SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Kampus negeri terbesar di Banten itu berhasil menembus jajaran 10 besar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik dengan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 mengumumkan capaian tersebut dalam konferensi pers hasil SNBT 2026 yang berlangsung, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan data SNPMB 2026, Untirta menempati peringkat ke-10 nasional dengan total 1.736 peserta penerima KIP Kuliah yang lolos melalui jalur SNBT.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan, pemerintah terus memperkuat sistem seleksi yang adil, transparan, dan tepat sasaran, termasuk dalam penyaluran bantuan pendidikan.
“Program KIP Kuliah menggunakan data sensus BPS untuk desil 1 sampai 4 sehingga bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Brian juga mengajak seluruh peserta yang lolos SNBT 2026 memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Sementara itu, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, mengungkapkan jumlah peserta UTBK-SNBT tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Sebanyak 871.496 peserta mengikuti UTBK-SNBT 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 97,13 persen. Dari total daya tampung 286.864 kursi, panitia menetapkan 256.369 peserta lolos seleksi atau sekitar 29,42 persen dari total pendaftar.
Untuk jalur KIP Kuliah, sebanyak 250.991 peserta mendaftar dan 86.118 peserta berhasil meraih kursi melalui SNBT 2026.
“Faktor ekonomi tidak boleh menjadi penghalang anak Indonesia untuk mengenyam pendidikan tinggi. Karena itu perguruan tinggi terus memperluas akses beasiswa dan bantuan pendidikan,” kata Eduart.
Panitia SNPMB juga memperketat pengawasan selama pelaksanaan UTBK melalui sistem verifikasi berlapis, pemetaan lokasi ujian secara acak, serta pemanfaatan teknologi untuk mendeteksi potensi kecurangan.
Selain itu, minat calon mahasiswa terhadap program studi vokasi dan bidang kesehatan terus meningkat. Tren tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran peserta terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri.
Masuknya Untirta ke dalam 10 besar PTN penerima KIP Kuliah terbanyak memperkuat komitmen kampus dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
