
PANDEGLANG – Kebakaran melanda sebuah ruko kosong di Jalan Raya Serang–Pandeglang, Kampung Kadulawang, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Kobaran api disertai asap hitam pekat sempat membuat warga sekitar panik. Api bahkan merembet ke bangunan rumah makan yang berada tepat di samping ruko tersebut.
Warga pertama kali mengetahui kebakaran setelah melihat kepulan asap tebal keluar dari dalam ruko yang diketahui sudah lama tidak berpenghuni.
Salah seorang warga, Budi, mengatakan ruko tersebut kerap dijadikan tempat singgah oleh seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Menurutnya, api diduga sudah terlihat sejak pagi, namun warga awalnya mengira hanya pembakaran sampah.
“Memang setiap pagi sering ada ODGJ di situ. Kata warga lain, api sudah terlihat sejak subuh. Awalnya kami kira cuma bakar sampah, tapi siang tadi tiba-tiba apinya membesar,” kata Budi.
Warga menduga kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar ruko kosong tersebut. Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan.
“Dugaan kami karena ODGJ yang sering berada di situ. Tapi kami juga tidak bisa menuduh, karena penyebab pastinya belum diketahui,” ujarnya.
Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan rumah makan di sebelah ruko. Kepanikan terjadi ketika warga berhamburan keluar dan berusaha menyelamatkan barang-barang serta memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
“Api merambat ke rumah makan milik bos saya. Ada dua bangunan yang terdampak. Semua warga panik, tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Budi.
Komandan Pemadam Kebakaran BPBDPK Pandeglang, Yani, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan di lokasi,” kata Yani.
Yani menjelaskan, titik awal kebakaran berada di ruko kosong yang sudah lama tidak dihuni. Sementara bangunan rumah makan di sebelahnya terdampak akibat rambatan api.
Terkait dugaan kebakaran yang dipicu aktivitas ODGJ di lokasi, BPBDPK Pandeglang menegaskan informasi tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan keterangan warga.
“Informasi dari warga memang menyebut sering ada ODGJ di lokasi. Tapi itu masih dugaan sementara, kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran sebelum penyelidikan selesai,” tegasnya.
Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Sementara kerugian material masih dalam pendataan.
Penulis: Mg-Madani Prasetia
Editor: Usman Temposo