Beranda Kesehatan Warga Sebut Dinkes Kota Serang Lamban Tangani DBD

Warga Sebut Dinkes Kota Serang Lamban Tangani DBD

131
0
Fogging di lingkungan Sempu Seroja, Kota Serang. (Ade/bantennews)

SERANG – Mencegah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) meluas, warga RT 01/15 Kampung Seroja, Kelurahan Cipare, Kota Serang inisiatif melakukan fogging atau pengasapan, Kamis, (6/2/2020). Warga meyakini, fogging merupakan salah satu cara efektif membunuh nyamuk pembawa virus dengue yang mengakibatkan DBD.

“Fogging itu karena dua warga kami yang terkena DBD, dan sampai sekarang masih dirawat di rumah sakit umum. Dan infonya belum dapat kamar sampai sekarang. Ini fogging hasil swadaya masyarakat,” ujar Ketua RT 01 RW 15 Muadin, kampung Sempu Seroja, Kelurahan Cipare, Kota Serang ditemui di sela-sela fogging.

Ia mengeluhkan pelayanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang. Menurutnya Dinkes lambat dalam menanggulangi kasus DBD di Kota Serang. Akibatnya dua warganya terjangkit DBD.

“Di Kota Serang ini lambat dalam penanganan kasus DBD karena kalau warga melapor ke Dinkes, seminggu atau dua minggu baru ada respon. Tapi infonya kalau Pemkab Serang lebih cepat penanganannya, lapor hari ini, paling lama dua hari langsung direspon. Tapi kalau Kota Serang cukup lama. Padahal ini Kota Serang,” ujarnya.

Ia berharap kepada Dinkes proaktif menindaklanjuti laporan warga Kota Serang. Sehingga penanganan DBD di Kota Serang cepat direspon. “Jangan sampai menunggu korban lebih banyak lagi. Sebab di sini termasuk kawasan kumuh. Jadi minimal, kami ingin ada program fogging sebulan sekali atau 3 bulan sekali. Intinya bagaimana caranya lah Dinkes bisa tangani DBD di lingkungan ini,” ujarnya.

Sementara Saefi, Kasie Ekonomi Pembangunan Kelurahan Cipare juga mengeluhkan hal yang sama. Pihak kelurahan sudah menampung aspirasi warga, namun aspirasi tersebut terbentur di pihak Dinkes Kota Serang.

“Kami tampung aspirasi warga ini, namun kami harap dari Dinkes juga bisa tanggapi langsung keluhan masyarakat bila warga membutuhkan penanganan cepat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya memintai keterangan dari Dinkes Kota Serang. (Dhe/Red)