Beranda Pemerintahan RTRW Menjadi Kendala Investor untuk Datang ke Pandeglang

RTRW Menjadi Kendala Investor untuk Datang ke Pandeglang

Ida Novaida, Kepala DPMPTSP Pandeglang. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengakui bahwa salah satu kendala yang membuat calon investor gagal menanamkan modal di Kabupaten Pandeglang karena terkendala Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ida Novaida mengatakan, dalam RTRW yang lama banyak aturan yang membuat kesulitan bagi investor untuk menanamkan modalnya.

Contohnya, dalam RTRW lama di beberapa kecamatan untuk bidang peternakan hanya diperbolehkan hewan berkaki empat saja. Oleh sebab itu, banyak investor yang kembali membawa pulang modalnya.





“Mereka terkendala oleh RTRW, misalnya pada saat mereka datang ke sini dengan RTRW yang lama ada beberapa kecamatan yang tidak dibolehkan atau yang tidak ada izin ruangnya untuk mereka berinvestasi,” jelasnya, Jumat (24/1/2020).

Namun dengan adanya revisi RTRW, Ida meyakini akan menjadi peluang besar bagi investor untuk menanamkan modalnya di Pandeglang. Meskipun belum disahkan tetapi itu menjadi angin segar untuk bisa menarik investor datang.

“Dulu seperti itu, sekarang dengan adanya revisi RTRW itu sudah dipisah mereka bisa berinvestasi meskipun belum ketok palu (disahkan). Tetapi peluang ini sangat bagus sekali untuk Pandeglang karena investor sudah mulai melirik lagi ke sini,” jelasnya.

“Contohnya kemarin sudah ada perusahaan besar yang mau masuk ke daerah Cigeulis tapi karena daerah Cigeulis tidak diperbolehkan untuk perikanan akhirnya mereka keluar, nah kami coba mereka undang kembali,” sambungnya.

Malah kata Ida, dengan adanya proyek jalan tol Serang-Panimbang dan reaktivasi kereta api juga akan lebih menunjang dan meyakinkan investor untuk datang ke Pandeglang.

“Apalagi ada jalan tol yang akan masuk ke kita, pelabuhan dan kereta api itu juga tentunya menunjang investor datang ke Pandeglang,” ungkapnya.

Ia juga meyakinkan bahwa jaminan keamanan bagi para investor sudah dikoordinasikan dengan beberapa instansi termasuk masyarakat untuk menjaga keamanan para investor.

“Terkait jaminan keamanan pada saat kami bertemu dengan para calon investor itu dari TNI, Polri termasuk masyarakat menjamin keamanan para investor agar nyaman dan aman,” tegasnya. (Med/Red)