Beranda Pemerintahan Realisasi KCS dan Janji Kampanye, Helldy-Sanuji Klaim Akan Menginovasi Pendapatan

Realisasi KCS dan Janji Kampanye, Helldy-Sanuji Klaim Akan Menginovasi Pendapatan

Kartu Cilegon Sejahtera atau KCS. (doc.facebook)

CILEGON – Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta nampaknya menyadari betul keterbatasan anggaran daerah untuk dapat merealisasikan seluruh janji kampanye mereka yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Kendati optimis bahwa pertumbuhan APBD akan mengalami peningkatan rata-rata 8,1 persen per tahun dari Rp1,57 triliun APBD tahun 2020 lalu hingga berdampak pada prosentase Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD mencapai 42 persen, namun hal itu diyakini belum mampu memenuhi realisasi janji kampanye secara menyeluruh.

Guna memaksimalkan realisasi janji kampanye dalam Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) dan sepuluh janji kampanyenya, Helldy-Sanuji pun mengklaim akan meningkatkan pendapatan daerah melalui inovasi pendapatan seperti yang dituangkan dalam misi keempat dari lima misi pembangunannya di RPJMD.

“Peningkatan inovasi pendapatan daerah dengan prioritas pada perluasan elektronifikasi layanan pajak dan retribusi daerah,” ujar Helldy saat membacakan pemaparannya terkait reperda RPJMD 2021-2026, Kamis (8/7/2021) kemarin.

Baca : Serahkan Seabrek Program Dalam Raperda RPJMD 2021-2026, Helldy Singgung Kemampuan Keuangan Daerah

Sementara Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta menyebutkan bahwa inovasi guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang saat ini berada di kisaran Rp740 miliar itu, pemerintah daerah akan menggali salah satunya dari sektor pelayanan jasa laboratorium.

“Misalnya sumber pendapatan ini kan banyak di jasa ya, kita ingin dorong karena Cilegon ini kan daerah yang punya pelayanan jasa lab ya. Lab rumah sakit, lab kesehatan, lab industri dan laboratorium perdagangan yang sebetulnya (berpotensi pendapatan-red) besar. Ini akan kita dorong untuk kita bangun, jadi Cilegon ini di Banten Barat akan menjadi pusat laboratorium untuk industri, perdagangan, tera dan pengukuran,” paparnya.

Hingga saat ini belum diketahui komponen apa saja selain hal tersebut di atas yang akan dimasukkan dalam upayanya menginovasi pendapatan.

“Kalau hanya bertumpu dengan APBD, saya yakin (untuk realisasi janji kampanye Helldy-Sanuji-red) tidak akan tercukupi. Jadi harus inovatif dan yang terpenting tidak menentang regulasi. Intinya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah, kami harapkan pendapatan harus meningkat tetapi jangan membebani masyarakat. Itu akan kami kontrol,” tegas Ketua DPRD Cilegon, Isro Mi’raj. (dev/red)