Beranda Pemerintahan Rapat di Hotel Mewah Jadi Sorotan Wagub, Bupati Tangerang Bungkam

Rapat di Hotel Mewah Jadi Sorotan Wagub, Bupati Tangerang Bungkam

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. (Istimewa)

KAB. TANGERANG – Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah menyoroti pelaksanaan rapat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang digelar di Hotel Holiday Inn Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan tersebut dinilai berlebihan dan terkesan hura-hura karena digelar di luar wilayah Provinsi Banten.

Dimyati secara tegas mengingatkan para pejabat daerah agar lebih bijak menggunakan anggaran dan tidak menggelar kegiatan yang terkesan hura-hura.

Namun, saat dimintai tanggapan atas kritik tersebut, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memilih irit bicara. Ia membantah anggapan bahwa kegiatan tersebut bernuansa hura-hura.

“Enggak lah, semuanya kan sudah berjalan,” kata Maesyal singkat saat ditemui di Pasar Kelapa Dua, Rabu (17/12/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut alasan rapat digelar di luar daerah, politisi Partai Gerindra itu justru mengalihkan pembicaraan ke agenda lain, yakni peresmian Posko Modular Kesehatan Merah Putih bersama Gubernur Banten Andra Soni di Pasar Kelapa Dua.

“Kita kan punya komitmen sekarang ini yang mau kita laksanakan,” ujarnya, tanpa menjawab pokok pertanyaan.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melaksanakan rapat digelar di Hotel Holiday Inn Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Rapat tersebut merupakan agenda koordinasi dan evaluasi kinerja perangkat daerah Semester II Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada 11–13 Desember 2025. Dalam kegiatan itu, Pemkab Tangerang juga diduga menghadirkan hiburan dengan mengundang grup band Repvblik.

Menanggapi hal tersebut, Dimyati mengingatkan agar para pejabat tidak menggelar kegiatan secara berlebihan, apalagi di luar wilayah Provinsi Banten.

“Jangan hura-hura, jangan sorak-sorai di luar. Kalau mau menggelar kegiatan, ya di Banten saja tidak apa-apa. Tapi hiburannya juga jangan yang berlebihan atau seronok,” kata Dimyati kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga :  Arus Globalisasi Makin Deras, Pemuda Diminta Buat Perubahan

Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd