Beranda Hukum Tiga Perampok Bertopeng Satroni Minimarket di Sobang

Tiga Perampok Bertopeng Satroni Minimarket di Sobang

Tangkapan layar rekaman CCTV terkait perampokan minimarket di Sobang.

PANDEGLANG – Tiga perampok bertopeng menyatroni sebuah minimarket di Kampung Satu, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang pada Kamis (12/5/2022) kemarin. Berbekal senjata tajam ketiganya berhasil menggasak sejumlah uang di minimarket tersebut.

Dalam rekaman kamera pengawas yang beredar luas di media sosial, terlihat dua orang perampok menggunakan baju dan celana warna hitam menggunakan masker serta helm masuk ke dalam minimarket, setelah itu salah satu perampok langsung memaksa seorang kasir perempuan yang sedang duduk santai menyerahkan handphone yang sedang dipegang korban.

Selanjutnya para perampok mengeluarkan sebilah senjata tajam dari dalam tas miliknya untuk mengancam korban. Terlihat juga salah satu pelaku memegangi korban agar tidak melawan sedangkan seorang rekannya menuju meja kasir untuk mengambil barang berharga di tempat tersebut.

Rekan perampok yang berada di meja kasir membuka beberapa laci penyimpanan uang, terlihat mengeluarkan sesuatu dari dalam laci dan langsung memasukkannya ke dalam tas berwarna hitam milik para pelaku.

Di konfirmasi terpisah, Kapolsek Panimbang, AKP Sugiar Ali Munandar membenarkan peristiwa itu. Kata dia, peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah pegawai minimarket membuka toko. Tiba-tiba dua orang pria masuk ke dalam toko sedangkan satu orang rekannya menunggu di luar toko.

“Tiga orang laki laki memakai penutup wajah langsung masuk ke dalam toko yang waktu itu baru mau dibuka oleh korban, satu orang pelaku menunggu di depan pintu kaca sedangkan dua orang pelaku lainnya masuk ke dalam areal toko dan langsung menuju tempat kasir,” katanya saat dihubungi Bantennews.co.id, Sabtu (14/5/2022).

Di bawah ancaman para pelaku, kasir tersebut dipaksa untuk masuk ke dalam gudang penyimpanan minimarket namun sang kasir melawan dan tidak berhasil dibawa ke dalam gudang.

“Salah seorang pelaku mengancam korban dengan mengatakan ‘jika korban beteriak meminta tolong maka korban akan dibunuh’ sambil pelaku mengeluarkan sebilah golok dari dalam tas,” terangnya.

Korban yang merasa ketakutan meminta pada para pelaku agar tidak menyakiti dirinya dan mempersilakan para pelaku untuk mengambil uang yang berada di dalam laci kasir sebesar Rp455 ribu.

“Setelah berhasil menggasak sejumlah uang akhirnya para pelaku meninggalkan tempat tersebut. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi dan bukti rekaman kamera pengawas,” tutupnya. (Med/Red)