Beranda Peristiwa Temui Walikota Serang, Ojol Keluhkan Tak Masuk Data Bansos

Temui Walikota Serang, Ojol Keluhkan Tak Masuk Data Bansos

Walikota Serang Budi Rustandi mendengarkan aspurasi dari zalah satu pengemudi Ojol. (Adef/bantennews)

SERANG – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pengemudi Angkutan Roda Dua (Serdadu) mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Rabu (17/12/2025).

Kedatangan mereka untuk menemui Walikota Serang, Budi Rutsnadi, sekaligus menyampaikan langsung keluhan terkait belum masuknya para ojol dalam data penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Pertemuan tersebut berlangsung usai Budi menyelesaikan agenda rapat.

Mendengar aspirasi para ojol, Budi mengaku langsung merespons dengan menghubungi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kemarin setelah rapat, pas mau pulang saya ketemu mereka. Mereka mengeluhkan soal data penerima bansos, dan saya langsung menghubungi Kadinsos supaya segera ditindaklanjuti agar mereka juga bisa masuk,” ujar Budi.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemkot Serang langsung menyalurkan bantuan paket sembako kepada para pengemudi ojol yang hadir dalam pertemuan tersebut.

“Jadi hari ini kita langsung berikan bantuan paket sembako,” ujarnya.

Budi menyebut, Dinsos Kota Serang akan segera berkoordinasi dengan Kemensos RI untuk melakukan pembaruan data penerima bansos agar lebih akurat dan tepat sasaran. Menurutnya, persoalan utama selama ini adalah penggunaan data lama yang tidak pernah diperbarui.

“Data yang kita terima itu sering kali copy paste yang lama. Yang sudah meninggal, yang sudah mampu, bahkan yang sudah pindah lama masih terdata,” ucapnya.

Ke depan, Budi berencana bertemu pihak Kemensos untuk duduk bersama membahas secara serius perbaikan data penerima manfaat bansos.

“Saya ingin duduk bersama Kemensos, saya sampaikan keluhannya dan minta perbaikan itu nyata, bukan hanya copy paste,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan masukan dari pemerintah daerah kepada Kemensos agar penyaluran bansos benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat kecil.

Baca Juga :  Syafrudin Resmi Daftar Bacalon Walikota Serang di PDIP

“Kalau datanya tidak benar, yang jadi korban adalah warga yang seharusnya menerima. Ini harus diperbaiki,” ujarnya.

Budi menegaskan, respons cepat Pemkot Serang terhadap aspirasi ojol bukanlah kepentingan politik, melainkan bentuk komitmen melayani masyarakat kecil.

“Ini bukan soal kampanye. Siapa pun warga yang datang menyampaikan jeritan ke Pemkot, pasti saya tindak lanjuti,” katanya.

Ia mengaku sejak lama terbiasa dekat dengan masyarakat kecil dan berupaya memahami langsung kondisi yang mereka hadapi.

“Saya selalu melihat ke bawah, bukan ke atas. Ketika bertemu orang yang sedang berjuang, saya harus merasakan apa yang mereka rasakan,” ujarnya.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd