Beranda Peristiwa Sawah Kebanjiran, Petani di Tunjung Teja Serang Gagal Panen

Sawah Kebanjiran, Petani di Tunjung Teja Serang Gagal Panen

Persawahan warga tergenang air.

KAB. SERANG – Puluhan hektare lahan pertanian di Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang terancam gagal panen sebab hingga saat ini sawah di lokasi tersebut masih terendam banjir.

Pantauan BantenNews.co.id di lokasi pada Jumat (17/9/2021), puluhan hektare lahan pertanian yang berada di dekat permukiman warga tampak seperti danau.

Akibat hujan deras pada Senin (13/9/2021) malam hingga Selasa (14/9/2021) pagi lalu, yang menyebabkan banjir di Kecamatan Tunjung Teja, membuat area persawahan itu langsung terendam air dan belum surut sampai sekarang.

Suharti salah satu warga yang ditemui mengatakan area yang tampak seperti danau itu adalah sawah yang terendam banjir dan mengakibatkan para petani tidak bisa panen.

“Ini bukan danau neng, ini sawah. Sekarang kalau hujan sehari aja langsung banjir, airnya nggak ngalir lancar. Dua tahun ini udah nggak ada hasil (hasil panen). Sekarang di sini udah nggak ada lagi (panen), kebanjiran terus,” ujarnya pada BantenNews.co.id, Jumat (17/9/2021).

Lebih lanjut, menurutnya, kejadian tersebut terjadi sejak adanya proyek pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan) yang terdapat di Kecamatan Tunjung Teja.

“Sekarang mah udah sama sekali nggak ada hasilnya, dari sejak ini (jalan Tol Serpan) dibangun nih sekitar 3 tahun. Gimana habisnya, tiap hujan sehari aja langsung banjir gini,” katanya.

Butuh waktu sekitar satu minggu untuk air surut di lahan pertanian tersebut. Namun jika hujan terjadi kembali sebelum air surut, air yang berada di area persawahan bisa naik hingga ke bibir jalan.

“Biasanya ke sini tuh (bibir jalan), butuh satu minggu buat surut,” katanya.

Ia berharap kejadian ini bisa teratasi dan petani dapat kembali panen.

“Kayaknya lagi dibangun di sana (untuk aliran airnya), mudah-mudahan sih lancar biar nggak banjir lagi. Kasihan petaninya,” ucapnya.

Terendamnya puluhan hektare sawah di Kecamatan Tunjung Teja tidak hanya terjadi kali ini saja, namun hal itu sempat terjadi pada Februari 2021 silam akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan Bantennews.co.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.
(Nin/Red)