Beranda Hukum Remaja Putri di Pandeglang Babak Belur Dianiaya Kekasih

Remaja Putri di Pandeglang Babak Belur Dianiaya Kekasih

Ilustrasi - foto istimewa akurat.co

PANDEGLANG — Seorang remaja putri di Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, babak belur setelah kekasihnya berinisial T, warga Kabupaten Lebak, diduga menganiayanya karena cemburu. Korban yang masih di bawah umur mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan kini melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Peristiwa itu bermula saat korban yang disamarkan dengan nama Bunga dijemput pelaku sepulang sekolah dengan alasan ingin mengantarnya pulang. Namun di tengah perjalanan, pelaku justru membawa kendaraan ke arah Kabupaten Lebak dengan dalih hendak mengisi bahan bakar.

Di dalam mobil, pelaku terus mencecar korban soal isu kedekatannya dengan pria lain. Pelaku membentak korban dan langsung meluapkan emosi setelah tidak puas dengan jawaban yang diterima.

Korban mengaku pelaku menjambak rambut, memukul wajah, merobek baju, hingga mencakar tubuhnya. Pelaku juga menggigit wajah korban dan membenturkan kepalanya ke kepala korban.

“Awalnya saya dikontek katanya mau dijemput diantar pulang tapi saya disiksa. Pertama rambut saya dijambak, mata saya ditonjok, baju saya dirobek, dada saya dicakar, muka saya digigit, dan terakhir kepala saya dibenturkan ke kepala dia,” kata Bunga, Jumat (15/5/2026).

Korban sempat melawan dengan menendang kaca mobil dan mencoba meminta pertolongan kepada pedagang asongan di sekitar lokasi. Namun pelaku membekap korban agar tidak berteriak.

Setelah berhasil pulang, korban langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Keluarga kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke kepolisian.

Ayah korban, Beni, mengaku terpukul melihat kondisi anaknya usai kejadian. Ia juga melihat perubahan sikap korban yang kini sering melamun.

“Anak saya sekarang suka sering melamun pak, hancur hati saya sebagai ayahnya,” ujar Beni.

Beni meminta polisi segera menangkap pelaku dan memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa di Lebak Ricuh, 2 Anggota Satpol PP Terluka

“Awalnya saya ragu, tapi untuk keadilan anak saya, saya memutuskan tetap melanjutkan proses hukum. Saya berharap keadilan berpihak pada kami dan pelaku segera ditangkap,” tegasnya.

Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd