LEBAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten Kelompok 6 Desa Kapunduhan turut ambil bagian dalam kegiatan GOROR (Gotong Royong Rakyat) bersama masyarakat Desa Kapunduhan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga siang hari itu difokuskan pada perbaikan jalan yang menjadi akses utama warga menuju Kantor Kecamatan Cijaku. Meski secara administratif ruas jalan tersebut berada di wilayah Desa Kandang Sapi, jalur itu menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Kapunduhan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, bersekolah, hingga mengurus pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan. Puluhan warga bersama mahasiswa KKN tampak bahu-membahu memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan. Dengan peralatan sederhana dan material yang diperoleh secara swadaya, mereka berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Kepala Desa Kapunduhan mengatakan, perbaikan jalan melalui gotong royong merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga. “Harapan kami tentu yang pertama, manfaat dari perbaikan jalan ini bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga Kapunduhan yang setiap hari melintasi jalur ini,” ujarnya. Ia berharap kegiatan gotong royong tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar kebutuhan infrastruktur jalan di wilayahnya segera mendapat penanganan yang lebih serius. “Mudah-mudahan dengan adanya wawancara ini, Pemerintah Daerah bisa melihat bahwa kebutuhan kami terkait infrastruktur jalan itu luar biasa besar. Kami berharap ada secercah harapan, agar Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten turut prihatin dan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan seperti ini,” katanya. Menurutnya, apa yang dilakukan masyarakat saat ini hanyalah solusi sementara di tengah keterbatasan anggaran. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan pembangunan jalan yang lebih permanen. “Kami sadar apa yang kami lakukan ini sifatnya masih sementara dan terbatas. Tapi ini adalah bukti nyata kepedulian warga. Kami berharap pemerintah bisa turun tangan agar pembangunan jalan ini bisa lebih maksimal dan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” tuturnya. Sementara itu, Ketua KKN Kelompok 6 Desa Kapunduhan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Alan Maulana, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan GOROR merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat semangat kolaborasi antara kampus dan warga desa. “Kami hadir bukan hanya menjalankan program KKN, tetapi juga ingin terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Kapunduhan menjadi pelajaran berharga bagi kami bahwa pembangunan desa harus dibangun melalui kebersamaan. Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih agar jalan ini dapat dibangun secara permanen dan mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Alan. Melalui kegiatan GOROR tersebut, masyarakat dan mahasiswa KKN berharap kondisi infrastruktur jalan menuju Kecamatan Cijaku dapat segera menjadi prioritas pembangunan. Dengan akses jalan yang lebih baik, mobilitas warga diharapkan semakin lancar sehingga mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di Desa Kapunduhan.