SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk baru saja menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan agenda pergantian dua orang direksi serta penambahan satu komisaris.
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Deden Apriandhi,ditetapkan sebagai komisaris keempat Bank Banten.
Ia menyusul Kepala BPKAD Pemprov Banten, Rina Dewiyanti yang sudah lebih dulu duduk di kursi komisaris.
“Jajaran komisaris yang tadinya tiga ada penambahan satu komisaris perwakilan yaitu Pak Deden yang saat ini menjabat sebagai Sekda Provinsi Banten,” kata Komisaris Utama Independen Bank Banten, Hoiruddin Hasibuan usai RUPSLB di Gedung Negara Banten, Rabu (21/1/2026).
Dengan masuknya Deden, komposisi komisaris di tubuh Bank Banten berjumlah empat orang yakni Hoiruddin Hasibuan, Rina Dewiyanti, dan Deden Apriandhi, dan Deden Riki Hayatul Firman.
Deden selanjutnya akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dua direksi baru Bank Banten, yakni Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis dan Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional.
“Memang efektifnya mereka itu setelah nanti hasil dari fit and proper test dari OJK setelah ini segera kita akan mengajukan kepada OJK,” ujarnya.
Asda II Pemprov Banten, Budi Santoso mengatakan penunjukan Deden sebagai komisaris baru tujuannya agar konsolidasi mengenai Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk pemerintah kota dan kabupaten di Banten bisa berjalan lancar.
“Tujuan utamanya untuk memperkuat konsolidasi RKUD kabupaten kota se-Banten. Nanti akan dikoordinasikan biar apa yang disampaikan Pak Gubernur (mengenai) identitas untuk produktivitas yang berkualitas, jadi kita berharap semua terutama penyelenggara pemerintah daerah kabupaten kota itu identitasnya menggunakan Bank Banten semua,” ucapnya.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
