asing lagi di dengar oleh telinga kita semua, bahkan banyak jurnalis-jurnalis yang membahas mengenai judul artikel ini. Bahasa adalah alat penghubung antar sesama manusia, tanpa bahasa manusia tidak bisa berkomunikasi secara jelas. Dengan mempelajari bahasa seseorang dapat mengetahui info, kebudayaaan, membuka pikiran, serta dapat berkomunikasi dengan beberapa orang diberbagai dunia. Secara sederhana, bahasa dapat diartikan sebagai alat komunikasi yang digunakan oleh manusia. Namun, secara luasnya bahasa merupakan alat komunikasi yang berupa lambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan digunakan dalam kehidupan sehari-sehari. Dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau ungkapan perasaan. Dalam studi sosiolinguistik, bahasa diartikan sebagai sebuah sistem lambang, berupa bunyi, yang bersifat arbitrer. Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi antar manusia. Bahasa sebagai alat perantara antar anggota masyarakat dalam satu kelompok dan alat interaksi secara individu maupun kelompok Namun, agar lebih jelas, mari kita simak definisi dan pengertian bahasa menurut para ahli. 1. Menurut Kridalaksana dan Djoko Kentjono (dalam Chaer, 2014:32) bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. 2. Sudaryono: Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman. 3. Carrol: Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia. 4. Menurut Owens yang dikutip oleh Mulyono Abdurrahman, bahasa merupakan kode atau sistem konvensional yang disepekati secara sosial untuk menyajikan berbagai pengertian melalui berbagai pengertian melalui berbagai simbol sembarang (arbritrary symbol) dan tersusun bedasarkan aturan yang ditentukan. 5. Owen dalam Stiawan (2006), menjelaskan definisi bahasa yaitu language can be defined as a socially shared combinations of those symbols and rule governed combinations of those symbols (bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan). 6. Walija (1996), mengungkapkan definisi bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain. 7. Syamsuddin (1986), beliau memberi dua pengertian bahasa. Pertama, bahasa adalah alat yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan, alat yang dipakai untuk mempengaruhi dan dipengaruhi. Kedua, bahasa adalah tanda yang jelas dari kepribadian yang baik maupun yang buruk, tanda yang jelas dari keluarga dan bangsa, tanda yang jelas dari budi kemanusiaan. Bahasa internasiaonal Bahasa inggris, bahasa arab, dan bahasa indonesia, merupakan bahasa dunia. ketiga bahasa tersebut mempunyai kaitan yang erat antara satu dengan yang lainnya. Bahasa inggris semua orang tahu bahwa bahasa inggris adalah bahasa komunikasi persatuan dunia (internasional). Sebagai negara berkembang, indonesia tidak mau kalah dengan perkembangn yang ada diluar negeri maka untuk bisa berhubungan dan berkomunikasi dengan baik mereka wajib bisa berbahasa inggris. Bahasa arab merupakan bahasa islami. Bahasa ini adalah bahasa resmi dari 25 negara, dan merupakan bahasa peribadatan dalam agama islam karena merupakan bahasa yang dipakai oleh Al-Qur’an. Bahasa indonesia merupakan bahasa pemersatu di Indonesia. Bahasa indonesia merupakan bahasa yang terus berkembang dan menghasilkan kata-kata baru, baik dari penciptaan maupun penyerapan dari bahasa asing atau daerah. Hubungan Bahasa dan Pikiran Perkembangan pikiran seseorang sangat berhubungan dengan pemerolehan bahasa karena pada dasarnya tahap-tahap menuju proses kompetensi berbahasa diikuti dengan perkembangan pikiran. Pemerolehan bahasa sangat erat kaitannya dengan kemampuan berfikir. Maka dari itu, bahasa merupakan prasyarat untuk berkembangnya kemampuan berfikir. Karena kenyataannya bahwa apa yang dipikirkan hanya dapat dijelaskan melalui bahasa. Hal tersebut juga sesuai dengan fungsi bahasa yaitu sebagai alat untuk mengutarakan pikiran, perasaan, ide maupun gagasan.