PANDEGLANG – Sejumlah pengendara motor terjaring Operasi Patuh Maung 2026 di kawasan Alun-alun Pandeglang, Jumat (30/10/2026). Ada yang mengaku tak tahu petugas menggelar razia, bahkan nekat menghindar saat melihat pemeriksaan di jalan.
Sebagian pengendara juga keberatan ketika petugas hendak menindak pelanggaran mereka. Salah satunya Zidan.
Ia mengaku tidak mengetahui adanya operasi hingga petugas menghentikan kendaraannya.
“Saya enggak tahu kalau ada razia kendaraan, Kak. Tahu-tahu ada razia saja,” kata Zidan.
Zidan mengaku, tidak membawa SIM dan dokumen kendaraan karena tertinggal di rumah. Kelalaian itu membuatnya harus menghadapi penindakan petugas.
“Lupa bawa SIM, surat-surat kendaraan enggak kebawa, ada di rumah. Mau enggak mau ini kena tilang,” ujarnya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Pandeglang, Ipda Sulaiman mengatakan, petugas masih menemukan pelanggaran yang sama seperti hari-hari sebelumnya. Pengendara motor paling banyak melanggar aturan penggunaan helm dan kepemilikan SIM.
“Di hari kelima ini, untuk kendaraan roda dua masih ditemukan pengendara yang tidak menggunakan helm ataupun tidak mempunyai SIM. Seperti hari-hari sebelumnya, pelanggarannya masih sama,” kata Sulaiman.
Sulaiman juga mengakui sejumlah pengendara mencoba menghindari petugas saat melihat pemeriksaan. Operasi tersebut turut menyasar pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman dan menggunakan handphone saat berkendara.
“Untuk sasaran operasi tetap pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan, contohnya helm. Untuk pengendara mobil, seperti tidak menggunakan safety belt ataupun menggunakan handphone saat berkendara,” jelasnya.
Sulaiman menegaskan, Operasi Patuh Maung 2026 bertujuan meningkatkan disiplin berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di Pandeglang. Petugas juga menyoroti pengendara yang melawan arus karena tindakan tersebut membahayakan pengguna jalan lain.
Ia mengingatkan pengendara agar tidak hanya tertib ketika ada razia. Masyarakat harus mematuhi rambu dan melengkapi dokumen serta perlengkapan keselamatan setiap kali berkendara.
“Pengendara tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas dan gunakan kelengkapan berkendara. Keselamatan itu milik kita bersama,” pungkasnya.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
