SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten menunjuk Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional. Purbaji mulai menjalankan jabatan tersebut sejak 8 September 2026 setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan dirinya lolos uji kemampuan dan kepatutan.
Bank Banten mengumumkan penetapan tersebut melalui keterbukaan informasi perseroan pada 10 September 2026.
Penunjukan Purbaji mengisi posisi penting dalam jajaran manajemen Bank Banten, khususnya untuk mengendalikan operasional dan layanan perbankan.
OJK menyatakan, Purbaji memenuhi persyaratan melalui Surat OJK Nomor SR536/PB.13/2026 dan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-149/D.03/2026 tertanggal 31 Agustus 2026 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan atau Fit and Proper Test.
Bank Banten kemudian menetapkan Purbaji sebagai Direktur Operasional melalui tindak lanjut Akta Pernyataan Keputusan RUPSLB Nomor 03 tanggal 12 Juni 2026 serta keputusan Dewan Komisaris Bank Banten pada 8 September 2026.
Dengan jabatan tersebut, Purbaji kini memegang kewenangan kepengurusan di bidang operasional sesuai Anggaran Dasar Bank Banten dan aturan perbankan.
Purbaji bukan pendatang baru di industri keuangan. Pria yang meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Diponegoro pada 1997 itu memiliki pengalaman di sejumlah bank dan perusahaan jasa keuangan.
Kariernya antara lain berlangsung di PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk, dan PT Bank J Trust Indonesia Tbk.
Purbaji kemudian masuk ke industri asuransi dan menjabat Direktur Kepatuhan PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia.
Sebelum menduduki posisi Direktur Operasional, Purbaji lebih dulu bergabung dengan Bank Banten pada 2023. Saat itu, ia menjabat Kepala Divisi Perencanaan Akuntansi dan Keuangan.
Pengalaman di bidang perbankan, keuangan, kepatuhan, dan operasional kini menjadi bekal Purbaji untuk menjalankan posisi barunya.
Bank Banten menghadapi tantangan untuk memperkuat operasional sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis dan kualitas layanan. Penunjukan direktur baru ini akan menjadi bagian penting dari upaya manajemen menjawab tantangan tersebut.***
