Beranda Peristiwa Sigap Evakuasi Penumpang KMP Batumandi Terbakar, ASDP Gandeng Nelayan Medaksa Perkuat Keselamatan...

Sigap Evakuasi Penumpang KMP Batumandi Terbakar, ASDP Gandeng Nelayan Medaksa Perkuat Keselamatan Pelayaran di Merak

Pertemuan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo (tengah) bersama direksi dengan para nelayan Kampung Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengapresiasi aksi cepat nelayan Kampung Medaksa, Kelurahan Tamansari. Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, yang membantu mengevakuasi penumpang KMP Batumandi saat kapal tersebut terbakar di perairan Merak.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan nelayan, ASDP menyalurkan 100 jaket pelampung (life jacket) dan sembako kepada masyarakat setempat pada Rabu malam, (21/10/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang keselamatan nelayan saat beraktivitas di perairan.

Heru mengatakan, masyarakat nelayan memiliki peran penting dalam membantu proses evakuasi penumpang. Bahkan, tim yang disebut Squad menjadi salah satu kelompok yang lebih dahulu memberikan pertolongan saat insiden tersebut terjadi.

“Hari ini kami ingin memberikan apresiasi kepada masyarakat nelayan di Kampung Medaksa yang kemarin begitu luar biasa membantu evakuasi para penumpang KMP Batumandi,” kata Heru Widodo.

Menurut Heru, keterlibatan nelayan dalam proses evakuasi menjadi alasan penting bagi ASDP untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan masyarakat yang tinggal di sekitar pelabuhan.

Ia menegaskan, hubungan ASDP dengan masyarakat pesisir tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional penyeberangan. Perusahaan juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap warga yang berada di sekitar wilayah kerjanya.

Karena itu, ASDP berencana menjajaki program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pengembangan Kampung Nelayan.

“Ke depan, kami juga ingin mengembangkan program yang bisa mengembangkan kampung nelayan melalui CSR. Itu bagian dari tanggung jawab kami terhadap masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasional,” ujar Heru.

Penyaluran jaket pelampung tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan keselamatan masyarakat nelayan, sekaligus memperkuat kerja sama antara ASDP dan warga pesisir dalam menghadapi situasi darurat di perairan Selat Sunda.

Baca Juga :  Penerapan Sanksi Kabel Provider Semrawut di Pandeglang Terkendala Aturan

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin