Beranda Pemerintahan Wujudkan Smart City, Ketua DPRD Dorong Pemkot Serang Gunakan Jaringan Fiber Optic

Wujudkan Smart City, Ketua DPRD Dorong Pemkot Serang Gunakan Jaringan Fiber Optic

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Dinas Komunitas dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang - (Foto Ade Faturohman/BantenNews.co.id)

SERANG – Untuk memastikan program Smart City berjalan dengan semestinya, Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Dinas Komunitas dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang. Ia mempertanyakan terkait dengan infrastruktur penunjang Smart City, yaitu koneksi internet.

“Jadi Diskominfo Kota Serang ini memiliki konsep Smart City, namun kondisinya saat ini koneksi internet masih saja sering macet (terganggu). Setelah sidak ini akhirnya dapat dimaklumi, karena memang anggaran kita saat ini masih belum mampu menyediakan yang lebih baik,” ujarnya di Diskominfo Kota Serang, Senin (25/11/2019).

Ia mengatakan, untuk mendukung konsep Smart City yang diusung oleh Diskominfo, maka DPRD Kota Serang akan mencoba untuk mencarikan solusi agar infrastruktur penunjangnya dapat lebih baik lagi.

“Nanti kan ketika Bankeu itu cair, akan dilakukan rapat koordinasi kembali bersama TAPD. Nah mungkin dapat dianggarkan disana untuk beberapa perbaikan,” ucapnya.

Budi menegaskan, dirinya sangat mendukung upaya Diskominfo dalam menyempurnakan konsep Smart City, terlebih dalam hal infrastruktur penunjangnya yaitu koneksi internet.

“Jadi kalau memang solusi agar tidak melulu macet koneksinya harus diganti menjadi menggunakan Fiber Optic, ya gunakan saja. Berapa kira-kira anggarannya, nanti kami coba sediakan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Serang, Hari Pamungkas mengatakan bahwa saat ini memang infratruktur internet yang digunakan oleh Pemkot Serang masih menggunakan pemancar radio.

“Jadi dari sini ditembakkan sinyal ke setiap OPD yang ada di Kota Serang. Dan kelemahan dari penggunaan pemancar radio itu adalah dapat terganggu oleh objek lain. Misalkan pohon ataupun gedung,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Diskominfo Kota Serang saat ini menyediakan bandwith kecepatan internet untuk setiap OPD sebesar 50 megabyte (MB). Namun, kemungkinan yang sampai kepada setiap OPD tidak sebesar itu.

“Bisa saja pada saat pengiriman sinyal itu terhalang pohon atau objek lainnya. Makanya yang sampai kecepatan mungkin hanya 45 MB atau 40 MB saja,” ujarnya.

Mengenai penggunaan Fiber Optic, ia mengaku bahwa hal ini sudah menjadi perencanaan. Karena, penggunaan Fiber Optic memang lebih stabil.

“Kalau menggunakan Fiber Optic sangat minim gangguan kecuali memang dari pihak provider internetnya atau kabel bawah tanahnya terputus,” ujarnya.

Namun, untuk menggunakan Fiber Optic dibutuhkan anggaran yang cukup besar. Pasalnya, untuk satu meter Fiber Optic saja dibutuhkan anggaran sebesar Rp200 ribu.

“Nah sekarang bisa dihitung, jarak terjauh OPD di Kota Serang itu berapa kilometer? Dikalikan dengan seluruh OPD yang ada di Kota Serang, tentu dibutuhkan anggaran yang cukup besar,” ucapnya.

(Dhe/Red)