
KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) tengah melakukan penataan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang, yang di dalamnya terdapat Kantor Bupati Tangerang. Proyek penataan ini menelan anggaran tidak sedikit, yakni sebesar Rp14,7 miliar.
Proyek dengan nama Penataan Ruang Kerja Gedung Setda Kabupaten Tangerang tersebut mencakup sejumlah ruang utama, ruang kerja, hingga ruang istirahat Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
Berdasarkan penelusuran Bantennews.co.id melalui laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tangerang, proyek ini dikerjakan oleh CV Lentera Lestari, perusahaan yang beralamat di Jalan Balai Warga I Nomor 13, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang. Perusahaan tersebut keluar sebagai pemenang lelang dari total 34 peserta.
CV Lentera Lestari mengajukan penawaran senilai Rp14.726.915.735,27. Nilai tersebut kemudian menjadi harga terkoreksi dengan angka yang sama, hingga akhirnya disepakati harga negosiasi sebesar Rp14.703.396.100,40 atau sekitar Rp14,7 miliar.
Meski tahun anggaran 2025 hampir berakhir, progres pekerjaan proyek tersebut belum sepenuhnya rampung. Pantauan Bantennews.co.id pada Rabu (24/12/2025), sejumlah pekerja masih terlihat beraktivitas di area lobi utama atau lantai dasar Gedung Setda Kabupaten Tangerang. Para pekerja tampak sibuk membersihkan lantai marmer dan menyelesaikan pekerjaan lainnya.
Berdasarkan dokumen paket pekerjaan konstruksi, terdapat 14 uraian pekerjaan utama dalam proyek Penataan Ruang Kerja Gedung Setda Kabupaten Tangerang, yakni:
Pekerjaan entrance utama, meliputi dinding cover, plafon, dan lantai marmer. Pekerjaan lobi utama lantai 1, meliputi plafon dan lantai marmer. Pekerjaan lobi utama lantai 3, meliputi plafon, lantai, kolom, dan pelapis dinding. Pekerjaan Ruang Asda II lantai 3, meliputi lapis dinding, lantai, plafon, serta interior filing kabinet. Pekerjaan Ruang Asda III lantai 3, meliputi lapis dinding, lantai, plafon, serta interior filing kabinet.
Pekerjaan Ruang Asda I lantai 3, meliputi lapis dinding, lantai, plafon, serta interior filing kabinet. Pekerjaan musala, meliputi perbaikan interior musala ruang asda dan koridor lorong musala. Pekerjaan lobi utama lantai 4, meliputi plafon, lantai, kolom, dan pelapis dinding.
Pekerjaan ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP), meliputi ruang tunggu, ruang diskusi, area staf, ruang kasubag, ruang kabag, ruang bidding, ruang staf konsul, koridor, dan ruang rapat. Pekerjaan ruang Bupati, meliputi ruang kerja utama dan ruang istirahat Bupati.
Pekerjaan lobi lantai 2, meliputi perbaikan daun pintu dan pekerjaan lainnya. Pekerjaan ruang fitness, meliputi dinding, jendela, mekanikal elektrikal, dan kamar mandi. Instalasi pemadam kebakaran, meliputi instalasi hydrant dan sprinkler. Pekerjaan elektronik, meliputi sistem IP-CCTV, telepon, fire alarm, dan sound system.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Bangunan DTRB Kabupaten Tangerang, Deki Kusmayadi, mengatakan progres penataan Gedung Setda saat ini telah mencapai 98 persen. Ia optimistis pekerjaan tersebut akan rampung sesuai jadwal, yakni pada akhir Desember 2025.
“Progres sudah 98 persen dan optimis selesai akhir bulan ini,” ujar Deki saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.
Deki menjelaskan bahwa penataan Gedung Setda dilakukan secara bertahap dan tidak hanya dikerjakan dalam satu tahun anggaran. Ia memastikan pada tahun mendatang akan kembali dianggarkan untuk memperbaiki bagian gedung lainnya.
“Seperti Setda lantai 2 belum, lantai 1 belum, lantai 4 belum. Pekerjaan dilakukan bertahap karena keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Menurut Deki, apabila penataan dilakukan sekaligus untuk seluruh gedung yang terdiri dari lima lantai, maka dibutuhkan anggaran yang cukup besar.
“Kalau dikerjakan sekaligus dari awal, anggarannya bisa mencapai sekitar Rp30 miliar,” tandasnya.
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo