Beranda Politik Tiga Keluarga Atut Siap Bertarung Menuju Senayan di Pemilu 2019

Tiga Keluarga Atut Siap Bertarung Menuju Senayan di Pemilu 2019

139
0
Ilustrasi - foto istimewa tempo.co

SERANG – Trah politik keluarga mantan Gubernur Banten Atut Chosiyah akan bertarung pada Pemilu 2019 mendatang. Tiga keluarga dekat Atut sudah mendaftar untuk menuju gedung parlemen di Senayan.

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman yang juga adik tiri Atut akan maju bersaing menuju gedung DPR RI melalui Partai Golkar. Untuk pencalonan ini, Jaman sudah mengajukan permohonan diri sebagai Walikota Serang ke Gubernur Banten. Jaman akan berebut suara di dapil Banten II (Serang Kota-Serang-Kabupaten-Kota Cilegon).

Ade Rossi Chaerunnisa, menantu dari Atut juga akan maju ke gedung DPR RI melalui Partai Golkar. Ade Rossi yang kini duduk di DPRD Banten merupakan istri dari Wagub Banten, Andika Hazrumy. Ia akan bersaing merebut kursi di dapil Banten II (Lebak-Pandeglang).

Loading...


loading...

Sekjen DPD Partai Golkar Banten, Bahrul Ulum saat dihubungi wartawan membenarkan terkait pencalonan Tb Haerul Jaman dan Ade Rossi.

Sementara anak Atut yakni Andhiara Aprilia juga akan bersaing menuju Senayan. Ia tidak membidik kursi anggota DPR tapi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pada Pemilu 2014 lalu, isteri dari Wabup Pandeglang Tanto W Arban ini berhasil melenggang ke parlemen juga melalui jalur DPD.

Selain membidik kursi DPR dan DPD, keluarga Atut juga ada yang ikut bersaing merebut  kursi wakil rakyat di tingkat daerah. Ria Maryana yang juga adik tiri Atut akan bersaing untuk mendapat satu kursi di DPRD Kota Serang.

Ria Maryana membenarkan dirinya akan maju dalam Pemilu 2019 lewat Partai Golkar. Ia juga mengakui bahwa kakaknya yakni Tubagus Haerul Jaman, akan maju ke DPR¬† “Insya Allah (nyaleg), kalau Bu Vera (istri Haerul Jaman) nggak, Pak Wali (Haerul Jaman) Insya Alah,” tuturnya.

Diketahui Vera baru saja bersaing pada Pilkada Kota Serang 2018. Berdasarkan hasil pleno penghitungan suara KPU Kota Serang, Vera yang berpasangan dengan Nurhasan kalah perolehan suara dibandingkan pasangan Syafrudin – Subadri. (ink/red)