MERAK – Forum Pelestari Terumbu Karang (F-PTK) Provinsi Banten berkolaborasi dengan Tim Squad Merak Besar dan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar program edukasi lingkungan bertajuk “Coral Reefs Goes to School”. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap ekosistem laut sejak dini kepada generasi muda. Melalui program tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga terumbu karang sebagai habitat berbagai biota laut sekaligus pelindung alami pantai dari ancaman abrasi. Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti edukasi interaktif mengenai pengenalan jenis-jenis terumbu karang, fungsi ekologisnya, serta perannya bagi kelangsungan hidup biota laut. Selain itu, mereka juga mendapatkan demonstrasi metode transplantasi karang menggunakan media buatan sebagai persiapan sebelum nantinya ditempatkan di dasar laut. Tak hanya itu, peserta juga diajak memahami pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik yang menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kelestarian ekosistem bawah laut. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran untuk menjaga kebersihan wilayah pesisir dan laut. Kolaborasi antara F-PTK Banten, Tim Squad Merak Besar, dan mahasiswa KKM UNIBA ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan dari kalangan generasi muda yang aktif menjaga kelestarian laut. Upaya tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelestarian kawasan perairan Merak Besar yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari sekaligus habitat penting bagi ekosistem terumbu karang di Provinsi Banten.
Cilegon — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menggelar seminar Hari Anak Nasional di SD Negeri Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Acara ini mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat: Bersama Mewujudkan Generasi Cerdas, Sehat, dan Berkarakter” dengan menghadirkan psikolog ternama, Sri Mujiati, M.Psi., Psikolog, sebagai pemateri utama. Seminar ini bertujuan untuk membentuk mentalitas anak yang tangguh, menanamkan nilai-nilai karakter luhur, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sejak dini. Kehadiran pemateri profesional di bidang psikologi anak memberikan dampak besar bagi pemahaman para siswa mengenai potensi diri mereka.Dalam pemaparannya, Sri Mujiati menyampaikan bahwa generasi yang kuat lahir dari anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki regulasi emosi yang baik dan karakter yang terpuji. Beliau mengajak para siswa aktif berdialog secara interaktif melalui berbagai gim edukatif yang menyenangkan. Ketua KKM Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap masa depan generasi muda di wilayah Mekarsari. Pihak sekolah SDN Tembulun juga menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif program kerja mahasiswa KKM UNIBA ini karena dinilai sangat edukatif dan memotivasi para siswa untuk terus berprestasi.
CILEGON – Guna meringankan beban masyarakat yang terdampak krisis air bersih, PT PLN (Persero) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Suralaya bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Pemerintah Kota Cilegon, serta mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (Uniba). Melalui kolaborasi lintas sektor ini, bantuan air bersih disalurkan kepada warga di kawasan Gunung Batur, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Kawasan Gunung Batur yang berada di dataran tinggi kerap mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Kondisi geografis yang menantang membuat masyarakat harus berjuang lebih keras untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Perwakilan manajemen PLN UBP Suralaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). PLN berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan, khususnya dalam kondisi darurat seperti krisis air bersih. Pemerintah Kota Cilegon dan BPBD Kota Cilegon turut mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. BPBD mengerahkan armada truk tangki air untuk menjangkau titik-titik penampungan di kawasan Gunung Batur sehingga distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar. Sementara itu, mahasiswa KKM Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa berperan aktif membantu proses penyaluran air bersih. Mereka mengoordinasikan warga, mengatur antrean, hingga membantu mengalirkan air ke jeriken dan wadah milik masyarakat agar proses distribusi berlangsung tertib. Ketua KKM Kelompok 17 Uniba mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa ingin memberikan kontribusi nyata, tidak hanya melalui ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga dengan menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Warga Gunung Batur menyambut bantuan air bersih tersebut dengan antusias. Mereka menilai bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, seperti air minum, memasak, serta keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) selama beberapa hari ke depan.
CILEGON – Kelompok 17 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Tahun 2026 secara nyata menunjukkan komitmen pengabdiannya kepada masyarakat. Sejalan dengan program kerja di bidang kesehatan, para mahasiswa menjalin sinergi erat dengan bidan desa dan para kader kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu Balita di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini menyasar para ibu, bayi, dan balita di wilayah setempat. Kehadiran mahasiswa KKM 17 UNIBA disambut antusias oleh para kader Posyandu serta warga sekitar yang berbondong-bondong memeriksakan tumbuh kembang anak mereka. Kelompok KKM17 Mekarsari, lin Riafi, mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan rutin ini merupakan langkah konkret untuk mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan dasar di tingkat kelurahan. “Sinergi ini merupakan bentuk nyata implementasi tema KKM UNIBA tahun ini, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sosial-kesehatan. Kami tidak hanya membantu secara teknis pelayanan, tetapi juga berupaya memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para orang tua,” ujar Rama. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi untuk membantu beberapa pos pelayanan. Mulai dari meja pendaftaran, melakukan penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan grafik tumbuh kembang pada Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) serta pemeriksaan gula darah dll.Selain memberikan bantuan tenaga, tim mahasiswa yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ratu Sifa Ni’mah, S.E., M.Ak., juga aktif menyelipkan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang guna mencegah risiko stunting pada anak. Langkah persuasif ini diperkuat dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat dan padat gizi kepada anak-anak yang hadir.Pihak kelurahan dan kader kesehatan setempat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif dan keaktifan mahasiswa UNIBA. Bantuan dari para mahasiswa dinilai sangat meringankan alur pelayanan sehingga pelaksanaan Posyandu berjalan lebih tertib, cepat, dan interaktif.Melalui program sinergi Posyandu ini, KKM Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa berharap tingkat kesadaran orang tua di Kelurahan Mekarsari terhadap kesehatan anak dapat terus meningkat. Kegiatan ini juga menjadi satu dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang akan dijalankan oleh kelompok mahasiswa tersebut selama 40 hari ke depan di wilayah Pulomerak.
SERANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 17 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses mengawal dan memeriahkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di dua lembaga pendidikan sekaligus, yaitu TK Bina Sejahtera dan SDN Tembulun pada pertengahan Juli 2026. Kehadiran para mahasiswa ini membawa energi positif dan semangat baru bagi para peserta didik baru dalam memulai tahun ajaran sekolah. Kegiatan MPLS yang dirancang oleh mahasiswa KKM 17 UNIBA ini bertujuan untuk menciptakan transisi belajar yang menyenangkan dari rumah ke sekolah. Melalui berbagai program edukasi kreatif, permainan interaktif, dan pengenalan nilai-nilai karakter, suasana sekolah yang awalnya asing bagi anak-anak berubah menjadi lingkungan yang ramah dan penuh ceria. Di TK Bina Sejahtera, mahasiswa KKM fokus pada aktivitas motorik ringan dan pengenalan lagu-lagu edukatif. Anak-anak diajak untuk berani tampil, bersosialisasi dengan teman sebaya, serta mengenal para guru lewat cara yang menyenangkan. Sementara itu, di SDN Tembulun, materi MPLS dikemas sedikit lebih menantang namun tetap menghibur. Mahasiswa memberikan edukasi dasar mengenai kedisiplinan, kebersihan lingkungan, serta pentingnya literasi sejak dini melalui sesi cerita bergambar. Antusiasme siswa baru terlihat sangat tinggi saat mereka mengikuti kuis berhadiah dan dinamika kelompok yang dipandu langsung oleh para mahasiswa. Kepala Sekolah SDN Tembulun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi aktif mahasiswa UNIBA. Pihak sekolah merasa sangat terbantu karena kehadiran mahasiswa mampu menghidupkan suasana kelas, meredakan ketegangan siswa baru, dan menanamkan rasa percaya diri kepada anak-anak sebelum memulai kegiatan belajar mengajar yang efektif. Ketua KKM Kelompok 17 UNIBA menyatakan bahwa program kolaborasi pendidikan ini merupakan salah satu pilar pengabdian nyata mereka kepada masyarakat desa setempat. Melalui momentum MPLS ini, diharapkan hubungan emosional yang baik antara mahasiswa, pihak sekolah, dan warga sekitar dapat terus terjaga hingga masa KKM berakhir.
Mekarsari, Pulomerak — Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Tahun 2026, khususnya Kelompok 17 yang ditempatkan di Kelurahan Mekarsari, melaksanakan kegiatan Pelepasan peserta KKM kepada Pemerintah Kecamatan Pulomerak.Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum mahasiswa diterjunkan ke desa-desa lokasi pengabdian masyarakat yang akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari.Acara penyerahan berlangsung di Aula Kecamatan Pulomerak dan dihadiri oleh pihak Universitas Bina Bangsa, Bapak Camat beserta jajaran, serta seluruh mahasiswa peserta KKM.Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis peserta KKM, termasuk anggota Kelompok 17 Mekarsari, dari pihak universitas kepada Pemerintah Kecamatan sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat