SERANG – Warga Kampung Kemuncangan, Desa Kelapian, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, bergotong royong memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah pada Selasa (15/9/2026) sore. Dengan peralatan seadanya, warga berupaya mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
Rumah yang terbakar merupakan milik Tarmidi (60) seorang petani. Saat kebakaran terjadi, Tarmidi sedang berada di rumah anaknya sehingga bangunan dalam kondisi kosong.
Warga pertama kali melihat api membakar bagian rumah Tarmidi. Mereka kemudian berdatangan ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman menggunakan ember, gayung, serta selang air.
Kapolsek Pontang AKP Muklas mengatakan, upaya warga tersebut berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dipadamkan.
“Warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan ember, gayung dan selang air. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak semakin meluas ke bagian rumah lainnya,” ujar Muklas.
Menurut Muklas, api diduga berasal dari korsleting listrik. Api kemudian membesar dan membakar bagian rumah, perabotan, serta sejumlah dokumen milik Tarmidi.
“Berdasarkan keterangan di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik. Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar bagian rumah beserta perabotan dan sejumlah dokumen,” katanya.
Berkat upaya warga, api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar rumah. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian rumah, perabotan, dan dokumen milik Tarmidi mengalami kerusakan. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Muklas mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan diperlukan untuk mengantisipasi korsleting yang dapat memicu kebakaran.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting,” ujarnya.
Tim Redaksi
