Beranda Pemerintahan Wakil Walikota Serang Yakin 2021 Lahan UDD PMI Kota Serang Rampung

Wakil Walikota Serang Yakin 2021 Lahan UDD PMI Kota Serang Rampung

Acara pelantikan pengurus PMI Kota Serang periode 2020-2025, di salah satu hotel di Kebon Jahe, Kota Serang, Senin (25/1/2021).

SERANG – Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin optimis pada 2021 lahan untuk membangun Unit Donor Darah(UDD) Palang Merah Indonesia(PMI) Kota Serang bakal rampung.

Hal itu dikatakan usai menghadiri acara pelantikan pengurus PMI Kota Serang periode 2020-2025, di salah satu hotel di Kebon Jahe, Kota Serang, Senin (25/1/2021).

“Kalau untuk penetapan lahan saya yakinkan jadi,” ujarnya.

Ia mengatakan PMI sudah mengajukan anggaran sejak tahun 2019 silam terkait pengadaan gedung UDD. Bahkan pada tahun 2020 kemarin Pemerintah Kota Serang sudah membahas saat menggelar rapat bersama dengan DPRD terkait hal tersebut namun terhalang dengan keterbatasan APBD.

“Di tahun 2021 ini pun mau menganggarkan, tapi penetapan lahannya juga belum. Maka tahap pertama yang dilakukan Pemkot Serang tentu menentukan lahan dulu, membikin penetapan lahan UDD itu sendiri,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan penetapan lahan UDD harus segera dilakukan di tahun ini agar anggaran untuk UDD PMI Kota Serang bisa segera direalisasikan pada 2022 mendatang.

Sementara, lokasi lahan untuk UDD direncanakan berada di dekat RSUD Kota Serang dengan luas lahan yang dibutuhkan mencapai 1.500 hingga 2.000 meter persegi.

Hal tersebut mengingat aktivitas PMI identik dengan pelayanan kesehatan seperti rumah sakit. Alasan lainnya di lokasi tersebut merupakan terdapat aset milik Pemkot Serang.

“Kalau pun memang tidak mesti di situ kita nyari aset-aset yang lain. Kalau pun mesti kita beli, kan penetapan lahan di situ gampang, yang penting masih dalam satu zona rumah sakit. Jadi biar tidak terlalu jauh,” ujarnya

Ia menambahkan, rencana tempat lahan gedung UDD PMI Kota Serang lebih tepat berdekatan dengan RSUD Kota Serang karena akvititas PMI ada sedikit persamaan dengan rumah sakit.

“Ya artinya UDD itu kan lebih identik dengan rumah sakit, kalau ada di daerah situ lebih bagusnya di daerah rumah sakit itu sendiri,” ucapnya.

Sementara Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang, Adde Rosi Khaerunnisa berharap Pemerintah Kota Serang segera memberikan anggaran kepada organisasi kemanusiaan tersebut terkait pembangunan gedung Unit Donor Darah (UDD).

Karena masyarakat Kota Serang butuh gedung UDD, mengingat dari 8 kabupaten kota se-Provinsi Banten, hanya Kota Serang yang belum memiliki gedung tersebut.

“Kenapa kami fokus sekali terhadap pembentukan UDD. Alasannya, dari 8 kabupaten kota di Banten hanya Kota Serang saja yamg belum memiliki gedung UDD,” ujarnya.

Tak hanya itu, sambung Adde Rosi, pembangunan gedung UDD diharapkan mampu menjadi sebuah lembaga atau badan yang mandiri yang mampu membiayai organisasi kemanusiaan di tingkat Kota Serang tersebut.

Dia menyadari, selama ini PMI Kota Serang selalu didukung dengan bantuan dana hibah dari Pemkot Serang. Namun apabila gedung UDD sudah terbangun maka pihaknya optimis gedung tersebut bisa berjalan dan berkembang dengan baik. Sehingga otomatis bisa mengurangi beban APBD Pemkot Serang melalui dana hibah itu.

“Jadi insya Allah kebutuhan darah masyarakat Kota Serang pun pasti bisa terjamin,” ucapnya.

Masih katakan Adde Rosi, anggaran yang dibutuhkan oleh PMI Kota Serang perihal pembangunan gedung UDD beserta kelengkapan alat kesehatan menelan biaya sebesar Rp 7 miliar.

(Dhe/Red)