Beranda Gaya Hidup Traveling Ternyata Baik Loh untuk Kesehatan

Traveling Ternyata Baik Loh untuk Kesehatan

94
0
Ilustrasi - foto istimewa liputan6.com

Traveling adalah kegiatan yang punya banyak manfaat. Manfaat dari traveling bukan hanya untuk kesenangan sesaat tetapi juga untuk kesehatan mental, lho.

Di sisi lain, selama ini masyarakat sangat peduli dengan kesehatan jasmani, namun lupa bahwa tubuh ini tidak hanya berjalan atas dasar proses fisiologis dan biologis saja. Tubuh juga memiliki kesehatan mental yang perlu juga untuk diperhatikan.

Salah satu terapi yang membawa efek positif terhadap kesehatan mental adalah traveling. Saat ini untuk traveling pun tidak serumit dahulu. Kita dapat dengan mudah merencanakan perjalanan hanya dengan smartphone. Kita pun bisa mencari inspirasi destinasi wisata dari akun-akun Instagram yang memang mengkhususkan diri untuk menginspirasi para traveler.

Apabila kamu masih meragukan manfaat dari traveling, berikut beberapa alasan mengapa traveling dapat meningkatkan kesehatan mental kamu seperti dilansir marketers.com.

1. Bertemu orang-orang baru

Berada dalam lingkaran orang-orang lama memang membuat kamu nyaman. Namun jangan mudah tertipu dengan kenyamanan yang berujung pada hal yang itu-itu saja. Bertemu dengan orang-orang baru selama kamu traveling mampu membuat kamu keluar dari zona nyaman.

Dengan bertemu dengan orang-orang baru, kamu pun bisa mempelajari hal-hal baru karena setiap orang mengandung pengetahuan yang tidak diketahui oleh orang lain, memiliki opini yang berbeda dengan orang-orang lain, serta memiliki pengalaman yang tidak dimilik oleh orang lain.

Ketiga hal itu bisa kamu resapi dan jadikan sebuah sudut pandang baru dalam melihat dunia. Itulah salah satu manfaat dari traveling, mendapatkan sudut pandang baru sehingga kamu bisa melihat dunia dengan lebih holistik dan fresh.

2. Menikmati makanan baru

Tentu kamu pernah mendengar istilah ”you are what you eat”. Seluruh nutrisi yang terkandung dalam makanan akan diedarkan ke seluruh tubuh.

Dengan traveling, kamu dapat menemukan makanan-makanan baru yang unik dan tidak pernah kamu coba sebelumnya. Misalnya saja, tidak setiap hari kamu bisa merasakan gudeg tengah malam senikmat di Jogja, atau century egg seotentik di Tiongkok.

Semua makanan yang kamu temukan di tempat baru bukan hanya membawa kesenangan sesaat saja, tetapi menjadi pengalaman dan cerita yang dapat memperkaya diri. Pengalaman-pengalaman gastronomi itu dapat membuat kamu berhenti sejenak dan bersyukur bahwa betapa besarnya kenikmatan yang ada di dunia ini.

3. Lingkungan yang baru

Lingkungan baru di luar zona nyaman dapat mendorong kamu untuk berkembang. Lingkungan baru juga memiliki kebudayaannya masing-masing. Dengan demikian, kamu dapat belajar mengapa masing-masing daerah memiliki kebudayaan yang kontras. Misalnya saja, mengapa Singapura dan Jepang mampu menciptakan warga yang tertib, mengapa Vatikan dan Mekah begitu terasa spiritual.

Perbedaan antara masing-masing budaya ini memberikan kesempatan untuk kamu lebih peka sekaligus menempa kemampuan komunikasi.

Dengan lingkungan baru, kamu belajar untuk menggunakan pendekatan yang berbeda untuk orang yang berbeda. Kemampuan tersebut bukanlah kemampuan yang sia-sia. Kemampuan tersebut justru bekal yang baik untuk perkembangan soft skill kamu.

Itulah tiga alasan kenapa traveling bisa bermanfaat. Sejatinya, baik sendiri atau bersama-sama, traveling adalah sebuah proses menuju self-loving. Dengan traveling, kamu bisa mengenal siapa diri kamu sebenarnya. Apabila kamu tidak mengenal diri kamj sendiri, bagaimana mungkin kamu dapat mencintai diri kamu sendiri?

Jadi tunggu apa lagi? Segera tentukan destinasi liburan kamu selanjutnya! (Red)