Beranda Gaya Hidup Tak Perlu Dendam, Begini 6 Cara Menghadapi Pengkhianat!

Tak Perlu Dendam, Begini 6 Cara Menghadapi Pengkhianat!

Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Karena kamu juga tidak bisa mengatur kehidupan orang lain, pengkhianatan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Dan ketika pengkhianatan tersebut kamu alami, tentunya beragam perasaan negatif perlahan menguasai hati. Imbasnya muncul keinginan untuk membalas perbuatan orang yang mengkhianatimu.

Kalau sudah mulai menyimpan dendam pada mereka yang berkhianat padamu, segera hilangkan perasaan tersebut. Karena dendam hanya akan mengotori hatimu. Kamu bisa melakukan hal lain yang membuat mereka menyesal telah mengkhianatimu. Berikut ini enam cara keren menghadapi penghianatan tanpa mendendam.

1. Bersikap profesional. Minta penjelasan darinya secara baik-baik

Marah boleh saja, itu hak kamu sebagai korban pengkhianatan. Tapi kamu harus tahu kapan waktunya melampiaskan emosi kamu.

Jangan permalukan dirimu sendiri dengan meluapkan semua kekesalanmu pada orang yang berkhianat. Apalagi kalau kamu melakukannya di depan umum. Kontrol emosimu. Ajak orang yang berkhianat itu untuk berbicara baik-baik secara empat mata.

Minta penjelasan darinya atas perbuatan yang telah ia lakukan padamu. Melakukan hal tersebut membuatmu terlihat lebih keren dan profesional.

2. Jaga jarak dengannya tapi jangan buru-buru memutuskan hubunganmu

Kalau usahamu untuk menyelesaikan permasalahan justru tidak disambut baik olehnya, kamu perlu memberinya hukuman. Untuk sementara jangan menjalin komunikasi dengannya, tapi jangan buru-buru memutuskan hubunganmu.

Lihat, apakah dia punya kesadaran untuk menghubungimu dan mengakui kesalahannya atau tidak. Kalau dia tetap bersikukuh tidak memiliki inisiatif untuk menghubungimu lebih dulu, jaga jarak dengannya.

3. Alihkan fokusmu dan berprestasilah

Cara paling kejam membalas pengkhianatan orang lain padamu adalah menjadikanmu lebih baik darinya. Maka dari itu ketika kamu merasa terpuruk dan kepalamu hanya terisi oleh memori tentang pengkhianatan orang lain terhadapmu.

Alihkan konsentrasimu, capailah prestasi. Dengan kamu berprestasi bukankah akan membuat banyak orang bangga padamu?

4. Jalin hubungan dengan lebih banyak orang

Perasaanmu mungkin kacau, kamu merasa kesepian setelah orang kepercayaanmu berkhianat. Untuk mengobati kesepian itu, carilah relasi dan bangun hubungan baru dengan lebih banyak orang.

Jangan biarkan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang kepercayaan, membuatmu takut untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain. Hati-hati memang perlu. Tapi bukan berarti kamu harus menutup diri dan menarik diri dari pergaulan.

5. Lakukan hal-hal yang bermanfaat buat dirimu sendiri dan orang banyak

Setelah dikhianati oleh seseorang, yang ada dalam kepalamu mungkin hanya beragam pikiran negatif. Hal tersebut wajar adanya. Tapi jangan biarkan pikiran negatif tersebut menguasai dirimu, yang ada kamu hanya akan melukai hatimu sendiri.

Nah, untuk melawan berbagai emosi negatif yang mengisi hatimu, lakukan hal positif untuk dirimu sendiri dan orang lain. Ikutilah kegiatan sosial seperti menjadi relawan korban bencana alam, atau mengunjungi rumah singgah pengidap kanker. Kamu akan bertemu dengan banyak orang yang lebih menderita darimu.

Dengan begitu beragam emosi negatif yang mengisi jiwamu perlahan akan menghilang. Diganti oleh rasa empati dan simpati setelah kamu melakukan kegiatan sosial. Bukankah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan orang lain akan membuatmu lebih bahagia?

6. Jangan menyimpan dendam. Besarkan hatimu untuk memaafkannya

Kalau dia sudah menyadari kesalahannya dan menyesali perbuatannya, tidak ada salahnya kamu membesarkan hatimu untuk memaafkannya. Walaupun sulit, tapi cobalah untuk mengabaikan kesalahannya yang lalu.

Manusia tempatnya salah dan khilaf. Beri kesempatan pada temanmu untuk berubah dan bantu dia untuk senantiasa membenahi diri.

Pada hakikatnya sebuah pengkhianatan mengajarkan bahwa betapa mahalnya nilai sebuah kesetiaan. Dan ketika kamu dikhianati bukankah kamu merasakan betapa sakit dan pedihnya mengalami hal tersebut.

Untuk itu jangan pernah memiliki niat membalas pengkhianatan dengan pengkhianatan apalagi melampiaskan pada orang lain. Ketika kamu memiliki niat untuk membalas perbuatan orang lain padamu dan kamu menjalankan niatan tersebut, bukankah sama saja kamu menyetujui pernyataan perang batin yang orang lain tujukan padamu.

Sekarang kamu sudah tahu kan, cara keren menghadapi pengkhianatan tanpa mendendam. Jadi, cepatlah ambil tindakan. Jangan biarkan dendam menguasai dirimu ya guys. (Red)

Sumber : IDN Times