PANDEGLANG – Selama bulan suci Ramadan, warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pandeglang digembleng dengan berbagai kegiatan kerohanian. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keilmuan dan kualitas keagamaan para warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, Raden Achmad Zaki, mengatakan bahwa selama Ramadan pihaknya melaksanakan sejumlah kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan salat tarawih berjamaah.
“Kegiatan pengajian dibagi ke dalam beberapa kelompok, di antaranya baca tulis Al-Qur’an, hafiz Al-Qur’an, khataman Al-Qur’an, pengajian kitab kuning, salat tarawih berjamaah, serta tadarusan,” kata Zaki, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan pembinaan keagamaan tidak hanya dilaksanakan selama Ramadan, namun pada bulan suci ini terdapat penambahan aktivitas, seperti tadarus Al-Qur’an dan salat tarawih berjamaah.
“Kegiatan ini tidak hanya ada di bulan Ramadan, tetapi selama Ramadan memang ada penambahan kegiatan ibadah,” ujarnya.
Zaki juga mengungkapkan bahwa pihak Rutan telah bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang. Meski demikian, untuk pelaksanaan harian kegiatan keagamaan masih dibantu oleh warga binaan yang memiliki kemampuan di bidang keagamaan.
“Kami bekerja sama dengan Kemenag dan MUI, namun pelaksanaan harian dibantu oleh warga binaan yang memiliki kompetensi di bidangnya,” jelasnya.
Salah satu pengajar dari warga binaan, Endang Suhendar, menuturkan bahwa dalam satu hari terdapat tiga sesi kegiatan keagamaan.
“Dalam 1×24 jam ada tiga sesi. Pagi tadarus Al-Qur’an, siang baca tulis Al-Qur’an, dan malam salat tarawih berjamaah. Pengajarnya sekitar 13 orang dari warga binaan,” terangnya.
Melalui peningkatan kegiatan kerohanian tersebut, pihak Rutan berharap dapat memberikan dampak positif dan membawa perubahan sikap ke arah yang lebih baik bagi warga binaan.
“Harapannya, kualitas keagamaan warga binaan meningkat sehingga saat keluar dari Rutan ada perubahan yang lebih positif,” tutupnya.
Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo
