CILEGON — Tender proyek rencana pembangunan Puskesmas Grogol di Kelurahan Rawaarum, Kota Cilegon, senilai Rp15,22 miliar gagal. Seluruh peserta tumbang dalam proses evaluasi, salah satunya karena vendor pendukung belum menuntaskan kewajiban pajak.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kota Cilegon, Sam Wangge mengatakan, proyek milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon itu sempat menarik minat besar dari kontraktor. Sebanyak 113 perusahaan mendaftar pada tahap awal tender.
Namun, hanya tujuh perusahaan yang benar-benar mengunggah dokumen penawaran.
“Yang memasukkan dokumen penawaran ada tujuh penyedia, tapi yang melampirkan jaminan penawaran hanya lima,” kata Sam, Rabu (13/5/2026).
Dari lima peserta tersebut, satu perusahaan langsung gugur karena menyerahkan jaminan penawaran dari perusahaan asuransi. Padahal dokumen pengadaan mewajibkan jaminan berasal dari bank umum.
“Dokumen pemilihan mensyaratkan jaminan dari bank umum, bukan asuransi,” ujarnya.
Pokja kemudian mengevaluasi empat peserta tersisa. Namun seluruhnya gagal memenuhi syarat teknis.
Sam mengungkap, salah satu persoalan utama muncul dari vendor pendukung yang belum melaporkan dan membayar SPT tahunan.
“Ada vendor pendukung yang belum menyelesaikan SPT tahunan. Mereka mengaku terkendala Coretax dan berjanji menyelesaikannya April lalu,” katanya.
Karena tidak ada peserta yang lolos evaluasi, Pemkot Cilegon memutuskan mengulang tender proyek tersebut. Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Pemkot Cilegon juga mencatat alasan tender ulang karena seluruh peserta gagal melewati evaluasi penawaran.
Meski tender pertama gagal, minat kontraktor tetap tinggi pada proses lelang ulang. Sebanyak 92 perusahaan kembali mendaftar dan 12 perusahaan sudah mengajukan dokumen penawaran.
“Sekarang masuk tahap evaluasi dokumen penawaran. Evaluasi teknis berlangsung 12 sampai 18 Mei,” ujar Sam.
Jika seluruh tahapan berjalan lancar, Pemkot Cilegon menjadwalkan penandatanganan kontrak proyek pembangunan Puskesmas Grogol pada 26 Mei 2026 mendatang.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
