
SERANG – Seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa (Uniba), Ian Caesar Fransisco Sinaga, melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya saat menghadiri acara musik yang diselenggarakan organisasi intra kampus.
Menurut Ian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat acara musik berlangsung. Ia mengaku datang ke lokasi hanya untuk menyaksikan penampilan musik bersama mahasiswa lainnya.
Keributan, kata Ian, bermula ketika dirinya berjoget di tengah kerumunan penonton. Dalam situasi tersebut, ia beberapa kali bersenggolan dengan seorang mahasiswa yang belakangan diketahui berinisial B.
“Saya sempat diajak berkelahi, lalu dipukul dan dikeroyok sejumlah orang,” ujar Ian, Senin (1/6/2026).
Ian mengaku tidak dapat mengenali seluruh orang yang terlibat karena jumlahnya cukup banyak. Namun, beberapa orang yang diduga ikut melakukan pengeroyokan masih dapat dikenalinya, meski tidak secara pasti.
Akibat kejadian tersebut, Ian mengalami sejumlah luka dan telah menjalani pemeriksaan visum. Ia juga telah melaporkan peristiwa itu ke Polresta Serang Kota.
“Saya berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.
Panitia kegiatan, M. Wasal Falah, membenarkan adanya keributan saat acara berlangsung. Menurutnya, panitia sempat berupaya melerai perselisihan yang terjadi di tengah keramaian konser.
“Kami berusaha melerai, tetapi situasinya cukup sulit karena banyak orang yang terlibat,” tuturnya.
Ia menambahkan, korban mengalami luka lebam di wajah, luka robek di bagian kepala, serta memar di beberapa bagian tubuh sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis.
Keterangan serupa disampaikan oleh Esa Fajriansyah yang mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurutnya, ketegangan sudah terlihat sejak salah satu grup musik tampil di atas panggung.
Esa mengatakan, salah satu terduga pelaku beberapa kali mendekati korban sebelum terjadi kontak fisik yang memicu keributan. Meski sempat dilerai panitia, situasi kembali memanas hingga dugaan pengeroyokan tidak dapat dihindari.
“Saat saya datang ke lokasi, korban sudah diamankan panitia setelah dipukuli,” ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah penyelenggaraan acara musik bertajuk “RILAYA”, sebuah kegiatan hiburan yang diikuti mahasiswa di lingkungan kampus. Insiden itu pun menimbulkan sorotan terkait aspek pengamanan dalam pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan banyak peserta.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pengeroyokan antar mahasiswa tersebut.
Menurut Alfano, laporan tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Penyidik tengah mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti guna memastikan kronologi kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
“Betul, sudah ada laporan dan saat ini sedang kami tangani,” kata Alfano saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Universitas Bina Bangsa terkait insiden tersebut. Sementara itu, laporan korban masih dalam penanganan Polresta Serang Kota.
Penulis: Rasyid
Editor: Usman Temposo