Beranda Advertorial Target PAD Naik, Dishub Kabupaten Serang Akan Tambah Kantong Parkir

Target PAD Naik, Dishub Kabupaten Serang Akan Tambah Kantong Parkir

205
0
Opan Baehaki. (Wahyu/bantennews)

SERANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang akan menambah kantong parkir baru untuk menggenjot peningkatan retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu dilakukan menyusul adanya peningkatan target retribusi parkir tahun 2020 senilai Rp400 juta.

Kasi Perparkiran Dishub Kabupaten Serang Opan Baehaki mengatakan, saat ini ada delapan kantong parkir khusus dan enam kantong parkir tepi jalan yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda).

Menurutnya, pada tahun 2019 di anggaran murni target retribusi parkir senilai Rp55 juta. Kemudian di anggaran perubahan ada kenaikan jadi Rp213 juta.

“Di tepi jalan ada 6 titik. Untuk parkir khusus ada 8 kantong parkir. Seperti pasar Petir, Baros, Anyer, Kendayakan, Tirtayasa, Banjarsari, samping Puskesmas Ciruas,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis, (13/2/2020).

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tentang jasa umum dan nomor 2 tentang jasa usaha tahun 2016, retribusi parkir kendaraan roda dua seribu, kendaraan mini bus Rp2 ribu dan truck Rp3 ribu.

“Di karcis ada perbedaan warna mengeluarkan 3 jenis parkir yaitu motor, mobil truk. Warna hijau untuk parkir khusus, kalau tepi jalan warna merah. Kalau warna semuanya sama, tapi beda nominal,” jelasnya.

Dikatakan Opan, pengelola parkir atau juru parkir (Jukir) yang di bawah naungan Dishub Kabupaten Serang dibekali dengan Surat Perintah (SP) resmi dan berseragam rompi.

Dari 114 Jukir binaan Dishub, pada bulan Januari 2020 ini retribusi parkir telah mencapai Rp8 juta. Pihaknya mengaku akan berusaha meningkatkan PAD dengan cara membuka beberapa kantong parkir baru di jalan kewenangan Kabupaten Serang.

“Bulan pertama awal tahun ini sampai Rp8 juta. Awal tahun ini masa transisi ada pergantian juru parkir. Uapayanya kami mencari slot parkir baru beberapa,” terangnya.

Ia berharap, kenaikan target PAD ini menjadi pacuan untuk melakukan pemetaan kembali kantong-kantong parkir yang belum tersentuh dan dikelola dengan potensi parkir cukup tinggi. Termasuk mendorong ratusan juru parkir untuk melakukan langkah intensifikasi.

“Artinya kami berusaha apa yang ditargetkan untuk meningkatkan PAD. Harapannya apa yang ditargetkan pemerintah dapat tercapai,” tukasnya. (Advertorial)