Beranda Kesehatan Waspadai Penyakit Cacingan Pada Anak, Bisa Pengaruhi Gizi dan Tumbuh Kembang

Waspadai Penyakit Cacingan Pada Anak, Bisa Pengaruhi Gizi dan Tumbuh Kembang

Ilustrasi - foto istimewa detik.com

TANGERANG – Penyakit cacingan yang ditularkan melalui tanah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara beriklim tropis dan sub tropis seperti Indonesia. Penyakit ini termasuk dalam kelompok penyakit terabaikan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Puskesmas Gebang Raya tengah mendistribusikan obat cacing ke sekolah-sekolah di wilayah kerjanya, Kamis (25/11/2021).

Kepala Puskesmas Gebang Raya, Kecamatan Periuk, dr Setyawan mengungkapkan masalah kecacingan kerap terjadi pada daerah dengan kondisi hygiene dan sanitasi yang kurang baik. Terlebih, perilaku hidup bersih dan sehatnya masyarakat yang kurang.

Bahayanya, infeksi cacing perut ini ialah mempengaruhi status gizi, proses tumbuh kembang dan merusak kemampuan kognitif. Sehingga mereka juga berpotensi terinfeksi malnutrisi, stunting, anemia yang awal mulanya disebabkan dari penyakit kecacingan.

“Kita cegah hal tersebut dengan pendistribusian obat cacing ini. Semua siswa dari kelas satu hingga enam kita kasih. Kita distribusi di sekolahnya masing-masing, nanti guru-gurunya yang akan memberikan satu per satu ke seluruh siswanya,” jelasnya.

Kata dr Setyawan, anak-anak yang bebas dari infeksi cacing, tubuhnya memiliki kemampuan untuk menyerap protein, karbohidrat, vitamin A dan zat besi secara optimal. Sehingga, dapat meningkatkan status gizi dan kemampuan tumbuh kembang pada anak-anak Kota Tangerang.

“Untuk keberhasilan program ini, saya pun mengimbau seluruh guru untuk dapat mensosialisasikan kepada para orangtua terkait bahaya atau dampak dari penyakit cacingan. Sehingga orangtua siswa dapat lebih peduli akan kebersihan rumah dan kesehatan anak,” terang dr Setyawan.

Diketahui, penyakit cacingan dapat ditularkan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui makanan atau minuman yang tercemar atau tidak bersih, lingkungan pemukiman yang padat dan lembab, ketiadaan air bersih serta sanitasi lingkungan yang kurang baik.

(Ril/Red)