KIRobo Moonzher SMA Negeri 2 Tangerang Selatan Kembali Torehkan Prestasi Internasional di World Invention Creativity Olympic 2026 di Seoul, Korea Selatan

KIRobo Moonzher SMA Negeri 2 Tangerang Selatan Kembali Torehkan Prestasi Internasional di World Invention Creativity Olympic 2026 di Seoul, Korea Selatan

Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh tim riset KIRobo Moonzher SMA Negeri 2 Tangerang Selatan dalam ajang World Invention Creativity Olympics (WICO) 2026 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Pada kompetisi internasional yang mempertemukan para inovator muda dari berbagai negara tersebut, KIRobo Moonzher berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih satu Gold Medal, satu Silver Medal, serta satu Special Award.

Di bawah pembinaan Ardian Febriansyah Putra, S.Pd., M.Pd., Tim A melalui inovasi TAPIR (Smart Betel Leaf Air Purification System) sukses meraih Gold Medal sekaligus Special Award kategori Best Presentation, Outstanding Creativity, and Invention Demonstrated through the Invention Titled. Penghargaan ini diberikan kepada tim yang dinilai memiliki kualitas inovasi yang unggul, kreativitas yang tinggi, serta kemampuan presentasi yang sangat baik di hadapan dewan juri internasional.

Sementara itu, Tim B melalui inovasi ALINO (Smart Green Portable Hydroponics Integrated IoT) berhasil menyumbangkan Silver Medal. Inovasi tersebut menawarkan solusi pertanian modern berbasis Internet of Things (IoT) yang mendukung efisiensi penggunaan sumber daya dan pengelolaan tanaman secara cerdas.

Keberhasilan ini semakin bermakna karena dari tujuh tim kontingen Indonesia yang mengikuti WICO 2026, KIRobo Moonzher SMA Negeri 2 Tangerang Selatan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mendapat kehormatan naik ke podium untuk menerima Special Award. Momen tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan riset, inovasi, dan presentasi peserta didik Indonesia mampu memperoleh pengakuan di tingkat internasional.

Ardian Febriansyah Putra, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang dan penuh komitmen. Menurutnya, setiap tahapan penelitian, mulai dari menemukan ide, melakukan eksperimen, menyempurnakan inovasi, hingga mempersiapkan presentasi, menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan kemampuan para peserta didik.

“Keberhasilan ini lahir dari proses belajar yang tidak singkat. Anak-anak membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba, menerima masukan, dan terus menyempurnakan sebuah gagasan dapat menghasilkan karya yang diakui di tingkat dunia. Saya berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka untuk terus berkarya dan memberikan solusi melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Prestasi yang diraih KIRobo Moonzher di WICO 2026 menjadi kebanggaan bagi SMA Negeri 2 Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, sekaligus Indonesia. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda untuk menekuni dunia riset dan inovasi, serta berani menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.

Bagikan Artikel Ini