Beranda Kesehatan Stok Terbatas, Pemprov Minta Pusat Segera Kirim Obat-obatan, Vaksin dan Alat Tes...

Stok Terbatas, Pemprov Minta Pusat Segera Kirim Obat-obatan, Vaksin dan Alat Tes Covid-19

Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengirimkan vaksin, obat-obatan, dan bahan untuk testing yang saat ini ketersediaannya terbatas. Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) telekonferensi Rapat Penanganan Covid-19 Di Provinsi Banten yang dipimpin Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin, Rabu (13/7/2021).

Dikatakan WH, akibat langkanya obat-obatan dan oksigen di seluruh apotek di Banten mengakibatkan masyarakat yang saat ini melakukan isolasi mandiri untuk mendapatkan obat dan oksigen ke rumah sakit-rumah sakit. Di sisi lain, rumah sakit sendiri juga sangat memerlukan dua item itu.

Pasalnya tak sedikit juga pasien di rumah sakit yang saat ini membutuhkan obat-obatan dan oksigen. Selain itu, rumah sakit di Provinsi Banten juga tidak bisa menolak pasien Covid-19 dari luar wilayah.

“Harapannya, Kemenkes segera mengirimkan vaksin, obat-obatan, dan bahan untuk testing yang saat ini ketersediaannya terbatas,” kata WH.

WH menjelaskan, saat ini Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian ICU dan isolasi di seluruh rumah sakit di Banten sudah mencapai 91 persen. “Untuk itu, kita juga akan menambah kuota tempat tidur di rumah singgah hingga  400 tempat tidur,” jelasnya.

Lebih lanjut, WH mengungkapkan, Pemprov Banten akan meningkatkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) di samping membatasi mobilitas masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk penanganan di hulu.

“Kami sekarang konsentrasi di hulu. Bekerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat mengadakan sosialisasi untuk mencegah kepanikan di masyarakat,” ungkapnya.

Menurut WH, untuk menekan peningkatan kasus Covid-19 Pemprov Banten akan menggunakan pendekatan model Program Keluarga Berencana (KB).

“Ada petugas di lapangan, ada posko, melibatkan tokoh masyarakat, serta tokoh agama,” ujarnya.

Terkait vaksinasi Covid-19, dijelaskan Gubernur, vaksin yang dikirim ke Provinsi Banten masih terbatas. Sementara Bupati dan Walikota mengharapkan vaksin segera dikirim.

“Kami bekerja sama dan didukung oleh TNI, Kepolisian dan Kejaksaan. Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, petugas akan melakukan jemput bola,” ucapnya.

Sementara, Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin menekankan untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi data seluruh pihak. Dirinya juga menyoroti tingginya kasus konfirmasi Covid-19 di Provinsi Banten, dimana soal kepatuhan menerapkan disiplin prokes menjadi salah satu penyebab tingginya penularan.

Dalam kesempatan itu, Ma’ruf juga mendorong Pemprov Banten untuk meningkatkan pelaksanaan 3T (Testing, Tracking, Treatment) serta cakupan vaksinasi terhadap masyarakat Provinsi Banten. (Mir/Red)