TANGERANG – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin masif dinilai menjadi momentum bagi generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menciptakan inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat menghadiri Banten Festival Teknologi 2026 yang digelar atas inisiasi Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah IV Banten bersama Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Jumat (24/7/2026).
Festival tersebut mempertemukan mahasiswa, pelajar, komunitas teknologi, akademisi, dan pemerintah dalam satu ruang untuk menampilkan berbagai karya inovasi, sekaligus mendiskusikan arah pengembangan teknologi di tengah percepatan transformasi digital.
Dalam sambutannya, Maesyal mengapresiasi penyelenggara yang dinilai mampu menghadirkan ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di bidang teknologi.
“Acara seperti ini memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan berkolaborasi,” kata Maesyal.
Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya AI, telah mengubah banyak aspek kehidupan. Kondisi tersebut harus dipandang sebagai peluang untuk melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai generasi muda memiliki modal besar karena tumbuh di tengah ekosistem digital yang membuat mereka lebih cepat belajar dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Saya yakin generasi muda saat ini cepat belajar, mudah beradaptasi, dan sangat dekat dengan teknologi. Hal itu merupakan modal besar bagi kemajuan bangsa kita. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk hal-hal positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Maesyal menegaskan, tantangan ke depan bukan lagi sekadar menguasai teknologi, melainkan bagaimana menghasilkan produk, aplikasi, maupun sistem yang mampu menyelesaikan persoalan di berbagai sektor.
Karena itu, ia mengingatkan peserta festival agar tidak berhenti sebagai konsumen teknologi.
“Jangan hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Jadilah pencipta inovasi, temukan solusi melalui teknologi, sehingga karya yang dihasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan membawa kemajuan bagi daerah maupun bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Maesyal juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Ia menyebutkan, Pemkab Tangerang terus menjalankan Program Beasiswa Tangerang Gemilang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.
Tahun 2026, sebanyak 1.170 masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh Beasiswa Tangerang Gemilang untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan beasiswa kepada 12 pelajar untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan.
Menurut Maesyal, investasi di bidang pendidikan menjadi salah satu fondasi penting agar daerah memiliki sumber daya manusia yang siap bersaing di era ekonomi digital.
Sementara itu, Rektor Universitas Tangerang Raya (Untara), Mardiyana, mengatakan Banten Festival Teknologi 2026 merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, dan pemerintah dalam menyiapkan talenta digital di Banten.
Ia berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi maupun pameran teknologi, melainkan berkembang menjadi ruang lahirnya ide-ide baru yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran teknologi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang melahirkan ide-ide kreatif serta inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat,” ujar Mardiyana.
Menurutnya, kemajuan teknologi memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, perguruan tinggi dituntut lebih adaptif dalam membekali mahasiswa agar mampu mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga menilai kehadiran Bupati Tangerang bersama Wakil Gubernur Banten menjadi dorongan moral bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui inovasi teknologi yang berkelanjutan.
Melalui forum seperti Banten Festival Teknologi 2026, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas teknologi diharapkan tidak hanya menghasilkan karya inovatif, tetapi juga memperkuat ekosistem digital yang mampu mendorong daya saing Banten di tingkat nasional.
Tim Redaksi
