Beranda Pendidikan Terdampak Kekeringan, Warga Sajira Manfaatkan Air Waduk Karian

Terdampak Kekeringan, Warga Sajira Manfaatkan Air Waduk Karian

Caption: Sejumlah warga Sukajaya saat memanfaatkan air waduk Karian, akibat terdampak kekeringan,(Aldo Marantika/Bantennews)

Terdampak Kekeringan, Warga Sajira Manfaatkan Air Waduk Karian

LEBAK – Terdampak kekeringan, sejumlah warga di Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, memanfaatkan air dari waduk Karian untuk mandi, mencuci dan memenuhi kebutuhan air keluarga.

Pantauan Bantennews dilokasi, sejumlah warga terlihat berdatangan pada pagi dan sore hari. Tidak sedikit dari mereka yang membawa bak penuh dengan cucian, drigen atau galon, dan ada juga yang hanya sekedar mandi.

Salah seorang warga, Neneng (45) mengatakan, kondisi kemarau panjang ini telah membuat sejumlah sumber air di wilayahnya mengering.

“Sudah dua Minggu sumur di rumah kering total. Mau mandi, mencuci dan bingung, makanya kami kesini untuk mandi dan mencuci pakaian. Pulangnya kami mengangkut air untuk kebutuhan memasak,” kata Neneng kepada Bantennews, Selasa (28/7/2026)

Dikatakan Neneng, dirinya rela menempuh jarak yang cukup jauh dari rumah demi bisa membawa air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Airnya sedikit keruh, tapi mau bagaimana lagi, paling kita gunakan untuk mencuci dan mandi. Kalau untuk minum kami terpaksa beli air galon,” ungkapnya.

Menurut Neneng, kondisi ini sangat pemberatkan bagi dirinya dan warga lainnya. Terlebih, banyak warga yang masih memiliki balita dan lansia, sehingga kebutuhan air mereka setiap harinya cukup banyak.

“Kalau kemarau seperti saat ini repot pak, harus mencari sumber air, seperti ke waduk ini, setiap pagi dan sore kami harus mengangkut air,” ujarnya.

Lebih lanjut Neneng menyampaikan, bahwa hingga saat ini warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, belum menerima bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Belum ada, sampai hari ini kita belum menerima bantuan air bersih, kami berharap Pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih ke desa kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Dihantam Angin Kencang, Atap SMA 12 Pandeglang Ambruk

Penulis : Mg-Aldo Marantika

Editor : TB Ahmad Fauzi