Beranda Peristiwa Warga  Terdampak Pergerakan Tanah di Lebak Bertambah

Warga  Terdampak Pergerakan Tanah di Lebak Bertambah

Penyerahan bantuan untuk warga yang mengungi karena adanya musibah pergerakan tanah. (IST)

 

LEBAK – Warga yang terdampak pergerakan tanah di Kampung Cikoba, Desa Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak yang awalnya hanya 8 kepala keluarga saat ini bertambah jadi 11 kepala keluarga.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Iwan mengatakan, para pengungsi yang awalnya menempati musala SMKN 1 Cibeber saat ini sudah dipindahkan ke tempat pengungsian sementara.

“Info terkini warga yang terdampak itu 11 kepala keluarga yang terdiri 28 jiwa, mereka yang awalnya diungsikan di Musala SMKN 1 Cibeber sekarang dialihkan ke tempat pengungsian sementara di bekas rumah dinas karyawan PT Antam di Kampung Pesanggrahan, Desa Cokot, Kecamatan Cibeber,” jelas Iwan pada Bantennews.co.id, Kamis (2/12/2021).

Iwan membeberkan bantuan yang sudah diberikan pada para korban diantaranya perlengkapan dapur 11 paket, Food ware 11 paket, Family kit 11 paket, Baby kit, kebutuhan sandang 11 paket, kasur 11 buah, makanan anak 28 paket, beras 1/2 ton, mie instan 20 dus dan sarden 3 dus.

“Untuk bantuan sementara sudah kami salurkan pada para korban yang saat ini bertahan di pengungsian sementara,” terang Iwan.

Diberitakan sebelumnya, 8 kepala keluarga harus diungsikan sementara lantaran tempat tinggal mereka terdampak pergerakan tanah hingga beberapa rumah diantaranya amblas.

Diduga pergerakan tanah tersebut dipicu akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, tanah yang berada di kampung tersebut bergerak hingga menyebabkan tanah dan bangun mengalami retak. (Med/Red)