Beranda Peristiwa RSUD Berkah Pandeglang Bantah Ada Pasien Kabur Saat Menjalani Perawatan

RSUD Berkah Pandeglang Bantah Ada Pasien Kabur Saat Menjalani Perawatan

Pengendara motor melintas di depan Gedung RSUD Berkah Pandeglang. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang buka suara terkait dugaan adanya pasien yang disebut kabur saat menjalani perawatan di salah satu ruang perawatan pada Rabu (24/6/2026) dini hari.

Humas RSUD Berkah Pandeglang, Ivan, membantah informasi tersebut. Menurutnya, pasien yang dimaksud bukan kabur, melainkan pulang atas kemauan sendiri (pulang paksa) tanpa persetujuan dokter maupun pihak rumah sakit.

Ia juga meluruskan informasi mengenai waktu kejadian. Menurut Ivan, pasien bukan meninggalkan rumah sakit pada pukul 03.00 WIB, melainkan sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, pasien diketahui sudah tidak berada di kamar, sementara keluarganya masih tertidur.

“Pulang atas kemauan sendiri disebutnya pulang paksa. Bukan jam 3 malam, tetapi sekitar pukul 05.00 WIB dilaporkan sudah tidak ada di kamarnya, sedangkan keluarganya masih pada tidur,” kata Ivan saat dihubungi BantenNews.co.id, Kamis (25/6/2026).

Ivan juga membantah kabar yang menyebut selang infus pasien dicabut oleh petugas karena pasien akan dipulangkan keesokan harinya. Menurutnya, kepulangan pasien terjadi akibat miskomunikasi antara pasien dan keluarganya.

“Selang infus memang sudah dicabut. Sebenarnya bukan kabur, tapi mungkin ada sesuatu hal dengan keluarganya, mungkin miskomunikasi. Jadi dia pulang ke rumah, padahal keluarganya ada di situ, hanya sedang tidur. Setelah dihubungi, keluarganya kemudian mengambil obat yang memang sudah disiapkan untuk dibawa pulang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pasien tersebut mulai menjalani perawatan sejak Senin (22/6/2026) dan memang dijadwalkan pulang pada Rabu (24/6/2026) pagi.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pasien lolos dari pengawasan petugas keamanan rumah sakit, Ivan menilai pasien memanfaatkan situasi ketika kondisi sedang lengah.

“Mungkin bapaknya memang sudah ingin pulang. Jadi saat melihat situasi dan kondisi aman, dia mencari kesempatan. Kemungkinan juga karena ada miskomunikasi dengan keluarganya,” tutupnya.

Baca Juga :  Polres Pandeglang Amankan 3 Terduga Pelaku Pembacokan Warga Cibaliung

Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo