
PANDEGLANG — Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Pandeglang mengejar target vaksinasi rabies untuk 250 hewan peliharaan sepanjang September 2026. Program gratis ini menyasar anjing, kucing, dan hewan lain yang berpotensi menularkan rabies.
Vaksinasi berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Menes, Labuan, Cibaliung, dan Kampung Kadupereng, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Pandeglang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day.
Kepala UPT Puskeswan Pandeglang Ade Setiawan mengatakan sekitar 50 hewan mengikuti vaksinasi di Kampung Kadupereng, Senin (28/9/2026). Jumlah tersebut masuk dalam target 250 dosis selama September.
“Hari ini yang datang sekitar 50 ekor. Tapi target kita 250 selama bulan September. Kita sudah lakukan di Menes, Labuan, juga Cibaliung,” kata Ade.
Puskeswan masih membuka vaksinasi pada 29 dan 30 September untuk mengejar target. Pada tahap terakhir pengadaan September, UPT Puskeswan Pandeglang menyiapkan sekitar 240 dosis vaksin rabies.
Ade mengatakan, Pandeglang masih aman dari laporan rabies. Dalam 14 hingga 15 tahun terakhir, pihaknya tidak menerima laporan kasus rabies di wilayah tersebut.
“Betul, kita masih aman. Kenapa aman? Karena selama 14 atau 15 tahun terakhir kita tidak ada laporan penyakit rabies di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Meski belum menemukan laporan kasus, Ade meminta masyarakat tidak lengah. Hewan yang berpotensi membawa rabies masih berkeliaran di lingkungan warga sehingga pemilik hewan perlu memberikan vaksin secara rutin.
“Walaupun terhitung aman, tetap harus divaksin. Karena di lingkungan kita, di masyarakat, itu masih berkeliaran hewan penular rabies,” katanya.
Puskeswan menganjurkan pemilik hewan memberikan vaksin rabies minimal satu kali setiap tahun. Petugas juga tidak hanya menyasar anjing dan kucing.
“Jadi bukan hanya kucing, tupai pun bisa dan juga anjing,” ujar Ade.
Program vaksinasi gratis tersebut mendapat respons dari pemilik hewan. Restika membawa kucing anggoranya untuk menjalani pemeriksaan sekaligus vaksinasi.
“Alhamdulillah senang, terbantu juga. Bisa diperiksa biar hewan kita lebih sehat,” kata Restika.
Ia mengatakan, vaksinasi rabies gratis itu menjadi pengalaman pertamanya membawa hewan peliharaan untuk mendapatkan vaksin. Restika mengetahui program tersebut dari teman kerja dan media sosial.
“Informasinya dari teman, teman kerja, dan lihat Instagram juga,” ujarnya.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd